Intip Lima Hal Menarik dari Hyundai Kona Electric

Intip Lima Hal Menarik dari Hyundai Kona Electric

Keniscayaan zaman setrum tampak semakin jadi dengan datangnya kontestan seperti Hyundai Kona Electric. Berstatus sebagai KBL (Kendaraan Bermotor Listrik) murni dengan bungkusan gaya SUV yang sedang ngetren. Pun setidaknya ada lima hal menarik dapat ia tawarkan, seperti poin berikut ini.

Jantung Elektris Penuh Tenaga

Nilai paling utama dari Hyundai Kona berjantung listrik sendiri terletak di komponen pencipta velositas. Powertrain mengandalkan Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) dengan baterai lithium-ion polymer 39,2 kWh. Komposisinya memungkinkan Kona menempuh jarak 345 km berdasarkan perhitungan NEDC (New European Driving Cycle). Cukup untuk penggunaan dalam kota.

Figur jarak tempuh memang penting untuk sebuah EV, tapi potensi memacunya tak kalah menarik. Total ekstraksi torsi diklaim sampai 395 Nm dengan tenaga 139 PS. Berlimpah ruah, meski mungkin kebanyakan dimanfaatkan untuk mengimbangi ekstra bobot baterai. Atas basis ini, Kona Electric diklaim sanggup berakselerasi ke 100 kpj dalam tempo 9,7 detik. Lebih cepat ketimbang torehan model standar yang mencatatkan 10 detik.

Hyundai Kona EV

Mungkin ada sedikit rasa khawatir menyoal pengisian ulang. Tapi tampaknya tidak perlu karena Hyundai bekali setiap Kona dengan portable charger untuk soket rumahan. Selain itu, dijanjikan juga ada stasiun pengisian di setiap diler. Atau, bisa juga memanfaatkan infrastruktur umum meski jumlahnya belum menjamur.

Desain Futuristis

Dari luar Kona Electric menyuarakan perbedaan meski mayoritas guratan tubuhnya serupa versi konvensional. Di depan dapat dilihat kesan futuristis nan sederhana sebab eksistensi grille diganti panel tertutup berisi soket charger. Meningkatkan kesan bersih modern sekaligus bantu aliran udara melewati tubuh dengan mulus. Disudahi pula oleh adaptasi rancangan headlamp tanpa bezel hitam.

Baca juga: Mobil Listrik Termurah Meluncur untuk Publik Indonesia, Hyundai Ioniq Dijual Rp 624,8 Juta

Cerita serupa juga dirasa ketika masuk kabin. Diferensiasi cukup signifikan ketimbang model peminum bensin. Pasalnya, konsol tengah diposisikan cukup tinggi dan tanpa batang tuas mencuat. Pengoperasian transmisi sendiri terlaksana melalui seperangkat tombol. Tak ketinggalan aplikasi monitor sebagai panel instrumen dan sistem multimedia datang bersama heads up display.

Fitur Hyundai Kona electric

Fitur Berkelas

Kalau berekspektasi dapat kelengkapan komplet di harga Rp 600 jutaan, Kona EV setidaknya sanggup memenuhi. Di eksterior sudah dibekali penerangan LED mengingat ia perlu menghemat banyak energi listrik. Di samping itu, smart entry lewat tombol di handle pintu sudah bisa dinikmati. Ada upaya juga untuk menambah kesan prestise lewat sunroof.

Rancangan interior modern tentu disuguhi pula nilai premium serta kekinian. Bangkunya dibungkus material leather dengan mode pengaturan elektris. Lalu, bertengger sistem multimedia 7 inci berisi konektivitas smartphone. Tak lupa panel AC otomatis dengan indikator terintegrasi dalam sistem infotainment. Semua mungkin dirasa cukup untuk melengkapi kenyamanan berkendara Kona.

Agak disayangkan peranti keselamatan tidak memiliki nilai lebih. Cenderung moderat dengan ABS, Electronic Stability Control (ESC), dan Hill Assist Control (HAC). Alat pemantau tekanan angin ban TPMS ikut meramaikan. Pun tidak sepenuhnya payah lantaran airbag enam titik mengisi daftar fitur keselamatan pasif.

airbags

Relatif Terjangkau

PT Hyundai Motors Indonesia memasarkan sang crossover listrik dengan harga Rp 674,8 juta (OTR Jakarta). Well, elektrifikasi belum sepenuhnya menjadi teknologi ‘murah’. Tapi di angka segitu, boleh dibilang ia menjadi salah satu kontestan paling terjangkau bersama sang saudara, Ioniq. Belum banyak pemain juga memang, namun dapat mengambil contoh Tesla Model 3 dan BMW i3s yang dilego Rp 1 miliar lebih.

Layanan After Sales

Teknologi baru seringkali menciptakan kekhawatiran. Entah itu terkait pemakaian, perawatan, sampai ketahanan produk. Kendati begitu, Hyundai tentu punya perhitungan matang menyoal kenyamanan pemakaian. Ambil contoh urusan after sales, setiap pembelian Kona telah dipaketkan dengan beragam layanan purnajual. Termasuk di dalamnya Roadside Assistance dan Mobile Charging gratis.

Tak ketinggalan pula komponen after sales lain. Seperti garansi dasar selama 3 tahun atau 100 ribu km, garansi baterai 8 tahun atau 160 ribu km, dan bebas biaya perawatan hingga 5 tahun atau 75 ribu km. Di samping itu, setiap pemesanan Kona dan Ioniq Electric sampai 31 Desember 2020 akan diberikan AC Charger secara cuma-cuma dan tanpa biaya pemasangan. Dengan catatan, syarat dan ketentuan berlaku. (Krm/Tom)

Baca juga: Simak Perbedaan Hyundai Kona Electric dengan Versi Peminum Bensin

Jelajahi Hyundai Kona Electric

Model Mobil Hyundai

  • Hyundai Staria
    Hyundai Staria
  • Hyundai Palisade
    Hyundai Palisade
  • Hyundai Ioniq
    Hyundai Ioniq
  • Hyundai Santa Fe
    Hyundai Santa Fe
  • Hyundai Kona
    Hyundai Kona
  • Hyundai H1
    Hyundai H1
  • Hyundai Kona Electric
    Hyundai Kona Electric
Mobil Hyundai

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Bandingkan & Rekomendasi

Tren SUV

  • Yang Akan Datang