Beberapa Keunggulan BMW M2 Yang Patut Diperhatikan

Diterbitkan Pada Oleh Ivan Hermawan untuk BMW M2 Coupe di Oto

BMW M2 akan segera meluncur di Indonesia. Hanya dalam hitungan jam, spesies seri 2 dengan performa terbaik akan menjadi pelengkap lini mobil kompak berlabel BMW di Tanah Air. Di Indonesia, BMW sudah menghadirkan seri 2 dengan model bodi yang terbilang lengkap. Ada hatchback 5 seater dan 7-seater, juga coupe.


Nah, M2 tentunya merupakan versi high performance dari varian Coupenya. Pihak BMW Group Indonesia lewat laman resminya juga sudah menghadirkan spesifikasi lengkap dari BMW M2. Meski harganya belum dilengkapi. Nampaknya BMW ingin menjadikannya misteri hingga hari pelundurannya, 28/4 nanti.


Dari spesifikasi yang kami telaah, banyak perbedaan tentunya dengan 2-Series Coupe M235i yang sudah hadir di Indonesia sejak 2014 silam. Wajar saja, sebab M235i bukanlah BMW M murni, namun hanya BMW seri 2 Coupe varian tinggi yang diberi beberapa ornamen racikan divisi M Performance.


Nah, apa saja hal-hal yang menarik dari BMW M2 yang akan meluncur nanti, berikut kami sajikan secara detil untuk Anda. Mesin Kompak Nan Buas


Mesin enam silinder M2


Divisi M Performance tentu saja memberikan unit mesin terbaik sebagai penghasil daya pada Coupe kompak ini. Demi mobil inipun, BMW M Gmbh mengembangkan secara khusus, mesin dengan dimensi kompak, namun tetap mampu memproduksi tenaga yang buas.


Alhasil, unit mesin 3,0 liter 6-silinder segaris dengan dimensi yang kompak dinobatkan untuk membopong bobot 1.570 kg M2. Produksi tenaganya mencapai 370 dk, dengan torsi mencapai 500 Nm. Yup, tidak ada kesalahan penulisan dalam torsi maksimalnya, 500 Nm adalah torsi maksimum yang dapat dicapai mesin tersebut dengan bantuan overboost yang menambah 35 Nm dari 465 Nm ketika aktif di putaran 1.350-4.500 RPM.


Mesin ini juga didukung oleh pengaturan katup variabel Doubel Vanos, injeksi yang sangat presisi, dan tentunya TwinScroll Turbocharger. Alhasil, akselerasinya pun diklaim mencapai 4,5 detik ketika diuji 0-100 km/jam. Untuk mendukung pelumasan, sistem oli di mesin juga diberi racikan khusus agar tak terganggu sirkulasinya ketika mobil berada dalam berbagai manuver.


Desain Maskulin


Desain maskulin M2


Siapapun tak akan menolak, jika tampilan desain goresan M Performance selalu sukses memberikan kesan mobil sport pada setiap modelnya. Termasuk pada seri 2. Kesan powerful, siap balap, nampak jelas dari guratan bodinya.


Bagian bumper depan hadir dengan lekuk-lekuk atletis untuk mengemas airdam besar. Air inlet di muka kiri dan kanan bumper diberi winglet khusus sebagai penjamin asupan udara untuk menyegarkan mesin powerful di belakangnya. Bentuknya pun sangat agresif.


Bagian buritan juga diberi nuansa racing yang kental. Dua pasang knalpot, yup, dua pasang, artinya dua buah knalpot di masing-masing sisi dikemas dengan apik sebagai penanda bagi setiap mobil yang dilewatinya bahwa ini adalah BMW M Series.


Beragam Perangkat M Series


INterior M2


BMW M Gmbh juga tentu memberikan perangkat-perangkat yang menjadikan M2 sebagai spesies khas mereka. Peranti pengatur stabilitas misalnya, jika pada BMW non M hanya tersedia pengaturan DSC (Dynamic Stability Control), maka pada BMW M2, tersedia juga opsi untuk mengaktifkan M Dynamic Mode. Mode ini berada di tengah-tengah DSC aktif dan DSC non aktif, jadi komputer akan membebaskan slip terjadi pada hitungan derajat tertentu agar pengemudi masih bisa mendapatkan sensasi liar namun tetap terkendali.


Kompon rem khusus dari divisi M Performance juga digunakan. Menggunakan beragam material, perangkat rem ini akan tetap stabil dalam kondisi panas tinggi dan dengan durabilitas yang lebih tinggi dibanding kompon rem standar. Tak hanya itu, cakram berventilasi dan berlubang dengan diameter besar (380 mm depan, 370 mm belakang) dengan empat piston (depan) dan dua piston (belakang) akan memaksimalkan respon dalam berbagai situasi. Uniknya, kaliper diberi warna biru metalik dengan karakteristik M berupa logo.


Ciri khas sebuah mobil M-Series adalah raungan paraunya. Meski sudah dilengkapi turbocharger, namun raungan khas M-Series terus dijaga oleh divisi M Performance sebagai DNA mobil performa tinggi mereka. Pada BMW M2, silencer yang dirancang khusus mampu menjaga performa mesin namun M2 tetaplah sebuah mobil yang ramah lingkungan. Ini berkat kontrol klep pada pipa gas buang yang bisa mengatur suara khas mobil sport.


Fitur Pendukung M Performance


M2 lincah



Sebagai mobil spesial, tentunya ada fitur-fitur khusus yang hanya dimiliki BMW M2. Misalnya saja setir spesial dengan visualisasi Race Display berbasis OLED yang terintegrasi dengan lingkar kemudi. Pada setir tersebut juga tersedia tombol-tombol khusus tak kasat mata di bagian penampang jempol pengemudi yang menjadi tombol aktivasi mode berkendara (Race, Sport atau Efficient Dynamics).


BMW M Laptimer dan GoPro App tentu saja adalah perluasan fitur konektivitas yang memang menjadi ciri khas mobil-mobil BMW dan MINI. Bukan hanya mencatat waktu tempuh di lintasan via GPS saja, lewat BMW M Laptimer, sistem bisa mencatat performa mobil Anda di lintasan balap.


Sensor-sensor di mobil akan memberikan beragam variabel terkait pengujian performa agar Anda dapat menganalisis proses mengemudi Anda untuk mendapatkan hasil terbaik di lintasan balap. Sedangkan GoPro App dapat digunakan untuk mengontrol kamera GoPro yang digunakan di mobil via iDrive Controller. Sistem-sistem ini tentunya merupakan perluasan dari kemutakhiran konektivitas Connected Drive.


Transmisisi kopling ganda 7-speed yang juga racikan khusus divisi M dinobatkan sebagai penyalur tenaga pada M2. Girboks ini dirancang spesial untuk mobil dengan putaran mesin tinggi. Sehingga perpindahan gigi dapat terjadi dengan sangat cepat tanpa perlu khawatir kehilangan tenaga. Berkat girboks inipula, launch control dan automatic start stop juga low speed assistance dapat difungsikan.


Berbagai jenis respon transmisi juga bisa dipilih lewat Driving Experience Control sehingga pengguna akan mendapatkan perpindahan gigi yang paling nyaman sesuai dengan kebutuhannya.


Baca Juga: Siapa Sangka Toyota Hilux Bisa Selincah 86?

Iklan

Similar Cars