10 Aksi Terbaik di Peeble Beach

10 Aksi Terbaik di Peeble Beach

Peeble Beach Concours d’Elegance, merupakan ajang tahunan yang digelar di Peeble Beach, Monterey, California di bulan Agustus. Ajang ini merupakan final dari Monterey Car Week yang diisi oleh lelang, pertunjukkan legenda AutoBahn, hingga ragam pameran lainnya.

Peeble Beach pun akhirnya menjadi lebih terkenal dibanding rangkaian acara sepekan penuh tersebut. Pada lapangan golf mewah itu, mobil-mobil klasik dari seluruh dunia berkumpul. Bukan hanya untuk saling unjuk gigi hasil restorasi, namun lelang, hingga sekadar menunjukkan bahwa mereka berhasil menjaga sebuah mobil dari puluhan bahkan ratusan tahun lalu.

Meski fokus masyarakat dunia kebanyakan dititik beratkan pada puncak acara yang digelar di Peeble Beach, tapi dari seluruh rangkaian acara ada saja mobil-mobil unik yang membuat bulu kuduk berdiri. Bukan saja karena betapa klasiknya mobil tersebut, namun terkadang harganya membuat mulut berdecak.

Berikut kami sajikan pada Anda 10 aksi terbaik yang kami sarikan dari seluruh rangkaian Peeble Beach.

Best Of Show – 1936 Lancia Astura Pininfarina Cabriolet

Lancia cabriolet

Di akhir Monterey Car Week, sebuah mobil klasik hasil restorasi yang teramat sangat detail dinobatkan menjadi Pebble Beach Concours d’Elegance Best of Show 2016. Mobil tersebut adalah Lancia Astura Pininfarina produksi 1936.

Mobil ini milik kolektor mobil klasik asal Paradise Valley, Arizona, yang terkenal mengoleksi Alfa Romeo, Richard Mattei. Uniknya, penghargaan paling prestisius dalam acara Monterey Week ini merupakan gelar pertama yang diraih Mattei setelah sering mengikuti ajang ini. Ribuan orang pun merayakannya ketika Mattei diberi gelar tersebut.

Gelar ini diberikan pada mobil klasik yang bisa tampil luar biasa dan akan menaikkan harganya puluhan kali lipat.

Bugatti Vision Gran Turismo

BUgatti ini sudah laku

Mobil ini adalah salah satu dari dua mobil Bugatti yang dipajang pada Monterey Car Week. Yakni, Chiron, yang perdana muncul di Amerika, dan satu lagi adalah Bugatti Vision Gran Turismo Concept. Dua-duanya sebenarnya menarik, lantaran meski belum diproduksi, seorang saudagar dari Saudi Arabia sudah membelinya.

Namun yang paling mustahil dibeli adalah Bugatti kedua yakni Vision Gran Turismo Concept, yang merupakan mobil realisasi dari kendaraan virtual yang tampil di game Gran Turismo Sport. Pasalnya mobil ini hanyalah merupakan penampilan tribute untuk para penggemar Bugatti.

Sang pangeran, yang bernama Badr bin Saud dikabarkan membelinya dengan uang tak kurang dari US$ 5 juta atau jika dirupiahkan, Rp 65 milliar. Mobil ini keduanya belum masuk jalur produksi, dan entah kapan akan diproduksi, namun dipastikan sang pangeranlah yang memilikinya pertama kali.

1950 Ferrari 166 MM Berlinetta full orisinil

Ferrari full ori

Mobil klasik yang tampil di Peeble Beach ternyata tak semuanya merupakan hasil restorasi. Dari ajang lelang di Monterey Car Week, Gooding and Company, ada mobil yang disebut merupakan hasil pengawetan. Ya, pengawetan, itulah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan mobil yang tidak direstorasi, namun dijaga orisinalitasnya sejak pertama diproduksi.

Salah satu mobil pengawetan yang muncul adalah Ferrari 166 MM Berlinetta. Bagi pemiliknya, Scott Gauthier, yang juga sudah sangat terkenal di ajang Peeble Beach, mendatangkan mobil ini.

Mobil balap italia yang bermodel ala Zagato ini tidak pernah direstorasi sejak terakhir balapan di tahun 1952. Cat dan mesinnya masih menggunakan parts orisinil sama seperti tahun terakhirnya aktif.

Jikapun ada tindakan yang dilakukan Gauthier untuk menyelamatkan mobil ini hanyalah bersifat ‘Restorasi simpatik’ di mana aksinya hanya berupa pembetulan bodi yang penyok, penghilangan karat dan menyegarkan interior ke level museum ketimbang kualitas pabrik yang tak masuk akal segarnya. Seperti dilansir La Times, Gauthier menyebut, “Mobil ini mungkin satu-satunya mobil bersejarah Ferrari yang tidak direstorasi, aku takut jika merestorasinya, aku malah tidak menghormatinya.”

Mobil Ferrari ini hanya ada dua buah di dunia yang dirancang dengan bodi bergaya Zagato. Mobil satunya sudah hancur pada awal 1950an. Mobil inipun laku seharga US$ 5,4 juta atau sekitar Rp 70 milliar di lelang tersebut.

Cadillac Escala Concept

Caddy Escala

Salah satu model konsep yang menarik perhatian di Peeble Beach adalah Cadillac Escala Concept. Mobil ini merupakan hasil pengembangan dari basis CT6 yang baru saja meluncur belum lama ini.

Escala, yang dalam bahasa spanyol berarti ‘Skala’ adalah perumpamaan bahwa mobil ini merupakan pembesaran dari CT6. Mobil inipun menjadi penting karena nantinya ia akan memimpin Cadillac di segmen sedan.

Model ini digadang akan menjadi garda depan Cadillac dalam meningkatkan penjualannya. Cadillac menggunakan platform Omega CT6 dan menggunakan empat pintu dengan gaya desain Coupe dikombinasikan dengan bagian buritan khas liftback. Karenanya ia akan bersaing dengan A7 Sportsback.

Dibanding CT6 pun Escala hanya lebih panjang 6 inci, padahal wheelbasenya lebih panjang 5 inci. Mesin yang akan digunakan oleh Escala disebutkan adalah unit V8 4.2 liter Twinturbocharged dengan output tenaga 500 dk.

BMW 2002 Hommage Jagermeister

BMW Hommage

BMW 2002 Hommage Jagermeister merupakan salah satu mobil yang tampil secara spesial sebagai mobil konsep bernuansa klasik. Ini adalah mobil yang sama yang pertama kali dibuka selubungnya oleh BMW di ajang Villa D’Este awal tahun ini. Yakni sebuah M2 dengan rancang bangun bodi yang merujuk pada BMW 2002 Turbo.

BMW membalurkan livery khusus pada mobil ini yang mendeskripsikan sponsor terbesar pada ajang balap Eropa tahun 1970an, Jagermeister. meski kata Jagermeister tak sedikitpun ditemukan pada seluruh mobil maupun di sudut manapun dari Monterey, namun penulisan Turbomeister, merujuk pada aksara Jagermeister tersebut. Maksudnya adalah sebuah penghargaan khusus pada teknologi turbo dan juga kiprah Jagermeister dalam mendukung balap saat itu.

‘Ken Okuyama’ Kode57 Supercar

Ken Okuyama

Ken Okuyama merupakan desainer berbakat dengan portfolio desain yang luar biasa. Alumni rumah desain Italia Pininfarina ini sempat berkelana dengan GM di Advanced Design Studio ketika merancang C5 Corvette. Porsche Voxster dan 996-generation juga merupakan buah tangannya di pabrikan Jerman. Sedangkan saat di Pininfarina, mahakarya desainnya tak lain tak bukan adalah Enzo.

Kali ini ia membuat studio desain di Tokyo yang mengerjakan semua jenis desain mulai dari mobil, kendaraan, kereta hingga aksesoris fashion. Di ajang Concorso Italiano yang merupakan bagian dari Monterey Week, ia memajang model produksi pertamanya, Kode57 Supercar.

Mobil ini disebutnya akan dibuat sebanyak 5 unit. Dan unit pertamanya, yang diboyongnya ke Amerika telah terjual ke warga Jepang. Pun dengan mobil kedua dan ketiga yang belum diproduksinya, sudah ada yang memesannya.

Mobil ini menjadi penting bagi Ken lantaran ini merupakan fondasinya untuk membuat desain ke depannya. Desain dan arsitektur yang sangat luar biasa dengan penampilan estetika yang sangat cantik merupakan tujuan yang ingin ditampilkan lewat Kode57. Temanya pun tak jauh dari sumber inspirasinya 1957 Testa Rossa. Seluruh bodi mobil ini dibuat dari serat karbon dan menggunakan teknik 3D printing untuk menghasilkan bagian-bagiannya.

1902’s Thomas Model 17

Mobil ini mungkin bukan mobil paling mahal atau paling cantik di Peeble Beach. Namun mobil ini adalah salah satu mobil paling tua yang melenggang di depan khalayak saat pertunjukkan Concours Peeble Beach dimulai.

Nah, mobil berumur 114 tahun ini bisa berjalan bukan dengan peralatan modern di baliknya. Busi, piston, kabel hingga akinya merupakan suku cadang yang masih sama dengan saat pertama kali mobil ini melenggang dari pabrik. Kalaupun ada yang baru hanyalah ban, bensin dan air di radiator.

Mobil ini pertama dimiliki oleh John D. Rockefeller, pengusaha kaya Amerika di masanya. Saat ini Thomas Model 17 merupakan model mobil Thomas tertua yang ada di planet bumi. Penghargaan ‘Prewar Preservation’ pun didapuknya pada ajang ini.

1956’s Jaguar D Type Roadster

Jaguar roadster

Mobil ini bukan saja didapuk mobil termahal yang dijual di lelang yang digelar sebagai salah satu rangkaian Monterey Car Week dengan harga US$ 21,7 juta atau sekitar Rp 248 milliar, namun menjadi mobil Inggris termahal yang pernah terjual di ajang lelang.

Jaguar ini merupakan mobil balap yang terakhir memenangkan ajang 24 Hours Le Mans tahun 1956. Kondisinya pun masih sama seperti ketika terakhir dibalapkan lebih dari 60 tahun lalu. Tentu saja, pemiliknya tak akan membalapkannya seperti lebih dari setengah abad lalu, pasalnya mobil ratusan milliar ini hanya akan dipajang di garasi mobil-mobil koleksinya atau kemudian dipamerkan dalam ajang-ajang lain. Berbeda dengan mobil lainnya, Jaguar D-Type ini tak melenggang di Peeble Beach, melainkan hanya menggelinding di dorong di sesi lelang sebelum terjual.

1960’s Ford GT40s

GT40. The legend

Mobil balap tahun 1960an ini mungkin bukan mobil terkencang yang ada melenggang di Peeble Beach sebagai salah satu bagian dari rangkaian Monterey Car Week. Pun ia bukan merupakan mobil restorasi paling rapi yang bisa Anda temui jika datang ke Amerika pada Agustus lalu.

Namun, di ajang ini 16 unit Ford GT40 berkumpul. Ada 13 unit yang merupakan jawara balap dari tahun 1966-1069 dan tiga lainnya merupakan peringkat teratas di balap sebelumnya.

Mobil ini tampil sebagai gebrakan saat itu untuk mengalahkan dominasi Ferrari di ajang balap GT. Kali ini, kehadirannya dengan lini yang sebanyak ini bertujuan untuk merayakan 50 tahun sudah kelahirannya di dunia.

1937’s Talbot-Lago T150-C SS "Goutte d'Eau"

Talbot

Mobil ini juga bukanlah mobil termahal yang ada di Peeble Beach, pun ia bukan mobil yang paling klasik yang bisa Anda temui. Setiap tahunnya, Peninsula Hotels, grup hotel termewah di Hongkong dan Shanghai serta sang pemilik, Michael Kadoorie, memberikan penghargaan khusus untuk dengan gelar mobil klasik paling luar biasa. Nah tahun ini, di ajang Peeble Beach, Penninsula Classic Best of The Best Award memberikan mahkota pada mobil Talbot-Lago T150-C SS Goutte d’Eau‘ tahun 1937. Mobil ini milik seorang dermawan Peter Mullin dan istrinya.

Sang pemberi penghargaan, Nick Mason, drummer Pink Floyd yang diundang oleh pihak penyelenggara menyebutkan, “Hatiku selalu pada mobil balap (Ferrari dan Alfa Romeo), namun saat kau melihat bagaimana upaya yang dilakukan untuk merestorasi mobil ini, tentu kau akan merasakan betapa gigihnya kemampuan seseorang untuk menjaga mobil ini yang membuatnya pantas menjadi juara,”

Baca juga: Inilah mobil jutaan Dollar yang laku di perlelangan

Foto: carscoops, autoblog, automobilemag, peeblebeach, cnn, historicvehicle

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil