Mudik Lebaran 2026 Masih Musim Hujan, Waspada Gejala Aquaplaning Kendaraan
Hal yang mesti dilakukan saat mobil mengalami kondisi aquaplaning
Beberapa hari mendatang, arus mudik Lebaran 2026 mulai berlangsung. Perlu diketahui pula kondisi ini berbarengan dengan musim hujan yang masih intens. Maka langkah aman berkendara harus semakin digalakkan. Khususnya ketika mobil mengalami aquaplaning. Inilah kondisi ban sontak kehilangan traksi saat melewati genangan air dalam kecepatan tinggi. Saat terjadi, serasa kendaraan melayang di atas air, bagi pengendaranya. Ada sejumlah larangan saat Anda alami hal itu.
KEY TAKEAWAYS
Apa saja larangan ketika mobil aquaplaning?
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi kecepatan, pindah ke lajur lambat dan amati kondisi sekitar. Kalau pandangannya kurang, bantu dengan menyalakan lampu utama. Jangan mengaktifkan lampu hazard saat hujan. Karena malah membuat pengemudi belakang menjadi bingung.Seberapa penting mengecek kondisi ban sebelum mudik?
Ulir atau pola kembangan pada ban adalah tempat mengalirnya air saat melewati genangan atau hujan. Jika ban tidak ada kembangannya atau sudah botak, maka resiko selip bahkan aquaplaning menjadi lebih besar.Tidak Boleh Menyalakan Hazard saat Berkendara dalam Kondisi Hujan
Perlu dicatat, Aquaplaning menjadi salah satu penyebab kecelakaan saat hujan. Karena pengemudi salah mengantisipasi kondisi ini. Sony Susmana, Director Training dari SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia) memberikan advis. Banyak hal yang mesti dikerjakan serta diantisipasi. Termasuk tindakan haram dilakukan ketika mobil kehilangan daya cengkram, karena aspal basah atau jalanan licin.
“Ketika berkendara dalam kondisi hujan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi kecepatan, pindah ke lajur lambat dan amati kondisi sekitar. Kalau pandangannya kurang, bantu dengan menyalakan lampu utama. Jangan mengaktifkan lampu hazard saat hujan. Karena malah membuat pengemudi belakang menjadi bingung. Saat melewati genangan air, antisipasinya adalah mengangkat kaki dari pedal gas. Tahan kemudi ke arah depan dan jangan melakukan pengereman agar laju mobil tetap lurus serta tidak mengalami selip,” ujar dia.
Lawan Setir Cecara Halus ke Arah Tujuan saat Ban Selip
Sony Susmana juga memberi panduan apabila terjadi kondisi selip. Anda dapat mencoba merasakan tiap kali ban kehilangan daya cengkeram di roda bagian depan atau roda belakang. Apabila selip berasal dari roda depan (understeer) dan mobil mengarah kekiri atau kanan. Maka segera lawan setir secara halus ke arah tujuan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir gejala understeer.
Lantas cara penanganan berbeda lagi jika terjadi selip di roda belakang alias oversteer. Segera putar lingkar kemudi sesuai dengan arah mobil itu. Lalu jangan pernah melakukan banting setir agar mobil berputar sesuai porosnya. Namun yang perlu tetap diingat, tingkat keberhasilan itu sangat ditentukan, bergantung pada kondisi dan pengalaman berkendara.
Jangan Lupa Cek Kondisi Ban Mobil
Paling ampuh meminimalisasi risiko, lanjut Sony, saat hujan deras sebaiknya menepi dan rehat di tempat aman. Apalagi ketika membawa keluarga atau penumpang lain. Nyawa seseorang harus pula dipikirkan, demi keamanan seluruh penghuni kabin. Perlu dicatat pula. Ban merupakan faktor terpenting dalam menghadapi kondisi aquaplaning. Walaupun karet yang membalut pelek sudah melewati berbagai uji pengetesan. Termasuk diperuntukkan di kondisi jalan basah. Namun pengemudi tetap harus mengecek keadaan saat menghadapi musim hujan. Apakah masih layak pakai dengan melihat pola serta guratan.
Ulir atau pola kembangan pada ban adalah tempat mengalirnya air saat melewati genangan atau hujan. Jika ban tidak ada kembangannya atau sudah botak, maka resiko selip bahkan aquaplaning menjadi lebih besar. Walaupun ban tidak ada masa kadaluarsa. Benda ini harus tetap dirawat supaya senantiasa awet dan tidak cepat botak. Jangan lupa memperhatikan selalu tekanan angin sesuai ketentuan buku manual. Atau Anda bisa melihat ukurannya (psi) di door trim mobil. Kalau kondisi cuaca tidak memungkinkan dan jarak pandang terbatas. Maka hukumnya wajib rehat, mencari tempat aman dan tidak lanjut perjalanan. (ALX)
Baca Juga:
Diskon Tarif Tol 30 Persen dan Prediksi Puncak Arus Mudik Libur Lebaran 2026
Catat Call Center Terbaru dan 10 Daftar Jalan Tol Fungsional Gratis untuk Mudik Lebaran 2026
Suzuki Ingatkan Risiko Brake Fade saat Perjalanan Mudik, Ini Cara Menghindarinya
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Terbaru di Oto
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature