Mengemudi Jarak Jauh Saat Kondisi Cuaca Tak Menentu, Perhatikan Hal-Hal Ini

Mengemudi Jarak Jauh Saat Kondisi Cuaca Tak Menentu, Perhatikan Hal-Hal Ini

Awal tahun 2021 ditandai dengan banyaknya bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga usai, berbagai bencana melanda secara beruntun seperti banjir bandang, longsor, dan gempa bumi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejak tanggal 1 sampai dengan 23 Januari 2021, telah terjadi 197 bencana yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

Bagi Anda yang ingin berpergian jarak jauh dengan kendaraan baik sendiri maupun bersama keluarga, tak ada salahnya waspada. Persiapkan diri dan kendaraan Anda agar dapat menempuh perjalanan dengan aman dan nyaman. Persiapan harus lebih matang lagi jika membawa seluruh anggota keluarga.

Berikut langkah persiapan yang dapat dilakukan sebelum dan saat melakukan perjalanan jarak jauh atau keluar kota.

1. Jaga Kondisi Fisik

Kondisi fisik jelas jadi hal utama. Jangan pernah memaksakan diri untuk melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan jika kondisi Anda tak bernar-benar fit. Alangkah baiknya jika ada 2 pengemudi. Namun bila Anda mengemudi sendiri, pastikan tidak lebih dari 10 jam sehari dan diselingi istirahat setiap 2 jam. Sempatkan untuk tidur ketika beristirahat untuk mencegah serangan microsleep. Penumpang yang duduk di bangku depan dapat membantu sebagai navigator guna membaca peta digital, menyiapkan kartu etoll, rekan berbicara untuk mencegah kantuk, dan mengingatkan saat pengemudi berbuat salah. Dengan begitu Anda bisa menjaga kewaspadaan dan fokus berkendara.

2. Perlengkapan Kesehatan

Di tengah panemi Covid-19, jangan lupa perlengkapan kesehatan. Masker cadangan, hand sanitizer, perlengkapan makan pribadi, dan perlegkapan ibadah. Siapkan juga obat-obataan yang dibutuhkan. Misal obat luka, kapas, cotton buds, plester, pil demam dan flu, dan obat-obatan untuk mengatasi mabok darat, dan vitamin.

Baca juga: Tak Boleh Sembarangan, Ini Cara Menghitung Muatan Maksimal di Mobil Anda

tips driving

3. Pastikan Kondisi Mobil Prima

Saat melakukan perjalanan darat atau yang lebih kita kenal dengan istilah road trip, kondisi kendaraan adalah hal terpenting yang perlu diperhatikan tentunya. Pastikan kendaraan yang Anda gunakan dalam kondisi prima. Cek kondisi mesin dan pastikan tidak overheat saat menempuh perjalanan jauh. Isi penuh bahan bakar Anda, hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga apabila Anda kesulitan menemukan pom bensin di daerah perjalanan Anda. Selain itu, kondisi ban juga harus baik, perhatikan segi permukaan ban dan pastikan tekanan anginnya sudah cukup.

4. Waspada Bobot Mobil

Mobil yang memuat oleh penumpang dan barang dalam jumlah besar akan membuat mobil lebih sulit dikendalikan karena bertambahnya bobot mobil. Selain itu mesin bekerja lebih keras sehingga Anda harus lebih bijaksana, seperti waktu menyalip kendaraan lain. Bertambahnya bobot mobil juga membuat rem bekerja lebih berat sehingga tidak boleh memaksakan kinerjanya. Situasi akan semakin sulit saat harus berhadapan dengan jalan rusak.

5. Hindari Rem Mendadak

Hujan membuka potensi terjadinya genangan air. Aquaplaning membuat mobil bergerak liar sehingga sangat tidak disarankan melakukan pengereman mendadak di tengah jalan yang licin. Itulah sebabnya penting untuk mengerem secara bertahap dan cermat saat hujan deras. Termasuk ketika berhadapan dengan jalan rusak. Jika tetiba sadar di depan ada lubang, jangan panik dan lakukan pengereman sewajarnya. Segera lepas pedal rem saat akan mengenai lubang supaya tidak timbul kerusakan parah pada komponen kaki-kaki mobil.

tips driving

6. Jangan Paksakan Pindah Jalur

Waspada dengan kondisi jalan. Anda juga dihimbau untuk tidak mendadak melakukan manuver pindah jalur ketika melihat ada lubang di depan mata. Risiko pertama adalah mobil menjadi limbung dan Anda tidak mampu mengendalikan mobil dengan baik. Kedua, akan sangat fatal akibatnya kalau saat pindah jalur ternyata ada mobil lain dari belakang. Oleh sebab itu, yakinkan kondisi jalan di belakang aman sebelum pindah jalur dan urungkan jika tidak mungkin.

7. Jaga Jarak Aman Antar Kendaraan

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya Anda memberikan jarak yang cukup dengan kendaraan di depan saat mengemudi di jalan tol. Kewajiban ini untuk mengantisipasi jika pengemudi di depan melakukan manuver atau pengereman mendadak untuk menghindari jalan rusak. Termasuk sebagai langkah antisipasi kalau ada kondisi darurat seperti jalan tiba-tiba amblas. Patut dicatat, kondisi kendaraan juga akan menurun karena jalan yang licin dan muatan penuh.

8. Pelajari Keadaan dan Berjalan dengan Tenang

Jika terpaksa harus menghadapi genangan air, mempelajari kondisi genangan dengan memperhatikan patokan yang mudah terlihat seperti tinggi trotoar atau tanggul jalan. Andai tidak terlihat lagi, bisa memperhatikan ban mobil lain yang masih berani melewati. Ketinggian sekitar setengah ban masih aman untuk dilalui. Waspada adanya arus yang kencang atau jalan berlubang di jalan yang akan dilintasi. Jangan ragu untuk membatalkan ketika tinggi genangan air melampaui satu ban atau ada titik yang berbahaya. Kalau ada pilihan 2 atau 3 jalur jalan, pilih yang paling kanan karena biasanya genangan airnya paling rendah dan risiko terperosok ke bahu jalan jika terlalu ke kiri. Jalankan mobil secara perlahan dan tenang. (Raju)

Baca juga: Perhatikan Hal-Hal Ini Saat Membeli Mobil Pertama Kali Agar Maksimal

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil