Jangan Sepelekan Rem! Ini Pentingnya Jarak Aman Saat Berkendara

BMW Indonesia membagikan edukasi penting tentang teknik pengereman dan jarak berhenti kendaraan guna meningkatkan keselamatan berkendara

Jangan Sepelekan Rem! Ini Pentingnya Jarak Aman Saat Berkendara

Kesadaran akan keselamatan berkendara menjadi hal yang semakin penting, terutama selama bulan Ramadan ketika mobilitas masyarakat meningkat. Untuk mendukung hal tersebut, BMW Indonesia menggelar Joy of Ramadan Gathering yang turut menghadirkan sesi BMW Safety Driving Masterclass di Indonesia Safety Driving Center.

KEY TAKEAWAYS

  • Apa itu jarak berhenti kendaraan?

    Jarak berhenti adalah total jarak yang dibutuhkan kendaraan sejak pengemudi menyadari bahaya hingga mobil benar-benar berhenti.
  • Mengapa menjaga jarak aman penting saat berkendara?

    Karena semakin tinggi kecepatan, semakin panjang jarak berhenti yang dibutuhkan untuk menghindari tabrakan.
  • Dalam sesi ini, salah satu materi utama yang dibahas adalah pemahaman mengenai sistem pengereman serta konsep jarak berhenti kendaraan. Edukasi ini menekankan bahwa proses menghentikan kendaraan tidak hanya bergantung pada performa rem, tetapi juga melibatkan respons pengemudi.

    Jarak berhenti sendiri terdiri dari dua bagian penting, yaitu jarak reaksi dan jarak pengereman. Jarak reaksi merupakan jarak yang ditempuh kendaraan sejak pengemudi menyadari adanya potensi bahaya hingga mulai menginjak pedal rem. Dengan rata-rata waktu respons manusia sekitar satu detik, kendaraan yang melaju pada kecepatan 30 km/jam masih dapat bergerak sejauh kurang lebih 9 meter sebelum pengereman dimulai.

    Foto: OTO

    Setelah pengemudi menginjak rem, kendaraan memasuki fase pengereman. Pada tahap ini, berbagai faktor seperti kondisi sistem rem, kualitas ban, serta permukaan jalan akan sangat memengaruhi jarak yang dibutuhkan hingga kendaraan berhenti sepenuhnya. Dalam simulasi, mobil dengan kecepatan 30 km/jam memerlukan sekitar 10 meter untuk berhenti, sehingga total jarak berhenti mencapai kurang lebih 19 meter.

    Risiko akan meningkat seiring bertambahnya kecepatan. Saat kendaraan melaju 50 km/jam, jarak reaksi bisa mencapai sekitar 15 meter, sementara jarak pengereman bertambah menjadi sekitar 17 meter. Artinya, kendaraan membutuhkan total jarak sekitar 32 meter untuk berhenti sempurna. Jika ruang yang tersedia lebih pendek, misalnya hanya 20 meter, maka tabrakan hampir tidak terhindarkan dengan kecepatan sisa yang masih cukup signifikan.

    Meski terlihat tidak terlalu tinggi, sisa kecepatan tersebut tetap berbahaya karena dipengaruhi oleh massa kendaraan dan momentum benturan yang besar. Dampaknya dapat menyebabkan kerusakan serius serta meningkatkan risiko cedera bagi penumpang.

    Foto: OTO

    Melalui pemahaman ini, terlihat jelas bahwa kecepatan memiliki pengaruh besar terhadap keselamatan berkendara. Selain itu, kondisi jalan, kualitas ban, serta fokus pengemudi juga menjadi faktor yang tidak kalah penting. Oleh sebab itu, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan merupakan langkah krusial yang tidak boleh diabaikan.

    BMW juga menegaskan bahwa teknologi keselamatan modern seperti ABS dan fitur bantuan berkendara lainnya hanya berfungsi sebagai pendukung. Kendali utama tetap berada di tangan pengemudi. Maka dari itu, selain berkendara dengan penuh perhatian, kondisi kendaraan juga harus selalu dijaga melalui perawatan rutin, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh seperti mudik.

    Menurut Peter “Sunny” Medalla, performa tinggi kendaraan harus selalu diimbangi dengan tanggung jawab dan kontrol penuh dari pengemudi. Ia menegaskan bahwa meskipun teknologi keselamatan terus berkembang, peran pengemudi tetap menjadi faktor utama dalam menciptakan perjalanan yang aman. (HFD/TOM)

    Baca juga:

    Mudik Pakai Mobil Listrik? Ini Strategi Perjalanan Agar Tetap Lancar, Aman dan Bebas Cemas

    Mudik Lebaran 2026 Masih Musim Hujan, Waspada Gejala Aquaplaning Kendaraan

    Muhammad Hafid

    Muhammad Hafid

    Muhammad Hafid, atau biasa dipanggil Hafid adalah jurnalis otomotif berpengalaman. Pengetahuannya tidak hanya terbatas di teknis otomotif roda empat, tapi juga roda dua dan industri secara keseluruhan. Beberapa media pernah menjadi tempat baginya menyalurkan bakat dan pengetahuan, sebelum akhirnya bergabung bersama OTO.com awal Oktober 2018.

    Baca Bio Penuh

    Jual mobil anda dengan harga terbaik

    Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
    Listing gratis Listing gratis
    Daftarkan mobil Anda

    IIMS 2026

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita
    • Artikel feature

    Mobil Pilihan

    • Yang Akan Datang
    • BYD Atto 4 ev
      BYD Atto 4
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Denza B5
      BYD Denza B5
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • Geely Star Wish ev
      Geely Star Wish
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Yangwang U8 phev
      BYD Yangwang U8
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Denza Z9 GT ev
      BYD Denza Z9 GT
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

    Video Mobil Terbaru di Oto

    Oto
    • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
      TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
      22 Apr, 2026 .
    • WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
      WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
      22 Apr, 2026 .
    •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
      ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
      10 Apr, 2026 .
    • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
      PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
      01 Apr, 2026 .
    •  ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
      ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
      01 Apr, 2026 .
    •  ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
      ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
      24 Mar, 2026 .
    • LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
      LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
      24 Mar, 2026 .
    • ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
      ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
      06 Mar, 2026 .
    • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
      INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
      11 Feb, 2026 .
    • GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
      GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
      04 Feb, 2026 .
    Tonton Video Mobil

    Artikel Mobil dari Carvaganza

    • Freelander Hasil Kolaborasi Chery dan JLR Debut, Siap Ekspansi Global
      Freelander Hasil Kolaborasi Chery dan JLR Debut, Siap Ekspansi Global
      Anindiyo Pradhono, Hari ini
    • Menantang SUV Kompak Indonesia, Geely Coolray Siap Meluncur
      Menantang SUV Kompak Indonesia, Geely Coolray Siap Meluncur
      Zenuar Yoga, Hari ini
    • Laba Bisnis Otomotif Astra Naik Meski Penjualan Turun
      Laba Bisnis Otomotif Astra Naik Meski Penjualan Turun
      Anjar Leksana, Hari ini
    • MG S5 EV Punya Paket Lengkap SUV Listrik Masa Kini, Ini Dia Keunggulannya
      MG S5 EV Punya Paket Lengkap SUV Listrik Masa Kini, Ini Dia Keunggulannya
      Dandy Abitama, 06 Mei, 2026
    • Volkswagen Luncurkan ID. Buzz Eclipse Edition, Edisi Terbatas dengan Sentuhan Personal
      Volkswagen Luncurkan ID. Buzz Eclipse Edition, Edisi Terbatas dengan Sentuhan Personal
      Anindiyo Pradhono, 06 Mei, 2026

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature
    • Hyundai dan TVS Berbagi Keahlian dalam Membuat Motor Roda Tiga Listrik
      Hyundai dan TVS Berbagi Keahlian dalam Membuat Motor Roda Tiga Listrik
      Anjar Leksana, 29 Apr, 2026
    • Guangzhou Automobile Group Rilis 5 Model Terbaru di Beijing Auto Show 2026
      Guangzhou Automobile Group Rilis 5 Model Terbaru di Beijing Auto Show 2026
      Anjar Leksana, 28 Apr, 2026
    • Chery QQ3 EV Jadi Mobil Listrik Terjangkau, Harga Setara LCGC
      Chery QQ3 EV Jadi Mobil Listrik Terjangkau, Harga Setara LCGC
      Anjar Leksana, 15 Apr, 2026
    • Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
      Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
      Anindiyo Pradhono, 14 Apr, 2026
    • Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
      Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
      Anjar Leksana, 13 Apr, 2026
    • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
      Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
      Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
    • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Anjar Leksana, 29 Des, 2025
    • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Setyo Adi, 12 Agu, 2025
    • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Setyo Adi, 04 Des, 2024
    • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Setyo Adi, 20 Sep, 2024
    • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Setyo Adi, 01 Sep, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      Setyo Adi, 24 Jun, 2025
    • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Alvando Noya, 13 Jun, 2025
    • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
    • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
    • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Setyo Adi, 08 Sep, 2025
    • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
    • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      Setyo Adi, 04 Agu, 2025

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*