• Wishlist

Sembilan Mobil Honda Kena Recall, 40 Persen Konsumen Belum Ganti Inflator Airbag

Sembilan Mobil Honda Kena Recall, 40 Persen Konsumen Belum Ganti Inflator Airbag

Kasus penarikan kembali mobil Honda di Indonesia belum tuntas. Perusahaan mengumumkan, sampai September 2019 dilakukan penggantian komponen inflator airbag sebanyak 362.854 unit. Atau baru sekitar 60% dari jumlah keseluruhan. Masih ada potensi bantal udara mengembang secara berlebih.


Freed rear profile


Sedangkan semua mobil yang wajib diganti jumlahnya 606.726 unit komponen. Honda Prospect Motor (HPM) meminta agar konsumen yang mobilnya teridentifikasi, segera ganti komponen di diler resmi Honda. Kampanye penarikan kembali (recall) dilakukan sebagai tindakan pencegahan over deployment. Penyebabnya tekanan gas berlebih dalam komponen inflator airbag. Sehingga berpotensi mengakibatkan cedera serius, bahkan kematian pengemudi atau penumpang depan saat kecelakaan.


Program penarikan kembali (recall) inflator airbag merupakan bagian dari kampanye yang berjalan sejak Mei 2013. Terdiri dari Honda Civic 2001 – 2011, Stream 2002 – 2006, CR-V 2002 – 2012, Accord 2003 – 2013, City 2004 – 2013, Jazz 2004 – 2014, Odyssey 2004 – 2008, Freed 2009 – 2015 dan Brio 2013 – 2014.


HPM telah melayangkan pemberitahuan langsung kepada para pemilik kendaraan yang teridentifikasi. Baik lewat surat, Whatsapp, maupun SMS. Jika Anda ingin melakukan pengecekan sendiri, bisa akses website resmi www.honda-indonesia.com. Klik tulisan “CEK MOBIL ANDA” pada pojok kanan website, lalu ikuti langkah selanjutnya.


Untuk teknis pelaksanaan dan kelancaran proses perbaikan, konsumen dapat menghubungi atau datang langsung ke diler resmi terdekat. Bila Anda ingin mendaftarkan kendaraan, bisa kontak Honda Customer Care di 0-800-1446-632 (bebas pulsa) dari hari Senin-Jumat. Berlaku pada pukul 08.00 s/d 17.30 WIB.


“Kampanye ini merupakan bagian dari upaya kami, untuk selalu memastikan kendaraannya berada pada standar keselamatan dan kualitas yang tertinggi. Mengingat pentingnya program ini, kami meminta konsumen yang kendaraannya teridentifikasi, segera membawa mobil ke bengkel resmi Honda. Untuk proses pemeriksaan dan penggantian komponen, tidak berlangsung lama. Hanya 1 sampai 2 jam dan dilakukan tanpa memungut biaya apapun dari konsumen," ujar Denny MT, Service & Parts Asst General Manager Honda Prospect Motor.


Mengapa kasus airbag ini berlarut-larut? Sebagian besar mobil yang diproduksi, memakai airbag bikinan Takata. Bahkan Takata sering mencaplok (akuisisi) perusahaan sejenis. Makanya, merek ini menggurita, hingga menjadi penguasa pasar global. Harganya pun lebih miring dari kompetitor, membuat produsen mobil lebih tertarik memakainya. Menurut laporan, airbag Takata menimbun banyak masalah. Jumlah yang ditarik dari peredaran global, sekitar 100 juta. Jadi, recall mobil dengan jumlah itu tentu makan waktu. (Alx/Odi)


Baca Juga: Honda Kembangkan Airbag Baru Untuk Penumpang Depan