Rekomendasi Mobil Entry Level untuk Para Pembeli Pertama atau Pemula

Rekomendasi Mobil Entry Level untuk Para Pembeli Pertama atau Pemula

Membeli mobil baru bisa jadi jalan keluar anti ribet andai saat ini sedang mengincar tunggangan pertama. Jika uang bukanlah sebuah masalah tentu bisa bebas memilih. Tapi bagaimana bila anggaran terbatas? Jangan khawatir, banyak seleksi di pasaran dengan harga relatif terjangkau. Agar tidak bingung, simak dulu rekomendasi berikut ini.

Opsi Paling Murah di Pasaran

Semua pasti paham bahwa seleksi LCGC merupakan jalan keluar paling murah saat ini. Titik terendahnya diisi oleh Daihatsu Ayla 1.0 D seharga Rp 103,3 juta. Namun kalau memang mengincar harga termurah, singkirkan tipe ini dari benak. Tidak berarti sama sekali bagi hasil kerja keras Anda sebab sebatas menawarkan mobilitas pribadi tanpa kenyamanan. Polosan tanpa AC bahkan radio pun tidak.

Daihatsu Ayla

Akan manusiawi meminang model 1.0 D+. Label Rp 115,5 juta mengindikasikan peningkatan dari tipe terendah. Ketambahan AC, power steering, power window, power door lock, dan audio 1 DIN. Demikian pula pada nuansa kabin lantaran terpasang door trim plastik bukan sebatas papan rata penutup rangka pintu. Tapi jangan harap perlindungan ABS+EBD atau airbag. Itu tampak seakan masih terlalu mewah untuk harga jual Ayla. Juga soal pemacu, enjin tiga silinder 1.000 cc dipastikan loyo untuk standar masa kini dengan ekstraksi 65 PS/86 Nm saja.

Memang banyak varian untuk pemain LCGC Astra seperti Ayla atau Agya, tinggal sesuaikan bujet dan prioritas. Sangat beragam sampai menghadirkan opsi unggul berupa fitur terlengkap di kelasnya. Adalah Toyota Agya 1.2 G TRD seharga Rp 154,545 atau Rp 170,39 juta tergantung transmisi. Contoh di luar, terpasang rumah lampu berisi lensa proyektor dan penghias LED Light Guide.

Nilai tambah lain mejeng dalam pengoperasian kendaraan. Contoh tombol start/stop button, head unit touchscreen bawaan, dan kontrol AC digital. Boleh dibilang cenderung memberikan image ketimbang esensi teknologi mutakhir sebab tanpa fungsi kekinian. Misal AC tanpa fungsi pengendali suhu otomatis dan head unit belum menawarkan integrasi smartphone. Minimal ia menggendong mesin lebih bertenaga dan halus yakni pemacu empat silinder 1.200 cc. Sanggup torehkan tenaga sampai 88 PS dan momen puntir sebesar 108 Nm.

Honda Brio Satya

Tak masalah bila terpikat pada Ayla atau Agya. Kendati begitu, coba pertimbangkan dulu rival utama mereka. Siapa lagi kalau bukan Honda Brio Satya. Oke, secara rentang harga dipastikan lebih tinggi. Isi label terendahnya berada di angka Rp 151 juta sampai akhirnya mentok di Rp 175 juta. Selain itu, ia juga bukan kontestan yang membawa fitur pendukung perjalanan paling komprehensif. Tapi harus diketahui, ia menawarkan esensi berupa potensi memacu, akomodasi, dan keselamatan.

Andai kelapangan ruang adalah prioritas, Brio siap memenuhi kebutuhan. Dimensi eksterior lebih besar ketimbang LCGC hatchback di pasaran. Tak tertandingi dan tentu berimbas pada ruang kabin dan bagasi. Jangan ragukan ia soal keselamatan berkendara. Ketika Toyota dan Daihatsu masih menempatkan peranti pengereman ABS dan EBD sebagai barang mewah kasta atas, Honda sediakan fitur tersebut di seluruh varian. Sementara itu, Brio juga dibekali Dual SRS Airbag sebagai pelindung penumpang depan.

Cukup menarik di sisi pencipta velositas. Aransemen tari empat silinder berkubikasi 1.200 cc keluaran Honda tergolong paling kuat di kelasnya. Sanggup menorehkan angka sampai 90 PS dan torsi 110 Nm. Itu semua lantas tersalur ke roda depan via transmisi otomatis CVT atau manual.

Hatchback Kompak Paket Hemat

Honda Brio menawarkan kelapangan kabin di antara lawan LCGC dan city car 1.200 cc. Kendati begitu, kalau memang sanggup meminang varian tertinggi RS – atau RS Urbanite – jangan dulu tergesa-gesa. Di angka Rp 200 jutaan terdapat Daihatsu Sirion yang boleh dibilang lebih baik secara kelengkapan dan juga ruang. Tepatnya mulai Rp 201,75 atau Rp 215,5 juta tergantung transmisi. Jelas lebih tinggi namun tentu ada ganjaran di balik itu.

Dimensi sirion

Jangan terlewatkan kontestan satu ini kalau hasrat tertuju pada Brio RS. Secara dimensi lebih panjang dan besar. Belum lagi wheelbase jenjang. Ini menjanjikan dampak pada kelapangan kabin serta keleluasaan kompartemen bagasi. Lalu, mesin 1.300 cc menyiapkan tenaga sebesar 95 PS dan torsi 119,6 Nm yang membayangi senjata Brio. Selain itu, urusan keselamatan jadi nomor satu. Boleh dibilang berada di atas ambang moderat dengan eksistensi airbag empat titik dan alat kontrol stabilitas elektronik.

Seven Seater Kelas Teri

Kembaran Toyota Calya dan Daihatsu Sigra jelas akan memenuhi kebutuhan akomodasi penumpang atau barang lebih. Pilihan ini pula jadi opsi yang paling terjangkau. Daihatsu tetapkan kontestan mereka di pintu masuk dengan nominal tebusan serendah Rp 120,65 juta sampai Rp 163,4 juta. Sementara itu, Toyota tetapkan harga mulai Rp 146,19 hingga Rp 167,49 juta.

toyota calya facelift

Inilah versi panjang dari duo Agya-Ayla, jadi tidak perlu berekspektasi macam-macam soal kelengkapan atau kekuatan memacu. Contoh jenis mesin, sama-sama memberikan pilihan antara 1.000 cc tiga silinder atau 1.200 cc empat silinder. Minimal pada unit 1.000 cc terdapat penyesuaian output dengan torehan sampai 67 PS/89 Nm. Juga pada sisi perbekalan, masih ada jenis trim tanpa airbag dan ABS – terutama pada varian terbawah. Well, semua moderat dan sesuai ekspektasi mengapa pada akhirnya bisa dibanderol murah.

Dimensi mungil, berpostur rendah, dan sanggup mengangkut hingga tujuh penumpang mungkin membuat Sigra atau Calya terlihat terlalu memaksa. Jangan khawatir bila beranggapan demikian. Toyota dan Daihatsu masih menawarkan model seven seater yang tetap relatif terjangkau namun lebih proper. Adalah mobil tempur sejuta umat yakni Avanza atau Xenia. Di kelas LMPV, ini merupakan salah satu pilihan murah sekaligus masuk akal. Ketangguhannya sudah terjamin dan mereka hadir dalam format enjin 1.300 cc di saat kompetitor bermain di ranah 1.500 cc.

Daihatsu Xenia 1.3 R

Harga jelas di bawah rata-rata LMPV bermesin 1.500 cc. Saat ini terpasang label Rp 187,6 juta untuk Avanza tipe termurah 1.3 E STD bertransmisi manual. Seleksi varian bejibun seperti tipe G hingga ke Veloz bermesin 1.300 cc atau 1.500 cc. Kalau mau lebih rendah pun boleh menimbang keberadaan Xenia X MT 1.3 STD dengan label Rp 184,5 juta. Sebagai catatan, harga dipastikan berubah saat memasuki periode kedua relaksasi PPnBM.

Tidak ada yang begitu istimewa darinya selain kesederhanaan pengangkut tujuh penumpang. Kekuatan mesin 1.300 cc atau 1.500 cc berada di ambang moderat. Fitur juga tidak hebat-hebat amat, begitu pula sisi keselamatan – paling banter airbag dua titik dan ketersediaan ABS. Namun setidaknya revisi di 2019 membuat Avanza tampil segar dan kekinian lewat upgrade penerangan LED sampai ke sarana hiburan.

Seleksi Crossover Lima Penumpang Modern

Opsi mobil murah sebelumnya bisa jadi agak membosankan bagi sebagian orang. Bagaimana tidak, itulah pilihan arus utama dan harus diakui semua punya reputasi baik di pasaran. Andai belum membutuhkan 7 seater dan punya anggaran lebih, tak ada salahnya coba lirik deretan pemain baru bergaya crossover kece. Bukan sekadar gaya, mereka gendong fitur mutakhir.

First drive Nissan Magnite

Kontestan pertama bisa masuk pertimbangan adalah Nissan Magnite. Banderol Rp 214,8 juta tanpa embel-embel relaksasi PPnBM menjadikannya sebagai kontestan termurah crossover bermesin tiga silinder 1.000 cc turbo. Tapi bukan itu intinya, sila lirik trim Premium seharga Rp 232,3 juta atau Rp 244,8 juta sesuai penyalur daya. Model ini mungkin bisa memudahkan para pengemudi pemula saat bermanuver.

Adalah fitur Around View Monitor sebagai sorotan utama. Tangkapan kamera eksterior dijahit jadi satu agar dapat menampilkan imaji kamera 360 derajat. Bantu memberikan pandangan luar di jalan sempit. Selain itu, ia membawa nuansa modern lewat pemanfaatan layar untuk instrumentasi, sarana hiburan, dan panel AC otomatis. Cukup canggih untuk harganya. Belum lagi fungsi konektivitas berupa integrasi Android Auto dan Apple CarPlay hingga sokongan kenyamanan mengemudi dari cruise control.

Urusan keselamatan tak perlu diragukan lagi. Standarnya meliputi Dual SRS Airbag dan peranti stabilitas pengereman seperti ABS+EBD+BA. Tapi bukan itu saja, hadir pula Vehicle Dynamic Control demi meminimalisir berbagai risiko selip dan asisten menanjak Hill Start Assist. Sebagai komplementer, pemantau tekanan angin ban (TPMS) terpasang untuk Magnite trim atas ini. Keunggulan lain termasuk mesin 1.000 cc turbo paling bertenaga. Siapkan output maksimum sampai 100 PS/160 Nm.

Toyota Raize Vs Daihatsu Rocky

Lanjut dari situ, duo Daihatsu Rocky dan Toyota Raize dapat dipilih lantaran kecanggihan fitur keselamatannya. Kenalkan asisten berkendara aktif untuk segmen kelas teri ini. Rocky seharga Rp 236,1 juta menganut bantuan berupa sistem preventif celaka Pre-Collision ditambah Lane Departure Warning dan Lane Departure Prevention. Dapat memberikan peringatan hingga tindakan korektif bila terdeteksi potensi sundul depan atau perpindahan jalur tanpa intensi. Lainnya ada Pedal Misoperation Control agar kesalahan injak pedal gas tidak berdampak buruk serta Front Departure Alert guna mengingatkan pengemudi untuk melaju setelah berhenti.

Toyota Raize lebih lengkap lagi hanya saja dilego lebih tinggi yakni Rp 263,7. Semua perbekalan Rocky tadi diboyong lalu hadir peranti tambahan seperti Adaptive Cruise Control. Bisa buat mobil secara otomatis menahan laju konstan sekaligus menyesuaikan kecepatan dengan kendaraan di hadapan. Terakhir, terpasang alat pantau berupa Blind Spot Warning dan Rear Cross Traffic Alert.

Nilai jual crossover modern tentu mereka bawa. Basisnya berupa pemanfaatan monitor untuk meter cluster hingga ke sarana hiburan komplet fitur integrasi smartphone, dan panel AC digital. Tak ketinggalan jenis mesin baru tiga silinder 1.000 cc turbo. Meski begitu, ia tidak memiliki output sebesar Nissan, sanggup gelontorkan 98 PS dan torsi 140 Nm saja.

Kia Sonet Dynamic

Cukup berbeda dari pemain lain, Kia Sonet punya pendekatan khusus soal sensasi kenyamanan berkelas. Varian Premiere seharga Rp 289 juta mungkin akan benar-benar memukau. Visual manis lampu LED, remote start engine, sunroof bisa dinikmati dari luar. Akan terasa mewah dalam kabin berkat keberadaan fitur ala mobil premium. Sebut saja ventilasi bangku, AC otomatis, konektivitas smartphone, wireless charger, hingga ke audio premium Bose mejeng. Jangan lupa ia juga memiliki cruise control.

Itu semua memang menggebrak pasar dan menjadi bagian diferensiasi utama Sonet. Tapi tanpa perlu melirik varian termahal sebetulnya sudah tergolong komprehensif. Sila teliti trim Dynamic seharga Rp 265 juta. Ia memang kehilangan sistem audio Bose dan ventilasi bangku. Tapi jangan salah, fitur seperti integrasi bangku, Android Auto dan Apple CarPlay, wireless charger, cruise control, sampai ke remote start dan sunroof tetap meramaikan.

Betul, spektrum harga berada di atas kompetitor. Lagi-lagi, ada ganjarannya. Selain seabrek kelengkapan tadi, ia bawa mesin empat silinder 1.500 cc yang bertenaga. Di atas ambang moderat dengan torehan output sampai 115 PS dan torsi 144 Nm. (Krm/Tom)

Baca juga: Adu Crossover Bermesin 1.000 cc Turbo Paling Murah, Pilih Daihatsu Rocky atau Nissan Magnite?

Ahmad Karim

Ahmad Karim

Ahmad Karim bergabung bersama OTO.com pada bulan September 2019. Sebelumnya ia pernah magang di Majalah Autocar Indonesia, kemudian banting setir bekerja di bank. Tapi dasarnya memang doyan otomotif, bank ia tinggalkan dan bergabung bersama OTO. Penampilannya yang unik dengan rambut kribo dan dandanan era Flower Generation, bikin Karim mudah dikenali. Sehari-hari ia mengandalkan transportasi umum untuk wara-wiri. Tapi di garasinya tersimpan sebuah BMW E30 rakitan 1989.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza B5
    BYD Denza B5
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Yangwang U8 phev
    BYD Yangwang U8
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Geely Star Wish ev
    Geely Star Wish
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza Z9 GT ev
    BYD Denza Z9 GT
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • FIRST DRIVE BYD M6 DM PHEV: INI MUSUH SPBU DAN SPKLU!
    FIRST DRIVE BYD M6 DM PHEV: INI MUSUH SPBU DAN SPKLU!
    21 May, 2026 .
  • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    22 Apr, 2026 .
  • WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    22 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    10 Apr, 2026 .
  • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    24 Mar, 2026 .
  • LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    24 Mar, 2026 .
  • ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    06 Mar, 2026 .
  • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    11 Feb, 2026 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Festival Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Bakal Sambangi Lima Kota Besar
    Festival Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Bakal Sambangi Lima Kota Besar
    Zenuar Yoga, 29 Mei, 2026
  • Kebangkitan Sang Legenda, All-New Mitsubishi Pajero Debut Akhir Tahun 2026
    Kebangkitan Sang Legenda, All-New Mitsubishi Pajero Debut Akhir Tahun 2026
    Anindiyo Pradhono, 29 Mei, 2026
  • Penetrasi ke Eropa, BYD Siapkan Dolphin G DM-i
    Penetrasi ke Eropa, BYD Siapkan Dolphin G DM-i
    Anjar Leksana, 29 Mei, 2026
  • Monumental, Untuk Anniversary 140 Tahun Mercedes-Benz Jelajah Enam Benua
    Monumental, Untuk Anniversary 140 Tahun Mercedes-Benz Jelajah Enam Benua
    Anindiyo Pradhono, 29 Mei, 2026
  • Dunlop Dukung Motorsport Indonesia Lewat Talenta Muda
    Dunlop Dukung Motorsport Indonesia Lewat Talenta Muda
    Bangkit Jaya, 29 Mei, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • BYD Seal 6 DM-i Sudah Ada di Indonesia, Kapan Meluncur?
    BYD Seal 6 DM-i Sudah Ada di Indonesia, Kapan Meluncur?
    Anjar Leksana, 28 Mei, 2026
  • REEV Jadi Solusi Transisi Kendaraan Listrik di Indonesia, Ini Bedanya dengan Hybrid dan BEV
    REEV Jadi Solusi Transisi Kendaraan Listrik di Indonesia, Ini Bedanya dengan Hybrid dan BEV
    Zenuar Istanto, 25 Mei, 2026
  • iCAR Indonesia Mau Bawa Model Baru di GIIAS 2026 Diprediksi V27 Golden REEV 
    iCAR Indonesia Mau Bawa Model Baru di GIIAS 2026 Diprediksi V27 Golden REEV 
    Anjar Leksana, 22 Mei, 2026
  • VinFast VF MPV 7 Resmi Mengaspal, Mobil Keluarga Listrik Kelahiran Subang
    VinFast VF MPV 7 Resmi Mengaspal, Mobil Keluarga Listrik Kelahiran Subang
    Anjar Leksana, 21 Mei, 2026
  • Pasar City Car Listrik Memanas: Chery Q EV Resmi Diperkenalkan dengan Estimasi Harga Rp200 Jutaan
    Pasar City Car Listrik Memanas: Chery Q EV Resmi Diperkenalkan dengan Estimasi Harga Rp200 Jutaan
    Anjar Leksana, 19 Mei, 2026
  • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*