Peta Keunggulan LSUV Tiga Baris yang Penuhi Syarat Relaksasi PPnBM

Peta Keunggulan LSUV Tiga Baris yang Penuhi Syarat Relaksasi PPnBM

Penuhi syarat keringanan PPnBM, sederet LSUV – dan MPV bergaya SUV – dengan tiga baris bangku jadi semakin terjangkau. Tersedia lima pilihan untuk dipertimbangkan dengan pemangkasan harga sampai belasan juta. Belum lagi kalau ada diskon dari diler. Inilah saatnya beraksi kalau sedang mengincar tunggangan keluarga yang tampil perkasa.

Semua kontestan tentu membawa nilai tambah dan diferensiasi masing-masing agar tampil memikat di pasaran. Jangan sampai bingung dalam memilah dan memilih tunggangan mana yang sesuai kebutuhan. Simak dulu peta keunggulan tiap pemain berikut ini.

Titik Harga Termurah – Daihatsu Terios

Jika mencari model termurah di pasaran, Daihatsu bisa dilirik. Merek ini memang tawarkan seleksi kendaraan dengan varian entry-level termurah dibanding kompetitor – contoh Ayla. Tak terkecuali dalam pertarungan LSUV tiga baris, harga Terios Tipe X diposisikan jauh di bawah kebanyakan trim terendah LSUV lain. Saat ini ia dibanderol Rp 200 juta pas (OTR Jakarta) dengan pilihan transmisi manual. Yep, sampai setara Honda Brio trim tertinggi!

Daihatsu Terios

Nilai kepraktisan mendasar SUV tiga baris tentu ia bawa. Dimensi besar menjanjikan kemampuan mengangkut tujuh penumpang. Belum lagi ground clearance tinggi sampai 220 mm, meminimalisir kekhawatiran saat melibas jalan berlubang atau medan kurang bersahabat. Disokong juga konstruksi kaki-kaki tangguh berupa 5-link rigid axle dan Mcpherson Strut lengkap stabilizer depan dan belakang.

Untuk sebuah mobil besar yang murah mungkin sebagian beranggapan kalau ia tampil dan berbekal fitur standaran. Betul secara tampilan memang terlihat polosan, tapi kalau melirik daftar kelengkapan sebetulnya tidak payah. Sudah mengenakan sepatu alloy. Selain itu, unit LED telah terpasang sebagai penerang utama ke jalan, positioning lamp, dan lampu kombinasi belakang.

Baca juga: Toyota Sienta Lebih Murah dengan Relaksasi PPnBM, Pilih Varian yang Mana?

Perbekalan dalam kabin juga tidak sampai kosongan bak mobil komersial. Tetap tersaji kenikmatan dan kenyamanan untuk sebuah mobil keluarga. Contoh head unit touchscreen berisi kemampuan pemutar DVD, USB, dan Aux. Selain itu, terpasang pula panel AC digital di bawah head unit. Terdengar gimik lantaran tidak dibarengi pengatur suhu otomatis. Meski begitu, fungsinya cukup memanja sebab terdapat fitur memory. Tak perlu khawatir soal kenyamanan penumpang belakang. Minimal ada blower AC agar tidak kepanasan.

Beberapa hal mungkin tidak bisa memuaskan hasrat dan membuat Anda harus sedikit berkompromi. Contoh soal keselamatan. Ya, peranti pengereman seperti ABS+EBD disiapkan, menjaga kontrol saat rem mendadak. Airbag dua titik sudah bersiap di pos jaga andai terjadi celaka. Berikut pula sabuk pengaman tiga titik. Namun, jangan harap kehadiran kontrol stabilitas elektronik. Selain itu, sabuk pengaman tiga titik belum eksis untuk seluruh penumpang. Posisi tengah baris kedua yang paling rentan terlempar baru sebatas dilindungi safety belt dua titik. Kalau OCD soal safety, hal ini mungkin agak mengecewakan.

Tak hanya keselamatan, mesin empat silinder 1.500 cc Terios bukan opsi paling bertenaga di kelasnya. Cenderung moderat, hanya sanggup lontarkan tenaga 104 PS di 6.000 rpm, diawali puncak torsi 136 Nm di 4.200 rpm. Tipe X sendiri kurang cocok bila mendambakan kenyamanan pengantar daya otomatis lantaran hanya tersedia dalam paket girboks manual lima percepatan.

Gendong Fitur yang Tak Dimiliki Lawan - Mitsubishi Xpander Cross

Hingar bingar fitur pemanja boleh jadi termasuk dalam prioritas Anda kala mencari tunggangan keluarga. Ada dua petarung tawarkan keunggulan itu dan salah satunya adalah Mitsubishi Xpander Cross. Saat ini model standar bertransmisi manual diberi label Rp 259,54 juta (OTR Jakarta). Sementara itu, opsi otomatis Rp 268,82 juta dan dilanjut ke versi Premium Package A/T seharga Rp 281,36 juta. Sebagai informasi, kelir putih bisa lebih murah Rp 160 ribu.

Mitsubishi Xpander Cross

Urusan fitur, Xpander Cross jadi salah satu kontestan dengan perbekalan komprehensif nan kekinian. Contoh saja di luar, pendar LED dimanfaatkan sebagai penerangan utama, positioning light, hingga ke foglamp depan. Tak ketinggalan menjadi penegas visual lampu belakang. Akses kunci juga menganut sistem smart entry plus start/stop button. Semua ini meramaikan lenggokan tangguh sang Xpander ber-cladding.

Keunggulan utama Xpander justru terletak dalam kabin. Canggih, head unit touchscreen sudah mengadopsi fungsi integrasi smartphone Android Auto dan Apple CarPlay. Bermacam peranti khusus smartphone diterjemahkan dengan baik oleh sarana hiburan sehingga pengoperasiannya mudah. Sebut saja pemutar media berbasis internet, peta navigasi, hingga asisten suara. Kendalinya pun dapat terlaksana via palang setir.

Baca juga: Toyota Avanza Dapat Potongan PPnBM 0 Persen, Simak Rekomendasi Varian Paling Ok

Tidak dimiliki kontestan sekelas, Xpander Cross juga telah dibekali fitur cruise control. Dapat meringankan beban perjalanan jarak jauh di jalan tol berkat kemampuan menahan laju konstan secara otomatis. Tapi harus diketahui, cruise control hanya tersedia di varian bertransmisi otomatis.

Jurus jitu pengangkut keluarga dari Xpander standar tidak dilupakan. Kabin lapang diisi oleh berbagai kompartemen terbuka maupun tertutup nan pintar. Dibarengi pula penyematan power outlet di tiap baris. Tawarkan kepraktisan dan kenikmatan bagi seluruh penumpang. Sisi keselamatan tidak terkompromi oleh keseruan fitur. Sebut saja Dual SRS Airbag, sabuk pengaman tiga titik untuk seluruh penumpang, ABS+EBD, sampai ke Vehicle Stability Control dan Hill-Start Assist.

Agak disayangkan ekstraksi jantung pemacu terkesan biasa saja. Bukan unit paling bergairah dalam ring tinju LSUV. Pengantaran tenaga di versi otomatis juga kurang bersemangat. Sebagai informasi, Xpander Cross menggendong mesin empat silinder 1.500 cc DOHC 16 katup MIVEC. Diklaim torehkan angka 105 PS di 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.000 rpm.

Fitur Canggih Tak Melulu Mahal – Suzuki XL7

Bukan hanya Mitsubishi Xpander Cross, Suzuki XL7 mampu bicara banyak soal fitur memikat. Ditambah pula opsi trim ke bawah yang lebih variatif. Bisa lebih murah, XL7 dipasarkan dalam tiga tingkatan trim yakni mulai dari Zeta, Beta, dan Alpha. Kalau mengincar fitur komplet, tipe Beta seharga Rp 239,4 juta (M/T) atau Rp 249,2 juta (A/T) dapat dipertimbangkan.

Suzuki XL7

Di luar memang belum kebagian lenggokan spesial trim tertinggi. Tanpa atap two tone, upper spoiler, dan beberapa penghias lain. Tapi di harga segitu, perbekalan XL7 cukup menarik meski mungkin agak moderat. Unit pendar LED tak perlu ditanya lagi. Tampil di headlamp, DRL, dan lampu belakang plus light guide. Well, rival seharga seperti Rush Tipe G mungkin telah memiliki perbekalan serupa. Namun tidak untuk smart entry. Kemudahan akses itu telah dimiliki SUV kelas teri Suzuki trim Beta.

Kabin sensasi Ertiga menyimpan deret fitur berkelas. Head unit “stunning” 8 inci Suzuki cukup menarik meski tidak benar-benar sampai menakjubkan. Minimal terdapat fitur konektivitas smartphone walau integrasi belum semulus aplikasi sejenis Android Auto dan Apple CarPlay. Sorotan keunggulan bisa dilanjut ke peranti kontrol AC. Sudah digital bahkan bukan sebatas gimik panel monitor sebab tersemat fungsi pengatur suhu otomatis. Terbilang Lumayan untuk harga jualnya.

Lain cerita kalau bicara soal perbekalan fitur keselamatan. Tidak ada kontestan dengan penjaga sebanyak Rush. Komponen mendasar XL7 pun tidak sekomprehensif itu karena belum semua kebagian safety belt tiga titik. Kendati begitu, sokongan peranti keselamatan sudah terbilang cukup terutama varian Beta ini. Sebut saja Dual SRS Airbag dan ABS+EBD mengisi sebagai standar. Penambahan mulai varian tengah ini adalah kontrol stabilitas elektronik dan alat bantu menanjak. Setidaknya aman untuk dipakai bermanuver.

Jika Beta dirasa kurang greget soal fitur, bisa lirik varian termahal Alpha. Ia membawa teknologi yang belum dimiliki pesaing yakni Smart e-Mirror. Merupakan spion tengah inkonvensional, terpasang layar di balik cermin untuk menampilkan imaji kamera belakang. Menggantikan fungsi pemantau dari dalam kabin ketika diperlukan. Bukan itu saja, terpasang kamera di baliknya dan berfungsi sebagai dashcam.

Kurang lebih diferensiasi utama trim tertinggi terletak di Smart e-Mirror. Lainnya bisa ditemukan seperti penambahan tweeter berikut gaya berbeda dari model lain. Paling terasa kelir eksterior two tone dan pemanis seperti spoiler bokong, garnis pelat nomor, door visor, dan emblem Alpha. Semua ini membuatnya dibanderol paling tinggi, seharga Rp 249,4 juta (M/T) atau Rp 259,2 juta (A/T).

Performa Mesin Paling Hebat – Honda BR-V

Soal kehebatan memacu, dalam pilihan ini tak ada kontestan yang sanggup membayangi pemain Honda. Daihatsu, Toyota, dan Suzuki bermain di angka 100 PS-lebih-sedikit. Sedang Honda BR-V sediakan mesin paling bertenaga. Enjin empat silinder 1.500 cc SOHC 16 katup i-VTEC mampu lontarkan kekuatan sebanyak 120 PS di 6.600 rpm dan momen puntir 145 Nm pada 4.600 rpm. Penyaluran terlaksana ke roda depan via pilihan transmisi manual enam percepatan atau otomatis CVT.

Honda BR-V menanti perubahan

Honda BR-V kini terbagi atas tiga tingkatan trim. Terpasang label Rp 239,5 juta untuk kasta entry-level S M/T. Setingkat di atasnya, E M/T didagangkan Rp 254,6 juta dan E CVT Rp 263,8 juta. Kursi puncak diduduki Prestige seharga Rp 279,6 juta.

Dengan persepsi performa ekstra berimbas pada harga, BR-V akan terasa cukup masuk akal. Tapi kalau sebatas membandingkan fitur mungkin muncul rasa kemahalan. Mungkin juga lebih ke usang karena sampai trim tertinggi saja belum terpasang unit pendar utama LED. Semua mengandalkan headlamp proyektor halogen. Minimal tidak langsung membuatnya terasa kuno sebab akses smart entry plus start/stop button bisa dinikmati mulai dari tipe E.

Akan sedikit mengecewakan dalam kabin varian tengah dan bawah. Contoh di tipe S, belum kebagian head unit touchscreen. Baru sebatas sarana hiburan 2DIN dengan fitur USB, Aux, Bluetooth, dan CD player. Sementara di tipe E, head unit touchscreen tergolong konvensional tanpa integrase atau mirroring smartphone. Ya, sudah menganut AC digital tapi kalau mau climate control otomatis baru eksis di Prestige.

Cerita serupa terjadi di sektor keselamatan. Harus bawa pulang Prestige bila menginginkan alat kontrol stabilitas elektronik dan asisten menanjak. Varian lain cenderung moderat dan biasa saja ketika tidak dibarengi bantuan tersebut. Ya termasuk dalam perlengkapan moderat itu adalah Dual SRS Airbag dan peranti pengereman ABS+EBD.

Kontestan LSUV Honda ini tetap terbilang jangkung berkat torehan ground clearance 201 mm. Angka segitu jelas bukan merupakan keunggulan di antara kompetitor walau sebetulnya berselisih sekitar 2 cm saja. Dalam berkendara pun BR-V kurang memberikan sensasi duduk di sebuah mobil jangkung. Well, tak perlu banyak merengek soal LSUV Honda ini. Bila berminat juga bisa ditahan dulu lantaran boleh jadi sang penerus segera mengaspal.

Standar Keselamatan Tinggi – Toyota Rush

Prioritas utama akan keselamatan penumpang bakal dipenuhi oleh Toyota Rush. Bebas pilih varian, semua gendong perbekalan komprehensif. Mau itu menebus Rp 240,5 juta untuk tipe G M/T atau Rp 249,8 juta buat model bertransmisi otomatis. Tak ada salahnya juga melirik varian tertinggi TRD Sportivo seharga Rp 251,5 juta atau Rp 260,8 juta tergantung transmisi.

rush laku ribuan unit

Ya sebagai pengangkut penumpang, Rush memenuhi standar keselamatan dengan sangat baik. Tanpa membedakan kasta. Petunjuknya bisa dilihat saat memandang center stack. Terpasang indikator sabuk penumpang sebanyak tujuh titik lampu dan tambahan dua buzzer untuk bangku depan. Tujuh posisi duduk tersebut pun mengadopsi perlindungan perangkat tiga titik.

Apakah itu terdengar biasa saja? Coba teliti lagi berapa jumlah airbag dalam kabin. Total enam kantung udara tersembunyi untuk melindungi penumpang. Termasuk di dalamnya bantalan udara frontal, samping bangku depan, dan tirai jendela samping siap melindungi dari kerasnya hantaman. Belum lagi kalau membahas perlindungan selama perjalanan. Bukan sebatas ABS+EBD, pos jaga turut diramaikan oleh Vehicle Stability Control demi mencegah risiko selip saat bermanuver. Mejeng bersama asisten menanjak Hill-Start Assist.

Standar fitur tergolong cukup namun tidak impresif. Di luar, pendar LED ditugaskan menerangi ke jalan kala gelap berikut sebagai light guide. Turut ditemukan pula mejeng dalam visual lampu kombinasi belakang. Kendati begitu, smart entry di handle pintu baru tersedia untuk TRD sementara tipe G sebatas keyless dan tombol menyalakan mesin.

Head unit touchscreen tertanam di dasbor tipe G. Tersaji konektivitas eksternal melalui USB, Bluetooth, dan Aux berikut mirroring. Dapat dimanfaatkan juga sebagai penampil imaji kamera mundur. Selain itu, AC digital non otomatis terpasang di bawah sarana hiburan. Kalau mau lebih canggih, TRD siapkan pengatur suhu otomatis.

Urusan kekuatan memacu sama seperti kontestan lain. Rush tidak menjadi pemain paling bergairah sebab figur ekstraksi berada di batas moderat. Jantung mekanis 2NR-VE empat silinder 1.500 ss hanya mampu lecutkan 104 PS di 6.000 rpm. Tendangan torsi juga biasa saja, sebesar 136,3 Nm di 4.200 rpm. Seluruh putaran mesin kemudian ditransfer ke roda belakang lewat girboks manual lima percepatan atau otomatis konvensional 4-speed. (Krm/Tom)

Baca juga: Tertarik Diskon PPnBM 0 Persen Daihatsu Terios, Ini Rekomendasi Varian Paling Menarik

Ahmad Karim

Ahmad Karim

Ahmad Karim bergabung bersama OTO.com pada bulan September 2019. Sebelumnya ia pernah magang di Majalah Autocar Indonesia, kemudian banting setir bekerja di bank. Tapi dasarnya memang doyan otomotif, bank ia tinggalkan dan bergabung bersama OTO. Penampilannya yang unik dengan rambut kribo dan dandanan era Flower Generation, bikin Karim mudah dikenali. Sehari-hari ia mengandalkan transportasi umum untuk wara-wiri. Tapi di garasinya tersimpan sebuah BMW E30 rakitan 1989.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • MG 3 hev
    MG 3
    Rp 203,04 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Mitsubishi Xpander Hybrid hev
    Mitsubishi Xpander Hybrid
    Rp 405,5 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Rp 464,33 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Neta U ev
    Neta U
    Rp 463,76 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • CHERY TIGGO 4 PRO
    CHERY TIGGO 4 PRO
    Rp 457,02 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    04 Feb, 2026 .
  • HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
    HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
    04 Feb, 2026 .
  • KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
    KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
    19 Jan, 2026 .
  • PREDIKSI SPESIFIKASI NEW KIA CARENS 2026 BUAT PASAR INDONESIA
    PREDIKSI SPESIFIKASI NEW KIA CARENS 2026 BUAT PASAR INDONESIA
    19 Jan, 2026 .
  • TEST JETOUR T2 DI 2 ALAM BERBEDA
    TEST JETOUR T2 DI 2 ALAM BERBEDA
    07 Jan, 2026 .
  • COBAIN CHERY J6T PAKAI OBSTACKLE JALUR OFFROAD, BEGINI SENSASINYA!
    COBAIN CHERY J6T PAKAI OBSTACKLE JALUR OFFROAD, BEGINI SENSASINYA!
    30 Dec, 2025 .
  • FIRST DRIVE HONDA PRELUDE: DEFINISI SPORTSCAR RAMAH PAKAI
    FIRST DRIVE HONDA PRELUDE: DEFINISI SPORTSCAR RAMAH PAKAI
    30 Dec, 2025 .
  •  Veloz Hybrid EV Lintas Nusa (Eps 3): Menantang Batas, Sisir Jalur Magis Banyuwangi ke Gunung Bromo
    Veloz Hybrid EV Lintas Nusa (Eps 3): Menantang Batas, Sisir Jalur Magis Banyuwangi ke Gunung Bromo
    22 Dec, 2025 .
  • NEW TOYOTA VELOZ HYBRID: CEK KELENGKAPAN SEMUA VARIAN
    NEW TOYOTA VELOZ HYBRID: CEK KELENGKAPAN SEMUA VARIAN
    10 Dec, 2025 .
  • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID, BAWA STANDAR BARU MOBIL KELUARGA
    TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID, BAWA STANDAR BARU MOBIL KELUARGA
    10 Dec, 2025 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • IIMS 2026 Resmi Ditutup, Tahun Depan Punya Format Baru
    IIMS 2026 Resmi Ditutup, Tahun Depan Punya Format Baru
    Zenuar Yoga, Hari ini
  • Andalkan L8 dan E4, Lepas Mengedepankan Elegansi Personal
    Andalkan L8 dan E4, Lepas Mengedepankan Elegansi Personal
    Bangkit Jaya, Hari ini
  • IIMS 2026: NMAA Pamer Inspirasi Modifikasi Wuling Cortez Darion
    IIMS 2026: NMAA Pamer Inspirasi Modifikasi Wuling Cortez Darion
    Zenuar Yoga, 14 Feb, 2026
  • Tanggapi Insentif EV Impor Disetop, BYD Andalkan Inovasi dan Persiapan Produksi Lokal
    Tanggapi Insentif EV Impor Disetop, BYD Andalkan Inovasi dan Persiapan Produksi Lokal
    Setyo Adi, 14 Feb, 2026
  • Volkswagen Anugerahkan Pemenang Kontes Desain ID. Buzz x EKRAF
    Volkswagen Anugerahkan Pemenang Kontes Desain ID. Buzz x EKRAF
    Tomi Tomi, 13 Feb, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Denza Kenalkan B5 Sebagai SUV PHEV Canggih untuk Market Indonesia
    Denza Kenalkan B5 Sebagai SUV PHEV Canggih untuk Market Indonesia
    Anjar Leksana, 12 Feb, 2026
  • MG Masih Sediakan Benefit Pembelian Rp100 Juta dan Program Spesial di IIMS 2026
    MG Masih Sediakan Benefit Pembelian Rp100 Juta dan Program Spesial di IIMS 2026
    Anjar Leksana, 11 Feb, 2026
  • VinFast Ramaikan Mobil Listrik Keluarga Melalui Peluncuran VF MPV 7 di IIMS 2026
    VinFast Ramaikan Mobil Listrik Keluarga Melalui Peluncuran VF MPV 7 di IIMS 2026
    Anjar Leksana, 10 Feb, 2026
  • All New Toyota GR Corolla Transmisi Matik Diluncurkan di IIMS 2026 Menemani Tipe Manual
    All New Toyota GR Corolla Transmisi Matik Diluncurkan di IIMS 2026 Menemani Tipe Manual
    Anjar Leksana, 09 Feb, 2026
  • Daftar Harga Toyota Veloz Hybrid Resmi Diumumkan di IIMS 2026
    Daftar Harga Toyota Veloz Hybrid Resmi Diumumkan di IIMS 2026
    Anjar Leksana, 06 Feb, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
    Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
    Anjar Leksana, 06 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*