Nissan dan Mitsubishi Kerja Sama Bangun EV Mini di Jepang

Nissan dan Mitsubishi Kerja Sama Bangun EV Mini di Jepang

Nissan baru saja mengumumkan rencana tahun depan bersama Mitsubishi Motors Corp untuk memasarkan produk kendaraan mungil “Kei Car” di Jepang. Ini adalah kerja sama yang sudah berlangsung bahkan sebelum keduanya bergabung dalam aliansi Renault - Mitsubishi - Nissan yakni pada 2011 lalu.

Berada dalam satu perusahaan gabungan NMKV, baik Mitsubishi dan Nissan memiliki saham 50 persen di perusahaan yang mengkhususkan diri di kendaraan kecil. Total sudah ada 1,52 juta kendaraan yang terjual selama sepuluh tahun kerja sama tersebut. Kini, rencana terbaru yakni pada tahun depan keduanya akan mulai menjual mobil listrik mungil alias EV Kei Car. Rencananya produk tersebut akan mulai ditawarkan pada awal 2022.

Di Jepang, tren kendaraan listrik sudah lama meningkat. Kehadiran Kei Car dengan nol emisi ini dapat meningkatkan penjualan di segmen tersebut mengingat motor listrik menawarkan akselerasi instant, pengendaraan yang mulus dan kesenyapan kabin yang superior dibanding mesin konvensional. Teknologinya pun dikatakan akan beragam termasuk driver assistance technology yang terdiri dari beragam fitur.

Nissan Dayz Nissan Dayz

Meski belum ada info bentuk produk yang ditawarkan seperti apa, Nissan sudah membocorkan spesifikasi dan ukuran dimensi produk terbaru ini. Dimensinya memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.655 mm. Ukuran yang sama dengan Kei Car selama ini, yang menawarkan pengendalian mudah di tengah kepadatan kota di Jepang.

Soal tenaga, baterainya akan menggunakan kapasitas 20 kWh. Ukuran ini dianggap pas untuk sekedar berkegiatan di area perkotaan. Penggunaan listriknya pun cukup mudah dengan pengisian daya bisa di rumah dan dapat digunakan sebagai sumber daya listrik untuk kondisi darurat.

Jika dibandingkan dengan Nissan Leaf yang mengusung baterai sebesar 40 kWh dengan jarak tempuh hingga 300 kilometer, ukuran baterai produk kei car terbaru ini bisa jadi dapat menempuh setengahnya. Soal harga, Nissan memperkirakan produk baru ini akan dijual mulai 2 juta Yen.

Masih ada waktu untuk kedua pihak mempersiapkan produk kei car ramah lingkungan ini. Jika melihat produk-produk yang dihadirkan NVMK selama ini, kerap menjadi pilihan warga Jepang untuk berkegiatan.

Baca juga: Mobil Listrik Nissan Leaf Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp 649 Juta

Mitsubishi-ek-X Mitsubishi eK X

Selama 10 tahun bekerja sama tercatat beberapa model yang sudah dihadirkan NVMK. Pada Juni 2013 mereka memperkenalkan Nissan DAYZ dan Mitsubishi eK wagon dan eK custom. Berlanjut lagi di 2014 Dayz Roox dan eK space serta eK space custom.

Di 2019 mereka memperkenalkan Nissan Dayz terbaru serta Mitsubishi eK wagon dan eK cross. Terakhir pada 2020, NVMK memperkenalkan Nissan Roox dan Mitsubishi eK Space, serta eK cross space.

“NMKV menggabungkan semua hal terbaik dari Nissan dan Mitsubishi Motors untuk menciptakan kendaraan yang menarik bagi konsumen di Jepang, terutama kendaraan mini. Melihat ke depan, ketiga perusahaan akan menguatkan kerja sama, termasuk kapasitas pabrik dan kolaborasi untuk mempromosikan produk kendaraan yang lebih baik melalui kerja sama aliansi,” ucap Junichi Enda, Presiden NMKV dalam keterangannya.

Nissan sendiri sudah berencana untuk terus mengembangkan teknologi kendaraan listrik dan melebarkan lini EV mereka. Ini untuk mengejar target seluruh model kendaraan listrik di pasaran pada awal 2030 mendatang. (Sta/Raju)

Baca juga: Mau Beli LSUV, Periksa Dulu Perbandingan Mitsubishi Xpander Cross dengan Suzuki XL7

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil