• Wishlist

Nissan Ciptakan Material Insulasi Kabin Lebih Ringan dan Kedap

Nissan Ciptakan Material Insulasi Kabin Lebih Ringan dan Kedap

Kekedapan kabin merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kenyamanan mobil. Hal ini terkadang luput dari perhatian kebanyakan konsumen. Walau begitu, kondisi itu tak menghentikan Nissan mengembangkan material insulasi suara lebih inovatif. Yang terbaru adalah acoustic meta-material.


Material baru temuan Nissan untuk kekedapan kabin


Nissan dijadwalkan menunjukkan teknologi anyar ini lewat Consumer Electronics Show (CES) 2020 di Las Vegas, Amerika Serikat. Komponennya menarik, lantaran punya bentuk yang sederhana, bak sarang lebah. Kemudian di belakangnya ditutupi film plastik. Konfigurasinya dapat mengontrol vibrasi udara untuk membatasi transmisi frekuensi kebisingan di 500 sampai 1.200 hertz. Rentang frekuensi itu dihasilkan gesekan ban dengan jalan dan mesin yang bekerja. Sebagian besar gelombang dipantulkan, menyisakan sedikit masuk ke dalam. Kemampuan ini setara dengan papan karet berat yang biasa digunakan pabrikan untuk memastikan kekedapan kabin.


Baca Juga: Kaca Film ICE-μ dan Detailer System X Ceramic Protection Punya Workshop Dwifungsi Baru


Pabrikan asal Jepang ini sebenarnya telah mengembangkan meta-material sejak 2008 lalu. Tapi waktu itu, pengaplikasiannya relatif terbatas. Kebanyakan digunakan pada antena bersensitivitas tinggi untuk kebutuhan penelitian gelombang elektromagnetik. Seiring waktu, para teknisi melihat adanya penggunaan lain yang melibatkan gelombang suara. Ini pun berujung pada pembuatan acoustic meta-material.


Lantas apa perbedaannya? Diklaim acoustic meta-material punya bobot sangat ringan. Bahkan 75 persen atau hanya seperempat dari papan karet yang biasa digunakan. Bobot tentunya mempengaruhi banyak hal, seperti performa dan efisiensi mobil. Ini adalah hukum umum yang berlaku pada kendaraan. Semakin ringan tubuhnya, maka kedua kondisi di atas menjadi lebih baik.


bentuknya seperti sarang lebah


Mesin konvensional bertenaga bahan bakar fosil tak perlu mengeluarkan tenaga besar untuk memutar roda, akibat bobotnya yang lebih ringan. Alhasil, gas buang tereduksi. Berlaku juga bagi kendaraan elektrifikasi. Bobot menjadi musuh terbesar. Efek positif lain, daya jelajah bisa semakin jauh karena energi yang dikeluarkan lebih kecil.


Inovasi seperti ini mungkin terlihat mahal. Namun, seperti ditulis Carscoops (06/01), pembuatannya menghabiskan dana sama seperti papan karet. Bahkan bisa lebih murah sedikit. Tentu ini benefit tersendiri, karena harga mobil bisa tereduksi dari pengurangan biaya produksi komponen itu.


Lebih ringan dan tidak mahal diproduksi


Belum ada infomasi lebih lanjut, apakah bahan insulasi suara itu bakal disematkan ke model massal Nissan dalam waktu dekat. Perusahan yang beraliansi dengan Mitsubishi dan Renault itu baru memperlihatkannya terpasang pada mobil konsep Ariya. Sebuah crossover listrik yang dilengkapi berbagai fitur inovatif Nissan terbaru, tak hanya acoustic meta-material. Turut pula ProPilot 2.0 yang mengizinkan pengendalian secara otonom, lalu twin-motor all-wheel-control system dan Smart Route Planner. (Hfd/Tom)


Sumber: Carscoops


Baca Juga: Bikin Geger, Sony Pamerkan Mobil Listrik!

    • Overview
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Others
    • Kebijakan Privasi
    • S&K
    • Dapatkan di Google Play
    • Tersedia di App Store