Murah dan Kaya Fitur, Dapatkah Wuling Almaz RS Pro Bikin Ciut Honda CR-V Prestige?

Murah dan Kaya Fitur, Dapatkah Wuling Almaz RS Pro Bikin Ciut Honda CR-V Prestige?

Sebagai produk keluaran merek Tiongkok, Wuling Almaz menggebrak pasar lewat nilai berlebih atas nominal yang dibayarkan. Saat pertama ia mengaspal saja langsung menjadi alternatif lebih murah dari kebanyakan SUV medium. Bukan sebatas dimensi dan ruang, perbekalan fitur juga menjadi daya tarik utama.

Eksistensinya kini bahkan diperkuat oleh kedatangan varian baru Almaz RS. Tampil memikat lewat sederet fitur canggih nan kekinian yang boleh jadi belum bisa dinikmati dalam rentang harganya. Tetap tergolong relatif murah, model anyar ini dipasang label mulai Rp 355,8 juta – Rp 370,8 juta OTR Jakarta. Itu belum termasuk potongan sampai 30 April. Dengan diskon “subsidi”, ia didagangkan di rentang Rp 340,8 juta – Rp 354,8 juta.

Diketahui pada harga segitu, Almaz RS justru bisa bermain di ranah SUV tiga baris seharga setengah miliaran. Tak tanggung, tawarkan alternatif terjangkau dari Honda CR-V Prestige. Bahkan varian termahal RS Pro saja masih jauh di bawah CR-V Prestige berlabel Rp 577 juta. Jadi pertanyaan, sanggupkah ia membuat Honda CR-V trim tertinggi terlihat ciut?

Wuling Almaz RS

Adu ADAS

Hal yang membuat Wuling Almaz RS berada di lingkaran CR-V Prestige adalah keberadaan peranti bantuan berkendara aktif. Disebut Advanced Driving Assistance System (ADAS), terdapat asisten untuk meringankan sekaligus menambah keselamatan selama berkendara. Memang bukan hal baru, tapi keberadaan ADAS terbilang masih sangat mewah untuk saat ini.

Atas perbekalan itu, berkendara boleh jadi semakin nikmat dan tidak menjadi beban. Contoh pada cruise control, bukan sebatas menjaga laju konstan sebab tertanam fungsi adaptif. Dapat sekaligus menjaga jarak dengan kendaraan di hadapan. Pun pada Almaz RS Pro kemampuan mengekor ini mungkin terlaksana di kecepatan rendah hingga dalam kondisi stop & go. Juga dapat mengurangi kecepatan saat menghadapi tikungan.

Fungsi tadi sendiri termasuk dalam pengelompokan Adaptive Cruise. Termasuk di dalamnya Adaptive Cruise Control, Bend Cruise Assistance, Traffic Jam Assistance, dan Intelligent Cruise Assistance. Fasilitas ADAS tidak berhenti sampai di situ. Almaz mampu mengenali marka jalan sekaligus menjaga posisi dalam jalur berkat Lane Departure Warning dan Lane Keep Assistance. Bila terdeteksi mabal keluar jalur dapat memberikan peringatan sampai mengoreksi setir.

Risiko dampak atau terjadinya sundul depan juga bisa diminimalisir. Tugas ini diemban oleh perbekalan seperti Safe Distance Warning (SDW), Forward Collision Warning (FCW), Automatic Emergency Braking (AEB), Intelligent Hydraulic Braking Assistance (IHBA), dan Collision Mitigation System (CMS). Mulai dari peringatan jaga jarak sampai ke bantuan pengereman otomatis bisa terlaksana.

Perbekalan ADAS ini pun sebetulnya sudah dimiliki Honda Sensing bawaan CR-V Prestige. Misal cruise control adaptif berikut bantuan di kecepatan rendah berupa Adaptive Cruise Control (ACC) with Low Speed Follow. Selain itu, Lane Keeping Assist System (LKAS) dan Road Departure Mitigation (RDM) siap menjaga posisi mobil selalu dalam jalur. Tak ketinggalan paket mitigasi risiko tabrak depan lewat peringatan berikut inisiatif pengereman otomatis Collision Mitigation Brake System (CMBS).

Ya, boleh dibilang Almaz RS Pro tawarkan perbantuan aktif secanggih CR-V Prestige. Dari peringatan hingga tindakan korektif dapat terlaksana. Tapi perlu diingat, meski terdapat peranti sehebat ini, bukan berarti mobil bisa berjalan dengan sendirinya. Belum tentu pula sistem bekerja sesuai harapan. Tanggung jawab utama dalam menjaga keselamatan berada di tangan pengemudi sementara deretan fitur berperan sebagai penunjang.

New Honda CR-V 2021

Tawarkan Interaksi Modern Antara Pengguna dan Kendaraan

Revisi terakhir Honda CR-V suguhkan penyempurnaan interaksi antara pengguna dan kendaraan. Semakin terasa serbamudah dan modern saat dioperasikan. Sebut saja Remote Engine Start, perangkat kunci pintar dapat menyalakan mobil dari luar. Kemudian dipasang sensor kaki untuk membuka bagasi elektris. Sorotan lain adalah Walk Away Auto Lock. Ketika remote dibawa menjauh, mobil akan otomatis mengunci.

Kendati begitu, semua itu terasa tidak ada apa-apanya ketimbang teknologi bawaan Wuling. Ia gendong fitur Internet of Vehicle (IoV) dalam bagian Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE). Tersedia koneksi internet dari dalam mobil dan bisa terhubung ke ponsel pintar sebagai pusat pengendali sekaligus pengawasan.

Lewat gawai, Anda dapat menyiapkan mobil sebelum melakukan perjalanan. Mesin bisa dihidupkan berikut mengaktifkan AC. Tak tertinggal buka tutup jendela sampai mengunci pintu. Tapi tak hanya itu, tugas pemantauan jarak jauh pun mungkin terlaksana. Memberikan notifikasi saat keluar radius tertentu sekaligus memantau kemana ia pergi – merupakan bagian dari Vehicle Positioning dan Geo-Fencing.

Eksistensi IoV berlanjut hingga ke dalam sistem infotainment gambotnya. Tersaji layanan daring seperti navigasi, musik, dan Internet Messaging App yang didukung perintah suara berbahasa Indonesia WIND (Wuling Indonesian Command).

Jelas terasa begitu canggih dan sangat berpotensi memudahkan kegiatan komutasi. Oke, Honda belum menambahkan keseruan koneksi antara gawai dan mobil seperti WISE. Kendati begitu, ia tidak benar-benar ketinggalan zaman dalam hal kecanggihan konektivitas. Minimal untuk layanan online sudah tersaji dalam integrasi Android Auto dan Apple CarPlay. Mulai dari aplikasi music streaming online, peta navigasi, sampai asisten suara juga bisa dinikmati pengguna.

Wuling Almaz RS

Karakteristik Lain Bisa Disetarakan

Kedua SUV ini tawarkan akomodasi lapang untuk mengangkut hingga tujuh penumpang. Dari bacaan dimensi, kurang lebih sepantaran. Almaz RS mencatatkan pengukuran 4.655 x 1.835 x 1.760 mm (PxLxT) sementara CR-V 4.623 x 1.855 x 1.657 mm. Namun SUV Wuling tawarkan ruang kaki ekstra terutama di baris kedua lantaran memiliki wheelbase lebih panjang. Sampai 2.750 mm lawan figur 2.660 mm.

Dimensi segitu ditambah komposisi penggerak roda depan jadi resep utama pengangkut penumpang yang mumpuni. Ditambah pula aransemen kaki-kaki dengan prioritas kenyamanan. Almaz mengusung suspensi serupa CR-V. Di belakang terdapat ayunan independen dari sistem multi-link berpadu McPherson Strut di depan.

Bahkan bukan hanya itu, perbekalan fitur – selain sorotan unggulan di atas – juga bersaing. Cukup bisa mengikuti meski tidak sampai benar-benar setara. Misal permainan lampu LED, jok depan elektris, dan automatic climate control single zone. Jangan lupa dengan permainan panoramic sunroof Almaz RS. Diteliti mendetail, CR-V sedikit lebih komplet sebab terpasang AC otomatis dual zone, power back door plus sensor kaki, dan tentunya panoramic sunroof meski tidak sebesar Almaz.

Wuling Almaz Interior

Wuling Almaz Interior

Mekanikal Pacu

Dari sisi teknis pemacu, Almaz RS Pro terlihat wajar bila ikut bertarung di samping Honda CR-V. Sama-sama mengusung mesin empat silinder 1.500 cc turbo. Tak terlewatkan teknologi noken as ganda dan pengoperasian katup variabel. Penyaluran juga terdengar identik, memanfaatkan transmisi CVT ke roda depan.

Tapi jadi lain cerita kalau bicara ekstraksi kekuatan. Keluaran daya enjin Honda jauh lebih besar ketimbang milik Wuling. CR-V mampu lecutkan tenaga sampai 190 PS di 5.600 rpm dan menendangkan torsi hingga 240 Nm di 2.000 – 5.000 rpm. Output tenaga Wuling sendiri hanya 142 PS di 5.600 rpm. Tapi tidak langsung bisa dianggap remeh sebab torsinya lebih besar. Diklaim torehkan angka 250 Nm meski napas tarikan lebih pendek di rentang 1.600 – 3.600 rpm.

New Honda CR-V 2021

New Honda CR-V 2021

Bagaimana Soal Esensi Keselamatan?

Hingar bingar perbekalan modern ditambah karakteristik yang mirip CR-V memang boleh jadi membuat Almaz RS tampak menarik. Begitu pun dalam hal keselamatan. Selain penunjang seperti ADAS, basis perlindungan terbilang cukup mumpuni. Jelas bukan sebatas ABS+EBD, sudah didirikan pos jaga handling berupa Electronic Stability Control (ESC), Traction Control System (TCS), dan Hill Hold Control (HHC).

Tapi coba teliti lagi ke sisi mendasar yakni keselamatan pasif. Meski mungkin dirasa cukup untuk harga jual Almaz RS trim tertinggi, ia belum bisa benar-benar mengimbangi CR-V. Adalah airbag sebanyak empat titik saja, melindungi bagian frontal dan samping penumpang depan. Sementara itu, CR-V sudah dibekali kantung udara enam titik dengan ekstra curtain airbag sampai ke belakang.

Simpulan

Di atas kertas, Wuling Almaz RS Pro ibarat keju murah yang terasa nikmat. Tidak masalah dipilih ketika tebusan CR-V Prestige berada di luar bujet. Janjikan pengalaman fitur kelas atas nan hebat tanpa bikin kantong jebol. Sangat menarik apalagi diramaikan fungsi IoV.

Tapi mungkin semua itu tidak langsung membuat sang SUV Honda tampak ciut atau rendahan. Fitur jelas mutakhir dan bertenaga besar. Didukung kekuatan jaringan Honda di Tanah Air. Dengan titik harga berbeda, berbeda pula target pasarnya. Coba tanyakan ke diri sendiri, bila mampu meminang dan sanggup memelihara CR-V Prestige, apa mau melirik Almaz RS? (Krm/Raju)

Komparasi Wuling Almaz vs Honda CRV

Wuling Almaz
  • Rp 269,8 - Rp 345,8 Juta
Honda CRV
  • Rp 460,6 - Rp 540,5 Juta
Almaz vs CRV

Bandingkan & Rekomendasi