Mobil Bermesin Biasa Akan Dilarang Jalan Mulai Tahun 2030!

Mobil Bermesin Biasa Akan Dilarang Jalan Mulai Tahun 2030!

Entah berita baik atau berita buruk, tapi Uni Eropa akan melarang peredaran mobil baru bermesin pembakaran internal di negara-negara anggotanya, mulai tahun 2030.

Itu artinya, mobil-mobil yang akan dijual pada saat peraturan diberlakukan, secanggih apapun fiturnya kalau masih berbahan bakar minyak akan dilarang untuk menggunakan fasilitas jalan di sana. Meski demikian, pemilik kendaraan yang membeli mobil sebelum peraturan tersebut berlaku akan tetap bisa mengendarainya.

Peraturan ini telah disetujui oleh badan legislatif Jerman, Bundesrat. Meski belum mendapat persetujuan dari anggota Uni Eropa lainnya, namun sebagai negara dengan ekonomi paling kuat, Negeri Angela Merkel ini punya suara yang paling lantang di komisi Uni Eropa. Karena itu, pabrikan mobil akan terpaksa 'menggeser' produk mereka untuk memiliki sumber penggerak elektrik sepenuhnya, seperti yang telah dilakukan oleh Tesla.

TEsla model S

Imbasnya adalah, perubahan strategi besar-besaran. VW, contohnya, yang telah mencantumkan TOGETHER - Strategy 2025, menyatakan bahwa mereka akan fokus mengembangkan setidaknya 30 model mobil listrik. Namun di rencana jangka panjang itu juga disebutkan bahwa mereka masih akan membuat mobil dengan mesin konvensional, dan mengisi sebagian besar porto folio produknya dengan alasan mobil-mobil seperti ini masih akan memberikan pemasukan yang dominan di penjualan global.

Pabrikan lain, meski masih sangat berhati-hati, tapi sudah mulai memperkenalkan rencana pengembangan mobil listrik mereka. Porsche dengan Mission E, dan yang paling baru, Mercedes-Benz mengumumkan akan membuat Mercedes-AMG yang mengandalkan tenaga listrik.

Kesan hati-hati, atau setengah hati tadi sepertinya harus segera dirubah oleh para pabrikan, kalau negara-negara anggota Uni Eropa menyetujui peraturan tersebut. Hal itu juga bukan hal mustahil meski tidak mudah, untuk para pabrikan karena mereka memiliki visi mobil masa depan yang mengandalkan listrik. Hanya saja, pengembangan untuk dikomersikan yang biasanya membutuhkan waktu yang lama.

Dan sepertinya 'anginnya' memang menuju ke arah sana. Belanda dan Norwegia adalah contoh dari negera Eropa yang mendorong penjualan mobil-mobil EV (Electric Vehicle). Memang peraturan ini, sekali lagi belum final. Tapi ini adalah tamparan untuk para pabrikan mobil di dunia untuk segera menggenjot pengembangan dan penjualan mobil-mobil yang ramah lingkungan. Jangan hanya bisa berbicara sebatas mobil konsep saja.

Baca Juga: Tesla siapkan model pickup

Sumber: Motor1.com

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil