• Wishlist

10 Mobil Listrik dengan Daya Jelajah Terjauh, Tesla Mendominasi

10 Mobil Listrik dengan Daya Jelajah Terjauh, Tesla Mendominasi

Elektrifikasi adalah masa depan mobilitas. Namun, saat ini kendala terbesarnya adalah harga terbilang masih mahal, dan jangkauan terbatas. Lantaran belum banyak stasiun pengisian energi. Ditambah waktu charging yang masih lama, tak praktis. Pabrikan pun terus mengembangkannya, guna mengatasi kendala itu. Berikut 10 mobil listrik yang memiliki kemampuan jelajah terjauh sekarang ini.


Tesla Model S Long Range


tesla model s


Sedan listrik Tesla Model S varian jelajah jauh ini menduduki posisi pertama. Berkapasitas 5 penumpang, dalam sekali pemakaian baterai (penuh sampai habis) dapat dikendarai 600 km. Di lantainya terbenam baterai lithium-ion 100 kWh. Bila dihubungkan ke charger 240V, setidaknya butuh 12 jam untuk mengisi daya. Performanya tetap mumpuni, berkat motor elektrik ganda yang dipasangkan ke kedua gardan. Bila disamakan dengan mesin konvensional, setara 47,191 km per liter (kombinasi jalan perkotaan dan bebas hambatan). Soal fitur jangan ditanya, head unit misalnya. Berukuran masif, 17 inci yang juga bertindak sebagai pusat kontrol. Selain memutar hiburan, lewatnya pengguna bisa mengatur pendingin kabin atau jendela. Untuk memilikinya konsumen perlu mengeluarkan dana Rp 1,194 miliaran (harga dasar).


Tesla Model 3 Long Range


Tesla Model 3


Posisi kedua kembali dipegang Tesla dengan Model 3 Long Range. Dilego mulai Rp 738 jutaan, jangkauannya mencapai 531,08 km. Sisi performanya mengandalkan dua motor elektrik, yang melesatkannya dari 0 ke 100 kpj dalam 3,7 detik. Ini disuplai energi oleh lithium-ion 75 kWh yang ditempatkan di lantai mobil. Ini membuat pusat grafitasinya rendah, sehingga pengendalian lebih stabil. Baterai itu dapat di-charge selama 10 jam memakai perangkat 240V. Teknologi tersemat menyamai Model S, bahkan berkemampuan Autopilot. Urusan efisiensi lebih mantap. Setara 55,26 kpl (kombinasi).


Tesla Model X Long Range


Model X


Lagi-lagi Tesla menempatkan produknya di jajaran mobil listrik berdaya jelajah terjauh, lewat Model X Long Range. Berwujud SUV yang mengambil basis Model S, mobil ini bisa berkelana hingga 527,86 km. Tak hanya itu, daya angkutnya cukup untuk 7 penumpang. Yang membuatnya makin menarik adalah cara pintu terbuka. Untuk baris pertama normal saja seperti mobil umumnya, sementara penumpang belakang menggunakan Falcon-Wing. Ini bentuk modifikasi dari model Gull-Wing yang ikonik. Baterai lithium-ion yang digunakan berkapasitas 100 kWh yang membutuhkan charging selama 10 jam (nol sampai penuh). Dipatok Rp 1,319 miliaran, Model X Long Range menawarkan efisiensi 40,81 kpl. Publik Tanah Air bisa menikmatinya sebagai taksi premium.


Tesla Model Y


Tesla Model Y Side


Tesla tampaknya benar-benar memperhatikan kebutuhan konsumen. Ini dijawabnya lewat Model Y yang menduduki posisi keempat. Baterai Lithium-ion polymer 75 kWh yang dijejalkan dapat memberikan tenaga motor elektrik memutar roda sejauh 506,94 km. SUV crossover ini mirip Model X, tapi versi lebih kecilnya. Daya angkutnya juga sama, 7 penumpang. Soal akselerasi, tak diragukan. Posisi nol ke 100 kpj bisa disentuh dalam 3,5 detik, berkat motor elektrik ganda. Efisiensinya juga tinggi 51,4 kpl. Untuk bisa merasakannya, Model Y bisa dipinang dengan Rp 797 jutaan di negara asalnya.


Chevrolet Bolt EV


2019 Chevrolet Bolt EV


Chevrolet tak mau kalah menciptakan tunggangan ramah lingkungan andal. Bolt EV, hatchback listrik yang dapat dikemudikan sejauh 416,82 km dalam sekali charging. Berkat baterai lithium-ion 60 kWh. Memang tak sebesar Tesla, tapi sudah cukup. Motor elektrik yang ditenagainya dapat menyemburkan 202 PS dan torsi 360 Nm. Kombinasi itu sangat sesuai untuknya yang ditujukan sebagai tunggangan harian di perkotaan. Pengguna bisa menghemat pengeluaran, karena efisiensinya setara 50,16 kpl. Sayang, banderolnya masih tetap tinggi, yakni Rp 551 jutaan.


Hyundai Kona Electric


Hyundai Kona EV Guinness World Record


Merek asal Korea Selatan ini tak ingin ketinggalan. Kona yang merupakan crossover ditransformasi menjadi model elektrik. Performanya beda tipis dengan Bolt EV. Tenaga tertingginya 201 PS dengan torsi 394,5 Nm. Setelan segitu untuk mendorong tubuhnya yang memang agak berat. Walau begitu, mobil ini dapat melaju sampai 415,21 km berkat lithium-ion 64 kWh yang membutuhkan 9,5 jam charging. Dijual dengan harga Rp 563 jutaan, unit berkapasitas 5 penumpang ini punya efisiensi 51,01 kpl (kombinasi perkotaan dan jalan bebas hambatan).


Kia Niro EV


Kia Niro EV


Bersama Hyundai, Kia yang juga berasal dari Korea Selatan menyajikan model elektrik dengan daya jelajah tinggi. Niro EV hadir dengan baterai berkapasitas 64 kWh. Spesifikasinya sama seperti Kona Electric, bahkan tenaga dan torsi maksimumnya. Namun, kemampuan berkelanannya lebih pendek, 384,63 km dengan waktu pengisian baterai 9,5 jam hingga penuh. Dilego Rp 591 jutaan, beragam fitur disematkan untuk menunjang kenyamanan mengemudi, seperti cruise control dengan fungsi stop&go, layar 7 inci berkoneksi UVO. Ditambah efisiensi 47,61 kpl yang membuat pemiliknya tetap hemat.


Jaguar I-Pace


jaguar i-pace


I-Pace menjadi crossover terkecil yang pernah diproduksi Jaguar. Unit ini juga menjadi model perdana yang menganut teknologi elektrifikasi. Sebagai produsen mobil premium dan performa, SUV ini punya spesifikasi kelas kakap. Motor elektrik ganda dapat menciptakan 399 PS dan torsi 694,1 Nm. Semua tertanam di balik desain yang atraktif dan sangat bercirikan Jaguar. Ditawarkan mulai Rp 1,042 miliaran, I-Pace mengusung baterai lithium-ion 90 kWh yang mengizinkannya berkendara 376,58 km. Sayang pengisian daya dengan charging 240V masih terbilang lama, 129 menit. Serta efisiensi yang tak besar, cuma 32,31 kpl. Tapi semua itu terbayar oleh keseruan berkendara yang tinggi.


Nissan Leaf Plus


2020 Nissan Leaf rear


Nissan Leaf hadir dalam dua opsi, Standard merupakan versi dasar dan Plus yang punya jangkauan lebih jauh. Sekali mengisi penuh, mobil bisa dikemudikan hingga 363,71 km. Mobil seharga Rp 575 jutaan ini disematkan baterai 62 kWh litihium-ion. Listrik diubah motor listrik menjadi tenaga yang setara 216,9 PS dan momen puntir 338,9 Nm, dengan efisiensi 45,9 kpl (kombinasi perkotaan dan jalan bebas hambatan). Inovasi pintar juga dimilikinya, seperti e-Pedal yang menyatukan fungsi gas dan rem. Kemudian ProPilot sebagai teknologi otonom.


Porsche Taycan


Pengisian listrik Porsche Taycan


Dengan harga Rp 2,24 miliar, penggemar Porsche bakal mendapatkan mobil listrik powerful. Taycan memang dirancang agar memiliki kemampun layaknya model konvensional pabrikan asal Jerman itu. Bahkan penggunaan tenaga listrik membuatnya lebih galak, terutama dari segi torsi. Daya dorongnya 679 PS dengan momen puntir 848 Nm. Ini selaras juga dengan kemampuan jelajah yang mencapai 323,478 km. Win-win solution bagi para konsumen. Ditunjang lithium-ion 93,4 kWh yang discharging 9 jam sampai penuh. Minusnya tentu efisiensi yang hanya 29,33 kpl. Tapi itu masih terbilang hemat dibanding, model sport konvensional. (Hfd/Odi)


Baca Juga: Pilihan LCGC untuk Menyesuaikan Kebutuhan Komutasi Pasca Pandemi