Kerja Sama Indonesia Korea, Incar Rantai Pasokan Baterai Kendaraan Listrik

Kerja Sama Indonesia Korea, Incar Rantai Pasokan Baterai Kendaraan Listrik

Indonesia tengah berupaya untuk terus meningkatkan nilai jual produk olahannya guna diekspor ke berbagai negara. Salah satunya adalah menggali potensi produksi baterai listrik untuk kendaraan listrik yang kini tengah merangkak naik penggunaannya di berbagai negara.

KEY TAKEAWAYS

  • Forum Bisnis Indonesia - Korea mengeksplorasi berbagai area kerjasama yang potensial

    Antara lain di sektor baterai, kimia, baja, kesehatan dan energi
  • Pada Juli 2021 lalu, Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution membangun pabrik sel baterai kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) di Indonesia

    Pabrik dibangun di atas tanah 330.000 meter persegi dan ditargetkan selesai pada semester pertama 2023
  • Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia lewat Forum Bisnis Indonesia - Korea mengeksplorasi berbagai area kerjasama yang potensial untuk dikembangkan dalam konteks supply dan value chain. Beberapa diantaranya adalah sektor baterai, kimia, baja, kesehatan dan energi.

    Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Koordinator Bidang Maritim, Investasi dan Luar Negeri Shinta W. Kamdani mengungkapkan kerja sama tersebut sangat prospektif lantasan Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia sementara Korsel merupakan salah satu negara manufaktur baterai listrik terbesar.

    "Ini menciptakan peluang bagi kedua negara untuk bekerjasama mengembangkan industri baterai, khususnya baterai kendaraan listrik yang terus tumbuh permintaannya di dunia seiring dengan transisi ekonomi hijau," ucap Shinta dalam keterangannya, Rabu (23/2/2022).

    Shinta juga mengungkapkan potensi kerja sama juga ada di supply chain manufaktur yang lebih luas antara Indonesia dan Korea di sektor manufaktur kendaraan bermotor, produk permesinan dan produk elektronik beserta dengan komponen dan suku cadangnya. Beberapa perusahaan Korea seperti Posco dan Lotte, telah menjadi investor besar di Indonesia di sektor besi baja dan industri kimia.

    Di sisi lain, Indonesia memiliki ekspor produk manufaktur utama seperti ekspor produk dan komponen kendaraan bermotor, permesinan dan produk elektronik, yang meski sangat kompetitif namun belum memiliki diversifikasi supply chain yang memadai di dalam negeri untuk menjaga stabilitas kinerja ekspor. Ini menciptakan peluang bagi pelaku usaha Indonesia dan Korea untuk menciptakan industri intermediary goods untuk produk dari hulu baja dan petrokimia yang sudah diinvestasikan oleh pelaku usaha Korea di Indonesia.

    Dalam forum ini juga disebutkan potensi pada industri kesehatan, juga usaha kecil menengah lainnya. Ini termasuk sektor ekonomi kreatif dan digital ekonomi khususnya seperti comic animation, online game, perfilman, sektor jasa profesional, industri strategis seperti otomotif, perkapalan, dan pesawat terbang serta industri lainnya.

    "Reformasi ini dicanangkan oleh pemerintah Indonesia dan akan menjadi ladang potensi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku bisnis Korea untuk meningkatkan business presence nya pada industri ini," ucap Shinta.

    Baca juga: Jokowi Sebut Ekosistem Baterai Swap Menstimulasi Minat Pengguna Motor Listrik

    Dalam Forum Bisnis Indonesia-Korea, Shinta selaku wakil ketua umum KADIN menandatangani nota kesepahaman dengan Executive Vice Chairman Korean Chambers of Commerce & Industry (KCCI), Taehee Woo di bidang pengembangan sumber daya manusia yang dinilai menjadi salah satu faktor keberhasilan kerja sama antara dua negara.

    Kerja sama ekonomi bisnis antara Indonesia dan Korea terbuka lebar. Data ekspor dan impor pada 2020 mencatatkan defisit bagi Indonesia sebesar 341 juta dollar US dengan nilai ekspor Indonesia ke Korea sebesar 6,5 juta dollar US dan nilai total ekspor Korea ke Indonesia sebesar 6,8 juta dollar US. Data ini menunjukkan indikasi kuat bahwa potensi kerja sama bisnis dan ekonomi, khususnya pembentukan value & supply chain di antara dua negara perlu digali lebih dalam agar lebih seimbang dan lebih menguntungkan bagi kedua negara.

    Sebelumnya pada Juli 2021 lalu, Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan pemerintah Indonesia untuk mendirikan joint venture yang membangun pabrik sel baterai kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) di Indonesia. Pabrik baru ini akan dibangun di atas sebidang tanah seluas 330.000 meter persegi dengan rencana pembangunan pabrik akan diselesaikan pada semester pertama 2023.

    Rencana berikutnya, pabrik akan memulai produksi massal sel baterai pada semester awal tahun 2024 mendatang. Diharapkan saat beroperasi penuh, fasilitas ini dapat memproduksi 10Gwh sel baterai lithium-ion dengan bahan katoda NCMA (nikel, kobalt, mangan, aluminium) setiap tahunnya dan akan meningkat menjadi 30 GHh di masa mendatang. Jumlah tersebut dapat diibaratkan untuk memenuhi kebutuhan 150.000 unit kendaraan bertenaga baterai.

    Sel baterai yang diproduksi di pabrik Karawang ini rencananya akan digunakan pada model kendaraan listrik milik Hyundai motor dan Kia yang dibangun di atas platform khusus BEV dari Hyundai Motor Group yakni Electric-Global Modular Platform. Pabrik ini akan membantu Hyundai dan Kia memproduksi kendaraan dengan efisien, performa dan keamanan tingkat tinggi dengan cara memasok sel baterai yang dioptimalkan untuk berbagai model BEV kedua merek otomotif tersebut.

    Pemerintah Indonesia setuju untuk menawarkan berbagai insentif dan dukungan demi turut mendukung stabilitas dari sisi operasional pabrik tersebut. Kehadiran pabrik ini juga menjadi strategi pemerintah untuk keluar dari jebakan negara pengekspor bahan mentah dan melepaskan ketergantungan dari produk impor yang akhirnya memberikan peningkatan nilai tambah ekonomi yang semakin tinggi.Indonesia diketahui memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Potensi ini digambarkan dalam tiga sampai empat tahun ke depan menjadikan Indonesia berada di jajaran depan produsen utama produk-produk barang jadi berbasis nikel. (Sta/Raju)

    Baca juga: Jokowi Bidik 2 Juta Kendaraan Listrik Digunakan Masyarakat Indonesia di 2025

     

    Setyo Adi Nugroho

    Setyo Adi Nugroho

    Pemuda asal Yogyakarta yang gemar fotografi dan dunia otomotif. Adi, begitu ia disapa, sudah cukup lama berkecimpung di jurnalisme. Khususnya otomotif. Salah satu poin paling menarik dari dirinya, sang bapak mengoleksi motor Honda Supra. Berlanjut sampai dirinya yang tetap setia menggunakan moped atau motor bebek Honda Supra di tengah terpaan gelombang skutik.

    Baca Bio Penuh

    Jual mobil anda dengan harga terbaik

    Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
    Listing gratis Listing gratis
    Daftarkan mobil Anda

    IIMS 2026

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita
    • Artikel feature

    Mobil Pilihan

    • Yang Akan Datang
    • BYD Atto 4 ev
      BYD Atto 4
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Denza B5
      BYD Denza B5
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • Geely Star Wish ev
      Geely Star Wish
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Yangwang U8 phev
      BYD Yangwang U8
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Denza Z9 GT ev
      BYD Denza Z9 GT
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

    Video Mobil Terbaru di Oto

    Oto
    •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
      ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
      10 Apr, 2026 .
    • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
      PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
      01 Apr, 2026 .
    •  ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
      ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
      01 Apr, 2026 .
    •  ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
      ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
      24 Mar, 2026 .
    • LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
      LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
      24 Mar, 2026 .
    • ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
      ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
      06 Mar, 2026 .
    • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
      INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
      11 Feb, 2026 .
    • GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
      GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
      04 Feb, 2026 .
    • HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
      HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
      04 Feb, 2026 .
    • KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
      KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
      19 Jan, 2026 .
    Tonton Video Mobil

    Artikel Mobil dari Carvaganza

    • Cari City Car Listrik Mungil Buat Perkotaan? Ini 5 Model Yang Pas
      Cari City Car Listrik Mungil Buat Perkotaan? Ini 5 Model Yang Pas
      Zenuar Yoga, Hari ini
    • Honda Prelude Sabet Red Dot Design Award 2026
      Honda Prelude Sabet Red Dot Design Award 2026
      Anjar Leksana, Hari ini
    • Kenapa Cina Punya Begitu Banyak Brand Mobil?
      Kenapa Cina Punya Begitu Banyak Brand Mobil?
      Eka Zulkarnain H, Hari ini
    • Brand Premium Exeed EX7 Terapkan Teknologi Pengereman Revolusioner
      Brand Premium Exeed EX7 Terapkan Teknologi Pengereman Revolusioner
      Anjar Leksana, Hari ini
    • Toyota Gazoo Racing Sabet Podium Juara di Kejurnas Reli
      Toyota Gazoo Racing Sabet Podium Juara di Kejurnas Reli
      Eka Zulkarnain H, 14 Apr, 2026

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature
    • Chery QQ3 EV Jadi Mobil Listrik Terjangkau, Harga Setara LCGC
      Chery QQ3 EV Jadi Mobil Listrik Terjangkau, Harga Setara LCGC
      Anjar Leksana, Hari ini
    • Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
      Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
      Anindiyo Pradhono, 14 Apr, 2026
    • Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
      Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
      Anjar Leksana, 13 Apr, 2026
    • Ini Alasan Baterai Toyota Veloz Hybrid EV Tidak Dapat Dicas Sampai Penuh
      Ini Alasan Baterai Toyota Veloz Hybrid EV Tidak Dapat Dicas Sampai Penuh
      Anjar Leksana, 10 Apr, 2026
    • GAC Aion N60, Kompak EV SUV Keren yang Segera Meluncur di Tiongkok
      GAC Aion N60, Kompak EV SUV Keren yang Segera Meluncur di Tiongkok
      Anjar Leksana, 07 Apr, 2026
    • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
      Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
      Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
    • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Anjar Leksana, 29 Des, 2025
    • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Setyo Adi, 12 Agu, 2025
    • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Setyo Adi, 04 Des, 2024
    • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Setyo Adi, 20 Sep, 2024
    • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Setyo Adi, 01 Sep, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      Setyo Adi, 24 Jun, 2025
    • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Alvando Noya, 13 Jun, 2025
    • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
    • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
    • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Setyo Adi, 08 Sep, 2025
    • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
    • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      Setyo Adi, 04 Agu, 2025

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*