Tata Nano GenX, Kapan Masuk ke Indonesia?
JAKARTA: Setelah Suzuki Karimun Wagon R di Indonesia mendapatkan transimisi otomatis model AMT, ternyata tren transmisi matik murah ini berlanjut ke mobil-mobil murah lainnya yang ada di India. Salah satunya adalah Tata Nano GenX, yang telah dilengkapi dengan teknologi AMT besutan Magneti Marelli. Mobil mungil andalan Tata Motors ini baru saja memulai debut perdananya pada tanggal 19 Mei 2015 yang lalu di India. berdasarkan kabar yang beredar, GenX teranyar tersebut langsung menjadi ‘buruan’ para konsumen di Negeri Hindustan tersebut.
Hanya dalam waktu sebulan setelah peluncurannya, angka penjualan Tata Nano GenX sudah sangat menggiurkan. Dikutip dari Rushlane, Selasa (23/06/2015), pemesanan kendaraan yang menyandang predikat mobil termurah sejagat raya ini telah mencapai 3.000 unit. Hal ini cukup menakjubkan jika mengingat bahwa GenX sempat mendapatkan berbagai kritik yang kurang sedap dari beberapa kalangan otomotif. Adapun sejumlah kalangan mengkhawatirkan kehadiran mobil mungil ini akan berdampak buruk pada lingkungan, terutama di negara dengan standar emisi yang buruk. Kehadiran mobil ini juga dikhawatirkan akan memperparah kemacetan. Bahkan, ada kecurigaan harga yang super murah itu diperoleh dari penurunan standar kualitas dan keamanan mobil.
Kendati demikian, ternyata berbagai kritikan ‘pedas’ tersebut tampaknya tidak memberikan dampak yang signifikan pada pangsa pasar Tata Nano. Buktinya, ketimbang kritik, para konsumen yang lebih ‘luluh’ dengan berbagai promo yang ditawarkan oleh Tata Nano. Kabarnya, tingginya angka penjualan Nano GenX rupanya dipengaruhi oleh promo pemesanan yang ditawarkan oleh perusahaan. Sebanyak 20 pembeli yang beruntung akan diajak ke pabrik Tata Motors di Sanand untuk menyaksikan proses produksi mobil yang bisa dipesan langsung dari jalur perakitannya. Tata Motor juga telah mengklaim bahwa pihaknya telah melakukan pengiriman sebanyak 1.000 unit GenX kepada konsumen. Sisanya, 2000 unit akan dikirim dalam waktu dekat. Adapun dari 3000 unit yang terjual, lebih dari setengahnya adalah varian GenX bertransmisi matik AMT. “Dari 3000 unit yang terpesan, yang terpesan 70 persennya bertransmisi AMT. Untuk tipe AMT masa indennya selama 6 minggu sementara manual hanya dua minggu,” ujar Mayank Pareek, selaku Head of Tata Motors Passanger Vehicle Unit.
Sebagai informasi, Tata Nano GenX merupakan generasi terbaru dari keluarga Nano. Model teranyr ini telah mengalami revisi desain eksterior yang lebih baik serta modifikasi jantung pacu yang lebih mumpuni. Mobil mungil ini mengusung mesin twin-cylinder bekapasitas 624 cc yang menghasilkan tenaga hingga 38,19 PS pada 5.500 rpm dan torsi 51 Nm torsi pada 4.000 rpm
Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2008 silam, mobil yang digadang-gadang sebagai mobil termurah di dunia ini, sebenarnya tidaklah memberikan hasil yang terlalu baik untuk Tata, penjualannya jauh dibawah ekspektasi pada awal peluncurannya. Ketika itu, Tata Nano juga gagal diperkenalkan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Padahal, Tata Indonesia pernah melakukan studi dan kajian pasar untuk mobil ini di Indonesia. Namun, merujuk pada prestasi yang diraih oleh varian tertingginya, GenX, akankah mobil ini menyapa publik di Indonesia yang rata-rata juga merupakan konsumen kelas menengah atas? Kita tunggu kabar dari Tata Indonesia!
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Terbaru di Oto
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature