jakarta-selatan

GIIAS 2017: Adu MPV Besar, Hyundai H-1 vs Kia Grand Sedona

  • 15 Agt, 2017
  • 7675 Kali Dilihat

Dua brand Korea Selatan, Hyundai dan KIA, sama-sama memamerkan MPV besar di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Bedanya Hyundai H-1 facelift, tampil perdana di pameran tahun ini. Sementara KIA Grand Sedona sudah lebih dulu di perhelatan otomotif terakbar, tahun lalu.


Apa kelebihan dan kekurangan dua mobil keluarga itu? Kendaraan mana yang terbaik? Supaya jawaban yang kami kemukakan lebih akurat, kami berusaha membandingkan varian tertinggi dari masing-masing merek. H-1 Royale vs Grand Sedona Ultimate. Simak bahasan berikut:


Desain


GIIAS-2017-2nd-Hyundai-H1 (1)-003


H-1 Royale tampil mewah dengan grille vertikal baru bersepuh krom. Aksen krom juga terlihat di bemper depan, belakang dan pintu bagasi untuk mempermanis sosoknya. Peleknya tidak kalah keren, menggunakan ukuran 18 inci, memakai desain warna kombinasi hitam dan krom.


Kabin Hyundai dibekali kursi tiga baris. Di baris kedua menggunakan ottoman seat (captain seat yang dilengkapi sandaran kaki). Dilengkapi pula monitor LCD di atapnya untuk semakin memanjakan penumpang baris kedua. Kenyamanan kabin, ditunjang kemunculan multicolor ambient light yang membuat suasana lebih rileks.


GIIAS 2017 Kia Grand Sedona (3)


Grand Sedona Ultimate, kabinnya terdiri dari empat baris kursi, sehingga mampu memuat penumpang lebih banyak, sampai 11 orang. Jok mobil KIA memang belum dilapis kulit seperti Hyundai, namun terdapat anti-pollution YES yang diklaim mudah dibersihkan bila terkena kotoran.


Sementara untuk eksteriornya tampil dinamis, dengan dimensi memanjang dari depan ke belakang. Aksen krom juga tidak terlalu banyak dan garis-garis tubuhnya lebih tegas dibanding H-1, maka ada sedikit kesan sportif yang terpancar dari tampilannya. Hal ini semakin ditunjang dengan desain tajam pada lampu depannya.


Fitur


kabin lapang H-1


Baik Grand Sedona dan H-1, sama-sama dibekali pintu geser ganda di kanan dan kiri bodinya (dual power sliding door), memudahkan keluar masuk penumpang. Khusus untuk Hyundai, head unitnya sudah menggunakan layar sentuh yang mampu terkoneksi DVD, radio dan smartphone via bluetooth. Dilengkapi pula eagle's eye view dengan empat kamera, berfungsi menampilkan kondisi sekitar mobil untuk memudahkan parkir atau saat berkendara melewati gang sempit.


Dalam hal keselamatan, H-1 Royale mengaplikasikan dual airbag untuk pengemudi dan penumpang di baris pertama. Grand Sedona Ultimate lebih komprehensif, karena memiliki enam airbag yang bisa melindungi seluruh penumpang di dalam kabin. Sistem pengereman anti-lock braking system (ABS) sudah melekat di keduanya, mampu mencegah roda terkunci saat dilakukan pengereman mendadak.


Sedona memiliki tiga baris kursi


Sebagai fitur kenyamanan, Kia belum membekali kendaraannya dengan "head unit layar sentuh". Biar begitu ada kelebihan yang tidak dimiliki H-1, lewat penyematan dual sunroof untuk membuat kesan kabin lebih lapang, start and stop engine button agar mengaktifkan mesin semakin mudah dan sistem audio dari Harman yang siap memanjakan telinga Anda.


Mesin


Jantung mekanis Grand Sedona berkapasitas 3.342 cc berkonfigurasi V6, berbahan bakar bensin. Mesin itu mampu memuntahkan torsi puncak 317,73 Nm pada 5.200 rpm dan tenaga maksimal yang sangat hebat, mencapai 270 PS pada 6.400 rpm. Sistem transmisinya menggunakan otomatis 6-percepatan. Depot daya ini cocok untuk Anda yang menginginkan kemampuan berlari yang lebih baik.


Sementara Hyundai H-1 Royale tersedia dalam pilihan mesin diesel dengan kapasitas lebih kecil, 2.497 cc CRDI VGT (diesel). Keunggulannya memiliki torsi puncak gila mencapai 441 Nm pada 2.200-2.250 rpm dan tenaga maksimal 170 PS pada 3.600 rpm. Sistem transmisinya otomatis 5-percepatan shiftronic. Bila Anda menginginkan mesin tangguh untuk tanjakan dan membawa beban berat, pilihlah kendaraan ini. Mesin diesel pun dikenal lebih irit dari bensin, walau Hyundai tidak menyebutkan data pasti konsumsi bahan bakarnya.


Menariknya lagi, Hyundai punya opsi lain untuk konsumen, memakai mesin Theta II 2.359 cc (bensin). Hanya saja performanya bukan lawan dari KIA Grand Sedona, karena torsi puncaknya cuma 227 Nm pada 4.200 rpm dan tenaga maksimalnya 175 PS pada 6.000 rpm. Padananya, sistem transmisi otomatis 4-percepatan.


Harga


Dalam hal banderol, KIA mematok Grand Sedona Ultimate dengan harga Rp 555,5 juta (OTR Jakarta). Tidak ada varian lain untuk mobil ini. Sementara H-1 Royale memiliki banderol beragam. Khusus varian diesel, harganya mulai Rp 583 juta (OTR Jakarta) dan, diesel LTD Rp 594,5 juta. Lalu Royale mesin bensin mulai Rp 527,5 juta (OTR Jakarta) dan bensin LTD Rp 539 juta (OTR Jakarta). Beda LTD dan standar, terdapat pada fitur eagle's eye view saja.


Baca Juga: Unjuk Gigi 6 SUV Terbaru

Komparasi H1 (2017-2018) vs Grand Sedona

Hyundai H1 (2017-2018)
Rp 427 - Rp 583 Juta
VS
KIA Grand Sedona
Rp 503 - Rp 599 Juta
  • Tempat Duduk
  • Mesin
  • Tenaga
H1 (2017-2018) vs Grand Sedona
kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Mobil Terbaru di Oto
  • DFSK Glory 560 | Road Test | Menembus...
    • 20 Sep, 2019
    •  
  • Daihatsu Sigra 2019 | First Impression | Naik...
    • 17 Sep, 2019
    •  
  • Toyota Calya 2019 | First Impression | Apa...
    • 17 Sep, 2019
    •  
  • Toyota Corolla Altis | First Impression | Punya...
    • 13 Sep, 2019
    •  
  • Wuling E100 | First drive | Seperti Apa...
    • 11 Sep, 2019
    •  
  • Suzuki XL7 | News | Ini Wujud Ertiga...
    • 11 Sep, 2019
    •  

Mobil Populer

  • Populer
  • Komparasi