• Wishlist

DongFeng Sokon Memulai Perjalanannya Dari Cikande

DongFeng Sokon Memulai Perjalanannya Dari Cikande

Pasar mobil Indonesia, amat menggiurkan produsen Cina. Penjualan yang menembus lebih dari sejuta unit per tahun, jadi magnet untuk memasarkan mobil mereka. Selain Wuling Motors, kini ada produsen Cina lain yang bertandang, DongFeng Sokon (DFSK).

Bahkan, diam-diam DFSK sudah membangun pabrik. Tepatnya ada di Modern Cikande Industrial Estate, Serang, Banten berdiri di atas lahan seluas 8 hektar. Namun menurut Dandra Aryundy Koesoemo, Sales Manager PT Sokonindo Automobile, tidak menutup kemungkinan, luas pabriknya terus ditambah seiring pertumbuhan pasar.

Pabrik Cikande DongFeng Sokon DFSK (2)
Pabrik Mobil DFSK di Cikande

Saat ini pabrik DFSK sudah beroperasi, namun sementara yang diproduksi baru kendaraan niaga. Mobil yang diproduksi, pick up Super Cab. Mobil ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen mobil pick up di Indonesia. Dimensinya diklaim yang terbesar di Indonesia dan disebut DFSK cocok untuk dijadikan mitra terbaik untuk berbagai jenis usaha, seperti pertanian dan berbagai industri kecil sampai menengah.

Kendaraan niaga mereka, baru saja diperkenalkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 yang baru saja berakhir pekan lalu. Dan produk pertama DFSK bakal bersaing dengan kendaraan niaga dari Tata Motors, Daihatsu, Mitsubishi, Suzuki dan lainnya.

Mobil baru dari China

"Kapasitas pabrik kami maksimal bisa mencapai 50 ribu unit pertahun, tapi saat ini belum maksimal. Untuk produksi yang ada, saat ini sesuai dengan rencana sekitar 8.000 unit per tahun," terang Dandra.

Meski kemampuan produksinya belum maksimal, namun Dandra menyebut saat ini pabriknya mempekerjakan 350 karyawan untuk memproduksi kendaraan niaga. Sejauh ini, nilai investasi yang ditanam DFSK mencapai US$ 100 juta. Mereka berencana menambah jajaran line up produksinya hingga ke kendaraan penumpang.

Glory 580 (1)
DFSK Glory 580 yang tampil di GIIAS 2017

DFSK sudah menyiapkan Sport Utility Vehicle (SUV) bernama Glory 580. Mobil ini diluncurkan di pasar otomotif Tanah Air tahun depan. Dandra enggan memberikan informasi berapa banyak mobil yang digadang jadi pesaing Honda CR-V itu, akan diproduksi di pabriknya dalam setahun. Meski begitu, ia membocorkan nantinya Glory 580 menawarkan dua pilihan mesin.

Pertama, mesin bensin berkapasitas 1,5 liter yang dilengkapi turbo. Mesin ini disebut dapat menghasilkan tenaga hingga 170 PS. Tipe ini tersedia dalam dua pilihan transmisi, yakni manual 5-speed dan otomatis CVT (Continuous Variable Transmission). Tipe yang kedua menggunakan mesin bensin berkapasitas 1,8 liter. Tapi tipe ini hanya tersedia dalam pilihan transmisi manual saja.

"Produk SUV kami juga diproduksi di pabrik yang ada di Cikande. Kami memperluas pabrik hingga total lahan mencapai 20 hektar. Di situ nanti dibangun arena test drive serta service center. Ini untuk menunjukkan keseriusan," tambah Dandra.

Di Cina, DFSK bukanlah produsen mobil yang bisa dipandang sebelah mata. Mereka memiliki jajaran produk yang lengkap, mulai dari mini commercial vehicles, MPV hingga SUV. Penjualan mobil-mobilnya sudah melebihi 3 juta unit dan diekspor ke lebih dari 70 negara di Eropa, Amerika Latin dan Asia.

Baca juga: Adu Spesifikasi Honda CR-V Vs Dongfeng Glory 580