jakarta-selatan

BMW M8, Grand Tourer Hasil Racikan M Division Akhirnya Mengaspal

  • 10 Jun, 2019
  • 839 Kali Dilihat

Baru saja publik Tanah Air kedatangan BMW 8 Series generasi kedua, versi M-nya sudah mendebut di tanah kelahirannya. Inilah 8 Series pertama menyandang nama M murni. Varian dijual di sini, M850i, juga menyandang huruf sakral M Division. Tapi levelnya jelas berbeda. Fakta menarik, ini juga menjadi BMW M8 pertama. Belum pernah ada nama M8 di lini 8 Series sejak generasi sebelumnya.



Setidaknya, untuk model produksi massal yang dijual di pasaran. Sempat ada M8 era 90an silam yang keberadaannya melegenda sampai sekarang. Karena model dibuat hanya sebatas prototipe tanpa pernah masuk jalur produksi. Padahal, mobil ini dirancang untuk melawan Ferrari. Daya mesinnya mencapai 558 PS dari konfigurasi V12 5,6-liter. Sayang resesi ekonomi dunia pada 1990an, membuat BMW urung mewujudkan M8.


Tentu saja BMW M8 G15 amatlah spesial dan ditunggu kalangan maniak BMW M. Bahkan versi Competition turut diluncurkan. Mengesankan sebuah mobil yang dirancang siap melibas panasnya aspal sirkuit selain kodrat sebagai grand tourer. Dua model bodi pun tersedia, Coupe dan Convertible. Harganya mulai dari $133.000 (Rp 1,8 miliar) sampai $155.500 (Rp 2,2 miliar).



Basis M8 mengambil 8 Series standar yang mengalami peningkatan. Bagian paling jadi perhatian pastinya mesin. Seonggok S63B44T4 V8 4,4-liter twin-turbo yang juga dipakai BMW M5 F90, menghasilkan tenaga sebesar 600 PS dan torsi 750 Nm. Itu untuk BMW M8 Coupe dan Convertible. Sedangkan Competition, dioprek hingga sanggup mencapai 624 PS dengan torsi tetap 750 Nm.


Klaim akselerasi 0-100 km/jam M8 terbaru cukup mengesankan. Untuk model standarnya saja, hanya butuh 3,3 detik. Sementara Competition terpangkas sedikit jadi 3,2 detik. Nyatanya tidak lebih cepat dari figur milik BMW M5.



Semua daya tersalur ke empat roda (xDrive) melalui transmisi torque converter M-Steptronic lansiran ZF Freidrichschafen. Sama seperti M5, sistem canggih AWD mampu membagi seluruh daya ke roda belakang saja. Sehingga mampu menyajikan powerslide dan lihai drifting. Active M Differential terpasang standar di gardan belakang. Tergantung keinginan pengemudi, ingin bokong tetap lengket menjejak aspal atau bergoyang “nakal”. Terdapat model pilihan dalam sistem xDrive. Bisa menentukan dari model normal 4WD hingga 4WD Sport.



Rasa berkendara layaknya BMW M yang kental unsur balap. Setelan suspensi depan double-wishbone dan suspensi belakang five-link dirancang berbeda dari 8 Series standar. Menurut pabrikan, kaki-kaki dan sasis dikembangkan berdasar mobil balap M8 GTE. Kemudi dibuat lebih tajam berkat Servotronic baru. Makin sensitif terhadap kecepatan dengan rasio yang menyesuaikan bobot serta akurasi dalam berbagai situasi. Remnya unik karena ada dua mode, Comfort dan Sport, yang memberi rasa dan injakan pedal berbeda. Khusus Competition, camber roda disetel lagi dan menggunakan engine mounting lebih kaku. (Odi)


Baca Juga: BMW 1 Series Generasi Baru Mendebut Tanpa Penggerak RWD

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video BMW 8 Series Coupe

Lihat video terbaru BMW 8 Series Coupe untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil BMW Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi