Berburu VIN 2021 untuk Dapatkan Harga Diskon PPnBM, Simak Triknya

Berburu VIN 2021 untuk Dapatkan Harga Diskon PPnBM, Simak Triknya

Pemerintah telah mengumumkan akan melanjutkan program relaksasi PPnBM di 2022. Ini setelah hasil apik perkembangan industri otomotif akibat campur tangan pemerintah pada 2021 lalu.

Namun skema yang ditawarkan kali ini berbeda dengan apa yang ditawarkan tahun lalu. Rencananya pemerintah memberikan keringanan PPnBM 100 persen untuk kendaraan LCGC hingga Maret 2022, dan 50 persen untuk model kendaraan dengan harga Rp 200 juta sampai Rp 250 juta. Ini tentu membuat banyak calon konsumen mencari penawaran yang lebih menarik untuk kebutuhan mobilitas mereka.

Salah satunya adalah dengan berburu kendaraan dengan keluaran 2021 alias diproduksi di 2021. Ini membuat konsumen dapat meraskan potongan yang cukup besar untuk model-model yang terhitung baru tersebut.

Toyota Veloz

Dari penelusuran Oto.com pada beberapa diler di seputar Jabodetabek, unit 2021 ini menjadi kekuatan menarik konsumen yang tergiur diskon besar. Beberapa menawarkan model-model populer untuk ditawarkan meski produksi 2021.

"Ini tidak berbeda dengan harga saat 2021. Potongannya ya memang sebesar diskon PPnBM jadi membayar harga 2021 di awal tahun," ucap salah satu penjual Toyota yang dihubungi, Kamis (20/1/2022).

Beberapa model produksi 2021 yang ditawarkan antara lain HiAce Comm, Fortuner G MT, Innova 2.0 G MT, Sienta 1.5 V MT dan Avanza 1.5 G CVT TSS. Ketersediaan barang juga berbeda-beda antara diler yang satu dengan yang lain. Kebanyakan juga menginformasikan jumlah unit yang tersedia sudah menipis.

"Untuk Avanza 1.5 G CVT TSSnya di harga 264,4 jutaan. Kalau sekarang kan sudah Rp 293,4 jutaan. Jadi lebih murah Rp 29 juta," ucap tenaga penjual tersebut.

Baca juga: Relaksasi PPnBM Lanjut dengan Batasan Waktu, Honda Yakin Pasar LCGC Tetap Dilirik

Mitsubishi New Xpander GIIAS Surabaya 2021

Begitu juga dengan Mitsubishi Xpander. Model low MPV ini tahun lalu mendapat potongan harga cukup besar dari PPnBM dan kini sudah dibanderol mulai Rp 249 jutaan sampai Rp 299 jutaan. Varian yang banyak ditawarkan adalah Sport MT dan Exceed MT di beberapa diler, itupun dengan jumlah yang sudah sangat terbatas.

"Sebutan diskon tidak ada ya, cuma ini sesuai dengan harga 2021 saja. Kalau dibandingkan rilis harga saat ini terpaut jauh bisa hemat Rp 20 jutaan," ucap salah satu tenaga penjual Mitsubishi.

Bagi yang mencari Honda Brio, baik Satya maupun RS, ini menjadi model 2021 yang ditawarkan untuk dibeli. Termasuk juga Mobilio yang pada tahun lalu mendapatkan diskon PPnBM. Dari beberapa diler yang dihubungi, masih menawarkan model 2021 untuk penghabisan. Brio Satya ditawarkan mulai Rp 150 jutaan sampai Rp 170 jutaan sedangkan RS ditawarkan mulai Rp 180 jutaan sampai Rp 200 jutaan dan kini menjadi Rp 206 jutaan sampai Rp 230 jutaan.

"Untuk yang Brio RS sekarang sudah naik sekitar Rp 20 jutaan. Sisa sedikit jika ingin ambil. Yang masih pakai harga PPnBM Satya dan Mobilio. Saat ini masih beberapa yang bisa dipilih," ucap tenaga penjual Honda.

Honda Brio Satya

Masih ada beberapa tenaga penjual yang dihubungi Oto.com seperti Daihatsu, Wuling, dan Nissan yang mengungkapkan potongan untuk kendaraan 2021 hanya sebatas besaran potongan PPnBM yang diterapkan di 2021. Dari masing-masing merek tersebut mengungkapkan produksi 2021 kini sudah habis di beberapa tempat dan cukup sulit didapatkan.

"Jika ingin mencari VIN 2021, sebaiknya tidak terpaku harus mendapatkan model tertentu atau warna tertentu. Ini karena unit yang tersedia cukup terbatas dan yang pasti keuntungan yang ditawarkan tentu saja besaran harga potongan PPnBM seperti tahun lalu," ucap salah satu tenaga penjual Daihatsu.

Meski sampai saat ini petunjuk teknis PPnBM 2022 masih dalam tahap pembahasan, masyarakat dapat melihat beberapa model yang mendapatkan relaksasi PPnBM dan yang tidak lewat syarat dan skema terbaru. Untuk kendaraan LCGC yang berdasarkan PP 74 tahun 2001 dikenakan pajak tiga persen, pemerintah memberikan potongan 100 persen di kuartal pertama, kemudian pemerintah membayar dua persen pajak dan kuartal ketiga pemerintah membayar 1 persen pajak. Diskon PPnBM LCGC ini berakhir di kuartal empat karena potongan tidak lagi diberikan.

Mobil dengan harga Rp 200 juta sampai Rp 250 juta juga mendapatkan potongan. Mobil-mobil yang masuk daftar ini sesuai dengan pajak emisi dikenakan pajak PPnBM 15 persen. Selama kuartal 1 diberikan diskon 50 persen dan pada kuartal 2 sudah membayar penuh alias 15 persen. (Sta/Raju)

Baca juga: Relaksasi PPnBM untuk LCGC, Menperin: Membantu Segmen Sensitif Harga

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS Hybrid 2022

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil