3 Mobil Penumpang Bermesin Diesel Termurah Di Indonesia

3 Mobil Penumpang Bermesin Diesel Termurah Di Indonesia

Mobil diesel memang tak sepopuler mobil bensin di Indonesia. Salah satu alasannya, karena tak banyak mobil penumpang (passenger car) bermesin diesel yang dipasarkan di sini. Mesin berbahan bakar solar lebih banyak dijual di segmen kendaraan niaga seperti pikap, double cabin dan truk.

Kendaraan berbahan bakar solar memiliki torsi lebih besar ketimbang mesin bensin. Torsi dibutuhkan oleh kendaraan niaga untuk mengangkut beban yang berat. Selain itu, mesin diesel juga menghasilkan efisiensi BBM yang sedikit lebih baik dibanding bensin. Apalagi Pertamina menjual bahan bakar solar lebih murah dari bensin.

Sebetulnya, keunggulan ini bisa dinikmati pula pada kendaraan penumpang. Tapi banyak yang beranggapan mesin diesel berisik dan getarannya sangat kasar, sehingga mengurangi kenyamanan penumpang. Belum lagi asapnya yang hitam pekat. Namun kemajuan teknologi membawa perubahan pada mesin diesel, sehingga lebih layak digunakan pada kendaraan penumpang.

Di Eropa bahkan kendaraan bermesin diesel sama populernya dengan mobil bermesin bensin. Hampir semua tipe kendaraan yang dipasarkan brand premium seperti BMW dan Mercedes-Benz pasti tersedia dalam pilihan mesin diesel. Di Indonesia, mesin berbahan bakar solar mulai banyak digunakan kendaraan penumpang. Tak hanya digunakan oleh mobil berjenis Sport Utility Vehicle (SUV) saja, tapi juga ke MPV (Multi Purpose Vehicle).

Berikut adalah tiga mobil penumpang bermesin diesel termurah yang dijual di Indonesia.

1. Suzuki Ertiga SHVS Diesel Rp 221 juta

Suzuki ertiga diesel

Awal tahun ini, Suzuki mengejutkan publik dengan meluncurkan Ertiga diesel. Hanya tersedia dalam satu pilihan transmisi, Ertiga diesel sekarang dijual dengan harga Rp 221 juta. Mobil ini menjadi passenger car termurah yang dijual di Indonesia saat ini. Sebelumnya, ada Chevrolet Spin bermesin diesel yang sekarang sudah tak lagi diproduksi oleh General Motors Indonesia.

Tak cuma dibekali mesin diesel, Ertiga juga mendapat teknologi smart hybrid (SHVS). Teknologi ini membantu memutar mesin saat mulai akselerasi dari posisi diam. Ertiga SHVS juga mendapat teknologi yang dapat menghidupkan dan mematikan mesin secara otomatis saat menghadapi kondisi stop and go.

Ertiga Diesel Hybrid memakai mesin diesel 1,3 liter yang bertenaga 89 PS pada 4.000 rpm dengan torsi puncak 200 Nm pada 1.750 rpm. Sebagai gambaran, bandingkan dengan output mesin Ertiga bermesin bensin 1,4 liter, yang bertenaga 92 PS pada 6.000 rpm dengan torsi 130 Nm pada 4.000 rpm.

2. Isuzu Panther Rp 259,5 juta

Isuzu Panther Touring

‘Rajanya diesel’. Jargon ini terngiang di kepala begitu membahas tentang mobil satu ini. Ketika pertama meluncur pada 1991, mobil ini disambut positif oleh konsumen Indonesia. Isuzu Panther menjadi alternatif bagi Toyota Kijang yang saat itu bermesin bensin. Pesan yang disampaikan Panther pada setiap kegiatan promosinya, mobil ini sebagai kendaraan yang sangat irit bahan bakar.

Isuzu Panther dijual dalam empat varian : Smart, LS, LV dan Grand Touring. Seluruhnya memakai mesin 2,5 liter yang bertenaga 80 PS pada 3.500 rpm dengan torsi puncak 192 Nm pada 1.800 rpm. Di dalam kota, mobil ini sanggup mencatatkan konsumsi bahan bakar 12-14 kpl.

3. Renault Duster Rp 269 juta

Renault Duster di GIIAS 2017

Renault Duster baru mulai masuk ke Indonesia pada 2014. Mobil ini yang membuka jalan bagi brand Renault kembali ke Indonesia. Duster adalah pelopor compact crossover bermesin diesel di Indonesia. Berselang setahun, Duster datang dalam varian berpenggerak 4x4.

Di Indonesia, mobil ini dijual dalam tiga tipe. Renault Duster RXL 4x2 dijual Rp 269 juta, Duster RXL 4x4 dijual Rp 333,5 juta dan Duster RXZ 4x4 dijual Rp 339,5 juta. Seluruhnya menggunakan mesin diesel 1,5 liter. Bedanya, tipe berpenggerak 4x4 memiliki output yang lebih tinggi, 110 PS berbanding 85 PS. (RS/IND)

Baca Juga: Swift baru meluncur bulan depan

GIIAS 2021

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil