1,4 Juta Mobil BMW Rawan Terbakar

1,4 Juta Mobil BMW Rawan Terbakar

BMW menyatakan produk mereka yang beredar di pasar, rawan kebakaran. Setidaknya, terdapat 1,4 juta unit yang dilaporkan mengalami cacat produksi karena dua hal yang berbeda. Pertama, cacat produksi di bagian kabel sistem penghangat kabin (heater) dan AC. Dan yang kedua, katup mesin yang berkarat. Melihat potensi kerusakan serta dampak dari cacat produksi ini, BMW memutuskan menarik kembali produk bermasalah itu, untuk dilakukan perbaikan (recall).

BMW-M240- M-Performance-Edition-15

Mobil-mobil yang direcall BMW, di antaranya Seri 3 lansiran 2006-2011 sebanyak 670 ribu unit. Untuk variannya seperti 323i, 325i, 325xi, 328i, 328xi, 330i, 330xi, 335i, 335xi, 328i xDrive, 335i xDrive dan 335is, 335d. Inilah daftar mobil yang berpotensi mengalami kerusakan pada kabel heater dan AC.

Kasus kedua yang melibatkan  BMW melakukan recall terdiri dari berbagai model, seperti Seri-3, Seri-5 dan X3, X5 dan Z4 dengan variannya 128i, 328i, 328xi, 328i xDrive, 525i, 525xi, 528i, 528xi, 530i, 530xi, X3 3.0si, X3 xDrive30i, X5 xDrive30i, Z4 3.0i, Z4 3.0si, dan Z4 sDrive30i. Dari model di atas, totalnya sebanyak 740 ribu yang di-recall.

Michael Rebstock, juru bicara BMW bilang, mayoritas mobil yang bermasalah berada di Amerika Serikat dan 15.000 lainnya ada di Kanada. "Saat ini kami terus memeriksa apakah recall diperlukan juga untuk kawasan lain atau negara lain," papar Rebstock seperti dilansir dari Reuters.

Pabrikan mobil asal Bavaria, Jerman ini juga menyatakan, recall yang mereka lakukan merupakan imbauan dari badan keselataman jalan raya Amerika Serikat (NHTSA). Dalam laporannya, NHTSA mengatakan, mendapatkan laporan insiden di bagian heater dan AC pada mobil buatan 2008.

Kala itu, BMW Seri-3 lansiran 2006 yang bermasalah. Mereka bilang, belum menemukan titik permasalahan sehingga belum melakukan recall. Meskipun begitu, BMW tidak lantas menutup kasus itu. Dan pada 2011, BMW melakukan langkah dengan melakukan peningkatan kualitas pada kabel regulator blower di jajaran produknya.

Sejauh ini, belum ada korban jiwa akibat masalah ini. Namun di 2015, BMW mengungkapkan adanya korban luka akibat masalah ini. (Ald/Ddn/Van)

Sumber : Reuters

Baca Juga : Mau Test Drive BMW di Mars?