Sejarah Mobil Hybrid: Toyota Prius Bukan Yang Pertama!

Sejarah Mobil Hybrid: Toyota Prius Bukan Yang Pertama!

Beberapa hari yang lalu, pengurus Gabungan Industri Kendaraan Indonesia (GAIKINDO) menyatakan akan mendorong pemerintah untuk memberikan insentif untuk mobil berteknologi hybrid. Meski agak terlambat, tapi hal tersebut patut diapresiasi karena di beberapa negara lain, mobil yang memadukan mesin konvensional-motor listrik ini sudah terbukti memiliki konsumsi bahan bakar yang irit.

Inilah wujud Prius yang lebih canggih

Nah, berbicara soal mobl hybrid, Toyota Prius pasti yang pertama kali hadir di pikiran kita. Kami bertanya pada beberapa orang soal apa mobil hybrid pertama di dunia, jawabannya tidak jauh dari Prius. Hal ini tidak bisa disalahkan karena Prius adalah mobil hybrid pertama yang sukses secara komersial.

Dan di Indonesia, hatchback kelewat mahal ini yang menjadi pelopor, meski tidak bisa dibilang sukses. Toyota Camry, Lexus GS, LS, dan CT200, serta Alphard kemudian hadir, dan hanya Camry yang terbilang sukses. Nissan kemudian mendatangkan X-Trail tahun lalu, dan performa penjualannya masih belum diketahui.

Diawali Oleh Porsche

Sejarah hybrid bisa ditarik hingga ke awal abad 20. Ya, saat itu pakem para pencipta mobil adalah yang penting mobilnya jalan, terserah sumber energi yang menggerakkannya apa. Anda tentu tahu Ferdinand Porsche, inventor jenius yang dari pemikiran dan tangannya lahir mobil-mobil hebat, termasuk mobil berpenggerak depan. Apa hubungannya Porsche dengan hybrid? Well, dialah yang pertama kali menciptakannya, saat masih berusia 23-an tahun.

Inilah mobil hybrid pertama di dunia

Saat itu, Porsche bekerja untuk Lochner Coach Factory di Viena, Austria. Setelah beberapa tahu bekerja, keahliannya mulai tampak dan berhasil menciptakan System Lochner-Porsche pada tahun 1898. Apa itu? Inilah mobil listrik berpenggerak roda depan pertama di dunia, dengan motor yang menempel di roda. Dua tahun kemudian, mobil ini dipamerkan di Paris World Fair, dan sukses menarik perhatian. Nama Porsche pun melambung.

Dua tahun kemudian, merasa kalau mobil (atau apapun sebutannya kala itu) ciptaannya kurang sempurna, Porsche berinisiatif untuk memasangkan mesin dengan pembakaran dalam (internal combustion engine), untuk menggerakkan generator, yang menjalankan motor listrik. Inilah mobil hybrid pertama di dunia, dengan nama yang kurang menarik: System Lohner-Porsche Mixte.

Di saat yang hampir bersamaan, perusahaan Belgia bernama Pieper juga sedang bereksperimen dengan sumber tenaga hybrid. Dan yang ini lebih mirip dengan apa yang ada sekarang. Saat sedang berjalan (cruising), motor listrik berfungsi sebagai generator yang mengisi baterai sekaligus membantu menggerakkan mobil saat berjalan menanjak atau berakselerasi.

Sayangnya, pemilik perusahaannya meninggal dan rencana untuk mengkomersilkan kendaraan hybrid diambil alih oleh perusahaan Belgia lainnya bernama Auto-Mixte. Perusahaan inilah yang mengkomersilkannya dari tahun 1906 hingga 1912.

Hybrid Terganjal Ford Model T

Di Eropa, perkembangan mobil-mobil ini terhenti karena benua itu dilanda perang dunia pertama. Namun di belahan dunia lain, tepatnya di Amerika, sebuah perusahaan bernama Woods Motor Vehicle, yang aslinya pembuat mobil listrik, mulai mengembankan mobil listrik yang diberikan mesin empat silinder untuk menggerakkannya. Mobil bernama Dual Power ini sanggup mengkonsumsi bahan bakar sebesar 16,9 kpl.

Mobil hybrid Amerika pertama

Setelah itu, Henry Ford yang sukses memproduksi mobil masal pertama, Ford Model T yang bermesin konvensional empat silinder, seolah menenggelamkan mobil berpenggerak hybrid. Paling tidak, hingga era 1960-an, saat seorang engineer listrik bernama Victor Wouk berinisiatif membangun hybrid-electric vehicle berbasis Buick Skylark. Namun ketiadaan investor untuk mendanai proyek ini, membuat usahanya terhenti.

Namun, sebuah konsep yang benar-benar mendasari prinsip mobil hybrid modern lahir di tahun 1968, dimana tiga engineer yang bekerja untuk TRW Automotive yang bernama DR. Baruch Berman, DR. George H. Gelb, dan DR. Neal A Richardson menghasilkan sebuah modul hybrid, yang disebut Electro-Mechanical Transmision. Dengan modul ini mereka mendemonstrasikan bahwa dengan teknologi hybrid, hanya diperlukan mesin yang kecil untuk mencapai performa serupa dengan mobil bermesin konvensional.

Setahun kemudian, General Motors menelurkan prototype GM 512 yang mampu bergerak menggunakan tenaga listriknya hingga kecepatan 16 kpj, dan antara 16-20 kpj, mobil tersebut mengandalkan motor listrik dan mesin bensin dua silinder. Diatas itu, mesin bensin itulah yang akan menggerakkan, hingga kecepatan maksimal sebesar 80 kpj.

Prototype GM512

Di benua Eropa, Mercedes-Benz dan Audi tercatat melakukan berbagai uji coba terkait mobil dengan dua sistem penggerak ini. Mercedes-Benz bahkan menghasilkan bus dengan mesin diesel-elektrik OE-302. Sementara Audi muncul dengan Audi Duo di tahun 1989, dimana mereka mengkombinasikan motor listrik bertenaga 12 hp, dengan mesin konvensional bertenaga 139 hp. Namun entah kenapa terhenti, dan hasil uji cobanya baru dikembangkan lagi bertahun-tahun kemudian.

Hybrid diesel dari MErcedes-Benz

Yang menark adalah Jepang. Negara yang sepertinya tidak tertarik mengembangkan mobil hybrid, tiba-tiba muncul dengan Toyota Prius, yang bukan lagi sekedar eksperimen, tapi benar-benar dijual pada tahun 1997, untuk pasar domestiknya. Mereka mulai bereksperimen dengan mesin bensin-motor listrik pada tahun 1976. Inilah jawaban Toyota atas tantangan yang diberikan oleh wakil pimpinan Toyota saat itu, Akihiro Wadi, yang menginginkan mobil sangat efisien dalam hal konsumsi bahan bakar. Dan dua tahun kemudian Honda menyusul dengan Insight.

Tahun 2000, Prius mulai dijual di Amerika, dan sukses di pasaran. Hal ini membukakan mata para produsen mobil dunia bahwa mobil hybrid adalah masa depan dunia otomotif. Terlebih lagi, regulasi emisi semakin ketat dimana-mana. Hasilnya seperti yang bisa Anda lihat sekarang. Setiap produsen mobil pasti memiliki satu produk berteknologi hybrid, dan teknologinya semakin berkembang. Bahkan pembuat supercar dan pelaku motorsport pun melihat hybrid sebagai solusi untuk mendongkrak performa, tanpa membuat planet kita tercinta ini menjadi lebih ‘coklat’.

Inilah wujud mobil hybrid sekarang

Baca Juga: Nissan GT-R, Sang Legenda Abadi

Foto: Dari berbagai sumber

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil