Review Lengkap Mobil-mobil yang Meluncur Maret 2021

Review Lengkap Mobil-mobil yang Meluncur Maret 2021

Turunnya harga mobil karena keringanan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) pada jenis kendaraan yang populer sukses menggairahkan industri otomotif Nasional di tengah pandemi. Banyak produsen mobil ramai-ramai menyajikan penyegaran produk hingga merilis model yang benar-benar baru untuk memanfaatkan momentum. Tak cuma yang kena PPnBM, brand supercar pun ikutan di arus ini.

Tercatat hingga 26 Maret 2021, tak kurang dari sebelas belas mobil baru mulai dipasarkan di Indonesia. Kendaraan yang dihadirkan di pasar otomotif Tanah Air awal tahun ini pun sangat bervariasi. Segmennya mulai dari kendaraan bermesin 1,5 liter sampai tunggangan sultan, Ferrari SF90 Stradale. Berikut ini rangkuman review kami.

1. Honda City Hatchback RS

Honda City Hatchback RS

PT Honda Prospect Motor resmi meluncurkan Honda City Hatchback. Mobil perkotaan ini diklaim sebagai pengisi lini baru di jajaran keluarga Honda di Indonesia. Menggendong mesin 4-silinder 1.5-liter yang dikawinkan dengan transmisi otomatis CVT, Honda City terbaru ini dapat menghasilkan tenaga hingga 119 hp dan torsi maksimal 145 Nm. Menariknya PT HPM memberikan pilihan transmisi manual 6-percepatan khusus untuk konsumen di Indonesia.

Berbeda dengan pasar Thailand, Honda City hatchback di Indonesia hanya ditawarkan dengan satu varian dan satu pilihan mesin. Honda melihat untuk saat ini yang cocok dengan kebutuhan konsumen di Indonesia adalah Honda City Hathcback RS dengan mesin 1.5-liter. Meskipun beberapa negara seperti Thailand mendapatkan pilihan lain yakni mesin 3-silinder 1.0-liter turbo.

Sebagai model anyar, sudah tentu All New Honda City menawarkan tampilan baru pada desain eksterior dan interiornya serta penyematan fitur-fitur mutakhir. Honda City hatchback RS menggunakan LED Headlight dengan LED Daytime Running Light. Selain itu terdapat Combi Light with LED light bar pada lampu belakangnya serta Shark Fin Antena di atasnya. Demi meningkatkan nuansa sporti pada Honda City RS hatchback juga dibekali dengan velg berukuran 16 inci dengan kelir hitam yang kontras dengan warna bodinya.

Terdapat sentuhan RS pada bodi Honda City hatchback ini di antaranya bumper belakangan dengan diffuser, fog garnish, Bumper depan dengan desain Lower Mesh Grill. Serta tambahan kombinasi aerokit dan bumper demi menghasilkan aerodinamika yang lebih baik.

Honda City RS hatchback juga menawarkan interior yang lebih nyaman, ergonomis dan tentu saja cukup lapang untuk sebuah kompak. Selain itu, jok Honda City RS hatchback 2021 ini juga didesain dengan jok ultra seat yang menawarkan beberapa konfigurasi kursi penumpang sesuai dengan kebutuhan. Ultra Seat pada honda City hatchback ini dapat diatur dengan empat pilihan konfigurasi Refresh mode, Tall Mode, Long Mode dan Utility Mode.

Honda City Hatchback RS

Fitur hiburan pada All New Honda City ini juga tidak kalah menariknya, terdapat layar sentuh berukuran 8-inci yang sudah dilengakapi dengan Apple Car Play dan Android Auto. Serta tampilan cluster meter yang sporti berkat model analog dengan tampilan digital pada speedometernya dengan aksen merah di sekelilingnya.

All New Honda City dan Honda City hatchback juga sudah dibekali dengan fitur-fitur keselamatan seperti ABS, Brake Override System, Vehicla Stability Assist, Emergency Stop Signal hingga Alat Pemadam Api Ringan. Selain itu Honda City RS hatchback juga dibekali dengan Smart Key yang sudah dilengkapi dengan Remote Start Engine. Sehinga dengan fitur tersebut pengendara dapat menyalakan mesin dari luar kendaraan.

Lewat kehadiran Honda City RS hatchback sekaligus menjadi pengganti bagi Honda Jazz yang telah eksis lebih dari 15 tahun di Indonesia. Honda City RS hatchback akan diproduksi di pabrik Honda Prospect Motor di Karawang dan mulai masuk jalur produksi pada akhir Maret 2021. PT HPM belum merilis harga resmi dari Honda City RS hatchback namun konsumen di Indonesia sudah dapat melakukan pemesanan.

2. Mazda CX-5 GT

Mazda CX-5 2021

Sebagai backbone alias model dengan penjualan terlaris dari seluruh line up Mazda, CX-5 merespons pergerakan pasar dengan mengadopsi tampilan baru dan fitur baru juga. Mazda melakukan refreshment pada tampilan luar SUV bergaya premium ini. CX-5 GT hadir sebagai opsi varian tengah dari keluarga CX-5, selain Touring dan Elite sebagai yang tertinggi.

Seluruh varian CX-5 kini mengandalkan mesin 4 silinder SkyActiv-G 2,5 liter dengan tenaga 190 ps (187 hp) dan torsi 251 Nm. Mesin ini sekarang sudah dilengkapi mode Cylinder Deactivation, yang diadopsi dari Mazda6 sebelumnya. Fitur yang pertama ada di CX-5 ini akan secara otomatis mematikan dua silinder pada mesin saat mobil melaju konstan, agar konsumsi bahan bakar bisa lebih ekonomis. Selain bisa lebih irit, mesin juga mendapatkan ekstra tenaga 3,9 hp dan torsi 6 Nm dari versi sebelumnya.

Transmisi otomatis SkyActiv-Drive 6-percepatan masih dipercaya, yang kini bisa dioperasikan perpindahan manualnya oleh pengemudi dengan paddle-shifter di setir. Akses informasi untuk pengemudi semakin lenglap dengan hadirnya meter cluster (speedometer) lebih besar dari sebelumnya yang kini menjadi 7 inci. Begitu pun dengan Active Driving Display yang menajdi standar.

Untuk semakin membuat perjalanan semakin menyenangkan, sistem inftainment MZD Connect kini sudah dilengkapi Apple CarPlay dan Android Auto bahkan tanpa perlu kabel alias wireless. Sistem infotainment semakin jelas bisa diakses karena kini punya layar yang lebih besar, dari 7-inci menjadi 8-inci. Bahkan kualitas hiburan semakin premium dengan terhubung ke 10 buah speaker dari Bose.

Soal tampilan, kesan premium eksterior diwakili oleh desain baru velg dengan warna silver yang semakin menyolok dari luar. Eksterior ikut tersedia dalam opsi warna baru, yaitu Titanium Flash. Remote keyless entry ikut berubah, dengan bentuk menyesuaikan desain 7-G Models layaknya Mazda3, CX-30, dan Mazda6 facelift. Sementara interior, selain kekedapannya ditingkatkan, kini hadir aksen metal woods sebagai penegas kesan premium.

Seluruh pembaruan pada mesin, fitur dan kemewahan pada CX-5 GT edisi 2021 ini ditawarkan dengan harga on the road untuk wilayah Jakarta yaitu Rp 555,8 juta.

3. Mazda CX-9 2021

Mazda CX-9

Pada model SUV termahal dari Mazda ini, peneygaran yang terjadi kurang lebih sama seperti diterapkan untuk CX-5 GT. Sejak tahun 2020 lalu, CX-9 di Indonesia tersedia dalam dua opsi varian, yaitu 2-wheel drive dan (2WD) all-wheel drive (AWD). Pembaruan yang diterapkan pun berbeda untuk setiap varian ini.

Ubahan eksterior yang minimalis dihadirkan lewat velg dengan desain dan warna baru menjadi lebih cerah. Di fascia depan, grille sedikit berubah untuk menampilkan kesan lebih besar dan mewah. Dan saat menilik fascia belakang, karakter sedikit lebih sporty berkat tailpipe yang diameternya semakin besar.

Bagian interior mendapat pembaruan berupa lapisan Nappa Leather berwarna coklat untuk seluruh joknya. Lalu pada beberapa bagian kabin, kini diberikan aksen Real Wood Panel yang meningkatkan kesan mewah CX-9.

Kenikmatan berkendara untuk pengemudi kini sudah dilengkapi juga oleh paddle-shifter di setir, untuk memainkan perpindahan transmisi SkyActiv-Drive 6-percepatan secara manual. Sistem infotainment juga sudah mendukung wireless untuk Apple CarPlay dan Android Auto. Selain itu, fasiltias wireless juga tersedia untuk charging smartphone Anda di bagian konsol tengah.

Mesin tetap mengandalkan SkyActiv-G 2,5 liter 4 silinder, yang kini pada drivetrain terintegrasi dengan fitur G-Vectoring Control Plus (GVC+) untuk memberikan pengendalian yang lebih stabil dan nyaman. Rangkaian fitur keselamtan aktif juga hadir lengkap dikemas dalam Mazda Proactive Safety dan i-Activsense. Semuanya pada CX-9 baru ini bisa didapatkan dengan harga (OTR Jakarta) Rp 869,9 juta untuk varian 2WD dan Rp 998,8 juta untuk varian AWD.

4. Wuling Confero S 2021

Wuling Confero S

Membuka tahun 2021, Wuling merilis New Wuling Confero S 2021 dengan mengusung tema The Spacious Family MPV. Yap, segmen MPV memang menyajikan kue paling gemuk di pasar otomotif Tanah Air. Tak salah jika banyak pabrikan yang menandingkan jagoannya untuk bertarung di segmen ini. Termasuk Wuling.

Kehadiran edisi terbaru Confero S ini untuk memenuhi kebutuhan konsumen khususnya di segmen MPV. Penyegaran paling banyak dilakukan pada desain eksterior dan penyematan fitur di dalamnya. Tapi bukan berarti tak ada minusnya. Model baru Confero ini malah ada pengurangan.

Wuling Confero S

Revisi Wuling Confero S 2021 mayoritas berada pada muka. Ada make up baru yang dilakukan agar fasad depan terlihat segar dan lebih modern. Rumah lampu bergaya baru dilengkapi dengan Daytime Running Light (DRL). Diantaranya terdapat grille anyar dihiasi aksen kromium. Wuling juga melakukan revisi di area bumper. Apron besar menganga dan semakin lebar di bagian tengah. Pipi Confero kini dibuat lebih kompak. Diisi oleh komposisi vertikal lampu kabut dan sein.

Well, inilah wajah baru dari New Confero S. Memang agak pangling di awalnya. Tapi selebihnya tidak banyak ubahan. Ia tetap mengenakan pelek 15 inci dengan desain palang mengipas dan finishing two tone. Begitu pula di bokong, desain baru lampu hingga ke bumper tidak terlalu signifikansi dibandingkan model lama.

Secara umum wujud dan posturnya tetap sama. Sesuai taglinenya, Confero menawarkan kelapangan kabin berkat dimensi eksterior sebesar 4.530 x 1.691 x 1.730 mm (PxLxT). Sekilas tidak tampak jelas ubahan dalam kabin. Familiar, mengandalkan bangku semi leather dan jahitan merah. Aksen merah gelap di door trim hingga ke detail dasbor seperti jam analog yang sudah ada sebelumnya.

Wuling-Confero-S

Wuling Confero S 2021 sudah dibekali dengan layanan hiburan dengan koneksi smartphone. Semua menu hiburan tersebut tersaji apik di layar sentuh berukuran 8-inci. Kelengkapan lain jadi standar seperti AC berupa kenop putar, double blower, berikut sebaran kompartemen dan soket listrik. Namun kini ada pilihan konfigurasi bangku. Di baris kedua Anda bisa memilih bench seat biasa atau bisa juga model captain seat.

New Confero S memang masih menggunakan mesin yang sama yakni 4-silinder 1.5-liter dengan transmisi manual 5-percepatan atau ACT (khusus di tipe L). Namun jika dilihat detail, terdapat penurunan tenaga. Dari sebelumnya sanggup lontarkan 108 PS/142 Nm, kini hanya mampu menghasilkan 98 PS/135 Nm. Ini menjadikannya sebagai MPV bermesin 1.500 cc paling loyo di pasaran.

Tentunya langkah ini jadi tanda tanya. Apakah akan berpengaruh pada performa? Ataukah Wuling ingin meningkatkan efisiensi bahan bakar dengan tenaga yang dicekik. Hal ini tentunya harus dibuktikan lebih lanjut.

Lainnya tak ada masalah. New Confero S diakomodasi fitur keselamatan dan keamanan mulai dari Tire Pressure Monitoring System (TPMS) yang menyajikan bantuan untuk memantau tekanan angin ban berikut indikator pintu. Kemudian Emergency Stop Signal (ESS), dual SRS airbag, front and rear parking sensor, sistem pengereman ABS & EBD, seatbelt indicator, immobilizer hingga anti-theft alarm.

Semua paket di atas tetap menjadikan New Confero S sebagai MPV keluarga berdimensi besar dengan banderol terjangkau dibandingkan lainnya. Relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dari pemerintah membuat ia semakin terjangkau. Untuk saat ini tipe terendah Type C Lux dijual Rp 169,8 juta. Total tersedia enam varian dengan kasta tertinggi ditempati New Confero S Type L ACT Lux+ seharga Rp 191,3 juta. Tersedia pilihan lima warna yakni Aurora Silver, Starry Black, Pristine White, Dazzling Silver, dan Carnelian Red.

5. Ferrari F8

Ferrari F8

Ferrari resmi kembali ‘back in business’ di Indonesia, yang kini beroperasi melalui PT Eurokars Prima Utama sebagai distributor resmi. Line up model yang ditawarkan ke konsumen pun lengkap. Setelah memperkenalkan Ferrari Roma dan SF90 Stradale, kini F8 Spider ikut dihadirkan untuk bisa dipinang konsumen Indonesia.

F8 Spider adalah versi convertible alias atap lipat dari model F8 Tributo, sebagai produk mid-engine V8 andalan Ferrari di line up saat ini. Artinya, dengan tersedianya F8, Ferrari Eurokars telah menghadirkan pilihan lengkap dari model terkini Ferrari. Di timeline produknya, Ferrari F8 Spider adalah model penerus dari 458 dan 488.

Konfigurasi convertible hardtop dipertahankan untuk F8, seperti telah dipelopori oleh 458 Spider dan 488 Spider selama hampir sepuluh tahun belakangan. Konstruksi atap yang diberi nama Retractable Hard Top (RHT) ini punya desain ramping dan efisien, sehingga tidak mengurangi optimalnya performa F8 saat digeber kencang. Gaya desain open-top V8 ini sudah dipertahankan oleh Ferrari sejak 308 GTS tahun 1977.

F8 merupakan evolusi dari 488, meski dengan basis sama namun mengalami improvement pesat dari sisi chassis, mesin, sampai aerodinamika. Meski dari penampilan cenderung konservatif, sebenarnya desain F8 diterjemahkan langsung dari 488 Pista, varian terkencang dari 488 yang sudah berorientasi motorsport.

Contohnya mesin, unit V8 3,9 liter twin-turbo yang dibawanya diadopsi langsung dari 488 Pista, yang menyimpan tenaga 710 hp dan torsi 770 Nm. Dengan transmisi dual-clutch 7-percepatan yang menggerakkan roda belakang, F8 bisa diajak berakselerasi 0-100 km/jam dalam 2,9 detik untuk versi coupe, sementara F8 Spider dalam 3,2 detik.

Dibandingkan 488 Spider sebagai predesesor, F8 Spider punya performa lebih dinamis berkat penignkatan output mesin, pengurangan bobot, dan peningkatan aerodinamika. Optimalisasi handling kini sudah dibekali Ferrari Dynamic Enchancer Plus (FDE+) yang terintegrasi dalam Side Slip Control (SSC) versi 6.1. FDE+ bekerja mengandalikan dinamika lateral yang menggunakan software dalam menyesuaikan tekanan rem pada kaliper.

Dari eksterior, aerodinamika seperti dikatakan mengadopsi rancangan dari 488 Pista. Mulai dari S-duct di bagian moncong untuk hasilkan downforce di bagian depan, lalu diffuser besar dan sayap belakang yang permanen juga diadopsi dari Pista dengan estetika desain yang lebih modern. Posisi knalpot juga ditempatkan lebih tinggi, di atas diffuser, persis seperti konfigurasi milik 488 Pista.

Sisi buritan pun menggunakan desain baru berupa lampu rem lingkaran ganda, seperti desain Ferrari beberapa tahun lalu. Desain ini sudah lebih dulu digunakan oleh GTC4 Lusso dan 812 Superfast belakangan.

Untuk pembelian F8 Spider dan Tributo, Ferrari memberikan program perawatan selama 7 tahun, yang meliputi perawatan rutin. Program Genuine Maintenance menjamin perawatan dengan interval 20.000 km atau setahun sekali tanpa Batasan jarak tempuh, penggantian spare parts asli, dan pemeriksaan cermat dengan alat diagnostic bersertifikasi Ferrari.

6. Ferrari SF90 Stradale

Ferrari SF90 Stradale

SF90 Stradale merupakan supercar Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) pertama dari Ferrari, dan merupakan awal dari era baru dalam sejarah merek ini. Ekstrim dari setiap sudut pandang, SF90 Stradale diklaim sebagai mobil yang menjanjikan performa tinggi didukung dengan teknologi canggih Maranello yang dikembangkan untuk Formula 1.

SF90 Stradale memiliki mesin turbo 90 derajat V8 yang mampu menghasilkan 780 cv, output daya tertinggi dari semua 8 silinder dalam sejarah Ferrari. Sisa 220 cv disalurkan oleh tiga buah motor listrik, satu di bagian belakang, yang dikenal sebagai MGUK (Motor Generator Unit, Kinetic) sebuah teknologi dari formula 1, yang terletak diantara mesin dan “8-speed dual-clutch transmission” baru di as roda belakang, dan dua di as roda depan.

Namun, sistem canggih ini tidak membuat pengalaman berkendara menjadi rumit. Justru sebaliknya, pengemudi hanya perlu memilih salah satu dari empat “power unit modes”, dan hanya perlu konsentrasi mengemudi. Sistem kontrol yang canggih menangani ini dengan mengatur aliran daya antara mesin V8, motor listrik, dan baterai.

SF90 Stradale juga merupakan mobil sport pertama Ferrari yang dilengkapi dengan 4WD sehingga memungkinkan tenaga besar yang dikeluarkan oleh “Hybrid Powertain” dapat dieksploitasi sepenuhnya. SF90 mampu sprint dari titik dam sampai 100 km/jam dalam waktu 2,5 detik dan 0-200 km/jam hanya dalam 6,7 detik.

Eksterior mobil yang sangat modern dan desain luar yang inovatif dimaksudkan untuk meneruskan misi mobil ini sebagai mobil sport ekstrim dan merupakan jajaran produksi supercar yang pertama dari Ferrari.

Sedangkan di interior, SF90 memungkinkan pengemudi untuk sepenuhnya memanfaatkan tenaga yang disediakan oleh powertrain hybrid melalui penggunaan sistem 4WD-nya, dan mode unit daya yang beragam untuk membuat kemudi kendaraan menjadi lebih mudah.

7. Ferrari Roma

Ferrari Roma

Ferrari Roma merupakan model coupe 2+2 karena terdapat tambahan 2 kursi di belakang. Hanya saja, kursi tambahan di belakang ini hanya cukup ditumpangi oleh penumpang anak-anak. Roma merupakan perwujudan dari "La Nuova Dolce Vita" yang membangkitkan gaya hidup yang riang dan menawan di era ‘50an dan tahun ‘60an di Roma.

Eksteriornya cukup elegan dan minimalis ini disandingkan dengan serangkaian teknologi yang terkini. Di antaranya adalah rear spoiler adaptif yang dirancang untuk mempertahankan keanggunan formal mobil saat ditutup walau tetap menjamin downforce yang esensial untuk kinerja mobil dan bisa diaktifkan secara otomatis di kecepatan tinggi.

Berbeda dengan SF90 Stradale, mesin Roma terletak di bagian depan dengan konfigurasi V8 turbo 3,9-liter 620cv yang telah memenangkan International Engine of the Year selama empat tahun berturut-turut.

Mesin ini dipadukan dengan transmisi 8-speed-dual clutch yang baru, komponen yang ringan, dan berbagai sistem penggerak dinamis, menjadikan Roma sebagai mid-front-engined V8 2+ terkuat dalam sejarah Ferrari tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara sehari-hari.

dFerrari Roma merupakan supercar yang didesain untuk penggunaan sehari-hari yang tidak hanya mengedepankan tenaga buas, tapi juga kenyamanan.

8. Morgan Plus Four & Morgan Plus Six

Morgan

Morgan Motor Company adalah perusahaan pembuatan mobil yang memproduksi kendaraan secara spesifik yang didirikan oleh H.F.S Morgan sejak 1909. Berawal dari Morgan Three Wheeler yang dikembangkan dari mesin sepeda motor hingga berevolusi menjadi kendaraan premium bermesin modern dengan gaya klasik kontemporer yang mengusung teknologi terkini. Chassisnya menggabungkan material alumunium dan kayu, di balik panel body alumuniumnya.

Untuk generasi baru saat ini, Morgan mempercayakan mesin dan drivetrain buatan BMW untuk dipasang pada Plus Four dan Plus Six. Seperti contohnya Plus Four, dengan dimensi yang kompak mengandalkan mesin empat silinder 2,0 liter TwinPower Turbo dengan tenaga 255 hp dan torsi 350 Nm. Mesin berkode B48 buatan BMW ini seperti yang dipakai oleh model Seri 3 dan Z4 terbaru.

Mendampingi mesin powerful, Morgan mengandalkan pilihan transmisi manual 6-percepatan dan otomatis 8-percepatan, yang juga diadopsi dari BMW. Sebagai mobil sport murni, meski bertampang uzur, Morgan Plus Four memiliki sistem penggerak roda belakang. Meski tampak tanpa atap, desain Morgan Plus Four adalah convertible dengan atap kanvas, berikut panel jendela pintu modular yang bisa dipasang saat dibutuhkan.

Morgan

Sementara Morgan Plus Four adalah model dengan dimensi lebih besar dan panjang, serta bermesin lebih ganas dari Plus Four. Bisa diibaratkan, Plus Six adalah versi grand tourer dari line up Morgan saat ini. Mesin lebih ganas datang dari unit enam silinder segaris 3,0 liter TwinPower Turbo, berkode B58. Mesin BMW yang juga dipakai Toyota GR Supra ini menyimpan kombinasi tenaga 335 hp untuk bisa berakselerasi 0-100 km/jam dalam 4,2 detik.

Berkat dimensinya, Plus Six punya ruang kabin yang lebih lega untuk pengemudi dan penumpang. Namun, Morgan hanya sediakannya dengan transmisi otoamtis ZF 8-percepatan yang bisa dioperasikan manual via paddle shifter. Bobot kosongnya 1.075 kilogram. Morgan juga sudah menyediakan AC dan sistam audio modern sebagai standar untuk Plus Six.

Setiap tahunnya, TDA mengungkap bahwa pasar Indonesia mendapat alokasi mendatangkan Morgan sebanyak 15 unit. Jumlah tersebut merupakan kombinasi berapapun yang dipesan untuk Plus Four dan Plus Six. Setidaknya butuh waktu sekitar 1 tahun untuk proses pemesanan sampai unit datang ke garasi konsumen. Harganya? Tidak ada harga pasti disebut karena akan bergantung pada opsi personalisasi yang dipesan nantinya.

9. Wuling Almaz RS

Almaz RS

PT Wuling Motors akhirnya menghadirkan SUV (Sport Utility Vehicle) terbarunya, Wuling Almaz RS. Hal tersebut diketahui dari website resminya www.wuling.id yang mulai membuka pemesanan Wuling Almaz RS. Padahal Wuling Motors selaku agen pemegang merk Wuling di Indonesia belum secara resmi merilis keberadaan Wuling RS generasi terbaru.

Pada website resminya juga dirilis Wuling Almaz RS akan tersedia dalam beberapa varian yakni mulai dari Almaz Wuling Almaz RS 1.5 T EX (5 seats) , Almaz RS 1.5 T EX + (5 seats), Almaz RS 1.5 T EX (7 seats), Almaz RS 1.5 T EX + (7 seats), Almaz RS 1.5 T Pro Ring 17 inci dan Ring 18 inci.

Beruntung kami mendapat kesempatan untuk melihat langsung wujud dari Wuling Almaz RS terlebih dahulu beberapa waktu lalu. Terdapat beberapa sentuhan baru untuk Almaz RS dibandingkan dengan model standarnya. Pada bagian depan aksen hitam tidak hanya terdapat pada bagian bumper tetapi juga melingkari kedua lingkar lampu dengan tarikan garis merah yang membentang di sepanjang bumper. Selain itu, Wuling Almaz RS juga tampak dengan kelir two-tone atau dua warna dengan warna dasar di seluruh bodi dan aksen hitam di bagian spion dan atap mobil.

Selain mengusung penampilan yang gress pada eksteriornya, Wuling Almaz RS juga menawarkan fitur-fitur menarik, di antaranya Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE) serta Wuling Indonesian Command (WIND). Salah satu fitur yang paling menarik adalah fitur WISE yang dapat disambungkan ke smartphone pengendara untuk mengatur berbagai peranti lain di dalam Almaz RS.

Wuling Almaz RS

 

Melalui WISE konsumen dapat mengakses fitur Vehicle Positioning, Vehicle Remote Control, Geo-Fencing Security hingga Bluetooth Key. Bahkan pengendara juga dapat menyalakan mesin kendaraan dan AC dari luar kendaraan melalui smartphone yang sudah terintegrasi oleh fitur WISE tersebut.

Selain itu, Wuling Almaz RS juga dibekali dengan beberapa peranti keselamatan berkendara seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assistance, Forward Collision Warning, hingga Automatic Emergency Braking. Menariknya Cruise control pada Almaz RS ini mampu mendeteksi kecepatan di depan dan menyesuaikan kecepatannya dari 0 km/jam hingga kecepatan maksimal.

Wuling Almaz RS juga diperkirakan juga menawarkan paket konfigurasi mesin yang masih diertahankan yakni 4-silinder 1,5-liter Turbo dengan pilihan transmisi CVT (Continuous Variable Transmission). Jika tidak terdapat tuningan baru pada mesin lamanya, berarti Wuling Almaz RS memiliki tenaga maksimal 140 hp dengan torsi puncak mencapai 250 Nm. Wuling Motors belum merilis secara resmi Almaz RS tapi kami akan segera mengumumkan wujud terbarunya secara eksklusif dalam waktu dekat.

Pada website resminya, Wuling Motors juga sudah menyediakan pemesanan Wuling Almaz RS lengkap dengan penawaran test drive untuk konsumennya. Belum ada harga resmi yang dirilis oleh Wuling Motors namun beberapa sales dan diler sudah secara gamblang mengumumkan pemesanan unit lengkap dengan harga dan variannya.

10. Toyota GR Yaris

Toyota GR Yaris exterior

Toyota GR Yaris, hot hatchback yang sedang panas-panasnya menjadi mobil performa tinggi baru di dunia dipastikan akan resmi datang ke Indonesia. PT Toyota Astra Motor (TAM) mengumumkan bahwa GR Yaris sudah bisa dipesan mulai 25 Maret 2021. Tentunya ini menjadi kabar bahagia untuk para pecinta kecepatan di Tanah Air.

Diakui PT TAM, mereka sudah tidak bisa menutupi lagi soal GR Yaris dan akhirnya mengumumkan akan meluncur di Indonesia secara resmi. Terlebih karena dealer-dealer resmi telah mendesak karena permintaan dari para konsumen juga. Rencananya, peluncuran GR Yaris akan Toyota lakukan pada semester kedua tahun ini.

Sebagai syarat homologasi menjadi basis mobil reli di WRC, Toyota memproduksi setidaknya 25.000 unit GR Yaris untuk pasar global. Dan di Indonesia sendiri, Toyota mengumumkan bahwa mendapat alokasi sebanyak 126 unit. Kabarnya, sampai saat ini Toyota sudah mencatat setidaknya lebih dari 200 orang menyatakan berminat meminang GR Yaris ke garasinya.

Anton Jimmi Suwandy sebagai Marketing Director PT TAM bahkan sekaligus mengungkap besaran biaya yang bisa dikeluarkan konsumen untuk bisa memesan GR Yaris. “Sebenarnya ini SPK aturan di dealer, melihat harga mobil segitu, mereka meminta booking fee sekitar Rp 100 juta,” kata Anton saat lakukan konferensi virtual denga media, hari Selasa (23/3/2021) kemarin.

“126 (unit) sampai tahun depan. Saya nggak tahu persis angka berapa, belum ada kabar lagi produksi tambahan saat ini. Dan hanya 1 varian, warna apa saja asal merah atau putih.”

Dari pernyataan di atas, bisa disimpulkan bahwa PT TAM hanya akan mendatangkan GR Yaris ke Indonesia dengan dua opsi warna, yaitu merah dan putih. Sementara soal produksi unit, secara global memang Toyota hanya akan memproduksi 25.000 unit saja, hanya demi memenuhi homologasi WRC.

Namun untuk para konsumen yang memesan, Anton tidak bisa menyebut pasti berapa lama proses indennya, dari pemesanan sampai unit datang. Hal itu disebutnya berkaitan dengan belum dilakukannya uji tipe. Dan setelah proses uji tipe selesai dilakukan, baru Toyota bisa beri konfirmasi. Sejauh ini, diperkirakan harga untuk GR Yaris akan berkisar antara Rp 750 juta – Rp 850 juta (on the road).

Toyota melahirkan GR Yaris pada awal tahun 2020 lalu, tidak lama setelah generasi terbaru Yaris diperkenalkan saat Tokyo Motor Show 2019. GR Yaris punya spesifikasi unik, bermesin tiga silinder 1,6 liter turbo yang bisa menghasilkan tenaga 259 hp dan torsi 350 Nm. Hanya transmisi manual 6-percepatan yang disediakan untuk GR Yaris, sebagai satu-satunya opsi.

Selain mesin, Toyota Gazoo Racing sebagai divisi motorsport yang kembangkan langsung mobil ini, memberi peningkatan pada sisi chassis dan aerodinamika GR Yaris. Bahkan bos besar Toyota, Akio Toyoda ikut terlibat dan memberi masukan bagaimana GR Yaris ingin disajikan sebagai mobil yang akan puaskan penggunanya.

Awalnya GR Yaris dikembangkan untuk menjadi basis mobil reli Toyota di WRC untuk musim2021. Namun karena pandemi global, proses pengembangan terhenti dan GR Yaris batal berlaga di WRC sama sekali. Apalagi meningat tahun depan WRC sudah beralih lagi ke regulasi mobil hybrid, Toyota pastinya akan mengembangkan mobil lain untuk diandalkan berlaga di WRC 2021. (RS)

Baca juga: Pilih Honda CR-V Turbo Atau Mazda CX-5 GT