Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
Mengupas Fungsi Motor Listrik sebagai Generator, Level Regenerasi Adaptif, dan Kontribusinya Terhadap Jarak Tempuh Hingga 600 km
Pada era kendaraan listrik yang semakin populer, Hyundai terus berinovasi dengan teknologi canggih serta ramah lingkungan. Salah satu model unggulannya yakni All New Kona Electric. SUV kompak yang menawarkan kepraktisan berkendara, performa tangguh namun tetap efisien. Nah, fitur andalannya yang wajib dibahas adalah Regenerative Braking System (RBS). Teknologi ini bukan hanya gimik, tapi benar-benar membantu mengoptimalkan jarak tempuh dan meningkatkan pengalaman berkendara. Berikut ulasan singkatnya.
KEY TAKEAWAYS
Apa fungsi utama dari Regenerative Braking System (RBS) di Kona Electric?
Mengubah energi kinetik dari pengereman menjadi energi listrik, yang kemudian disimpan kembali ke baterai untuk menambah jarak tempuhBerapa potensi penambahan jarak tempuh yang ditawarkan RBS?
Fitur ini diklaim dapat menambah jarak tempuh hingga 10–15% tergantung kondisiPertama, mari kita bedah dulu apa Regenerative Braking System itu? Secara sederhana, RBS adalah teknologi yang mengubah energi kinetik dari pengereman menjadi energi listrik. Saat pengemudi menginjak rem atau melepas pedal gas, sistem ini tidak membuang energi secara mubazir seperti pada mobil konvensional yang hanya mengandalkan rem cakram. Justru sebaliknya, motor listrik berfungsi sebagai generator, lalu menangkap energi tersebut dan menyimpannya kembali ke baterai. Hasilnya? Baterai terisi ulang secara otomatis, sehingga jarak tempuh mobil bisa bertambah tanpa perlu sering ke charging station.
Di All New Kona Electric, RBS dirancang dengan sangat pintar. Model yang diluncurkan pada ajang GIIAS 2024 ini dilengkapi dengan empat level regenerasi yang bisa disesuaikan sesuai gaya berkendara. Level 0 berarti regenerasi minimal, cocok untuk jalan tol di mana jika kalian ingin mobil meluncur secara bebas. Sementara level max, memberikan regenerasi maksimal, bahkan bisa membuat mobil berhenti total tanpa menginjak rem. Mirip one-pedal driving yang populer di EV lain seperti Tesla. Pengaturannya pun terbilang mudah, cukup menekan paddle shifter terletak di belakang setir. Tarik paddle kiri untuk meningkatkan level atau kanan untuk menurunkan.
Tak hanya itu, Kona Electric juga punya fitur Smart Regeneration yang cerdas. Sistem ini menggunakan sensor dan radar untuk mendeteksi kondisi jalan, seperti saat mendekati tikungan atau kendaraan di depan. Secara otomatis, mobil akan menyesuaikan level regenerasi agar pengereman lebih halus dan efisien. Bisa dibayangkan, saat menelusuri jalanan menurun di perbukitan atau macet di kota, energi yang biasanya hilang justru jadi ‘bonus’ untuk baterai 66 kWh-nya (varian Signature Long Range). Menurut Hyundai, fitur ini bisa menambah jarak tempuh hingga 10-15% tergantung kondisi.
Fitur Regenerative Braking System di Kona Electric punya beberapa manfaat. Pertama, efisiensi energi: Dengan jarak tempuh hingga hampir 600 km untuk varian Signature Long Range (NEDC), kalian bisa hemat biaya operasional. Kedua, keamanan: Dikombinasikan dengan ABS dan EBD, pengereman lebih stabil, mengurangi risiko selip. Ketiga, kenyamanan: Pengemudi urban seperti di Jakarta akan suka dengan sensasi berkendara yang mulus tanpa sering injak rem. Tapi ada catatan yang perlu diketahui. Untuk mengoptimalkan teknologi ini, harus melalui lalu lintas kota dengan banyak stop & go. Di jalan bebas hambatan, mungkin kurang terasa. Hyundai juga menyarankan servis rutin untuk memastikan sistem bekerja prima.
Secara keseluruhan, Regenerative Braking System pada All New Kona Electric adalah bukti komitmen Hyundai dalam teknologi EV. Bagi kalian yang mencari SUV listrik stylish dengan fitur pintar, Kona ini layak dipertimbangkan. Dengan banderol mulai dari Rp 400 jutaan. (DAN/ODI)
Baca Juga:
Hyundai All-New Kona Electric Signature Long Range Punya Fitur Menarik yang Bikin Berbeda
Sebelum Beli, Simak 5 Hal Menarik dari All New Hyundai Kona Electric
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
-
Jelajahi Hyundai Kona Electric
Cerita Terkait Hyundai Kona Electric
- Berita
- Artikel feature
- Review Redaksi
Model Mobil Hyundai
Jangan lewatkan
Promo Hyundai Kona Electric, DP & Cicilan
GIIAS 2025
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Hyundai
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Hyundai Kona Electric Terbaru di Oto
Bandingkan & Rekomendasi
|
|
|
|
|
|
Jenis Bahan Bakar
Electric
|
Diesel
|
Bensin
|
Bensin
|
Bensin
|
|
Tenaga
154
|
148
|
101
|
169
|
153
|
|
Torsi
255 Nm
|
400 Nm
|
130 Nm
|
233 Nm
|
200 Nm
|
|
Tempat Duduk
5
|
7
|
4
|
7
|
5
|
|
Jenis Transmisi
Otomatis
|
Manual
|
Manual
|
CVT
|
Otomatis
|
|
Mesin
-
|
2393
|
1462
|
2488
|
1998
|
|
Ground Clearance
-
|
-
|
210 mm
|
210 mm
|
180 mm
|
|
|
Tren SUV
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Mobil Hyundai Kona Electric dari Carvaganza
Artikel Mobil Hyundai Kona Electric dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature