Menakar Potensi Toyota C+Pod untuk Memenuhi Kebutuhan Komutasi di Masa Mendatang

  • 2021/04/OTO-Toyota-CPod-01-9.jpeg

Selama gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021, Toyota pajang satu kontestan EV mereka. Adalah C+Pod, sebuah “Ultra Compact” Battery Electric Vehicle yang benar-benar berukuran mini. Baru sebatas dipajang dan belum dilempar ke pasaran. Namun kalau melihat wujudnya, ia tampak cocok mengisi kepadatan sebuah kota besar.

Dimensi Supermungil

Gambaran utama dari C+Pod adalah kembali ke hal mendasar. Terlahir sebagai upaya mempromosikan EV tanpa perlu menjadikannya terlalu futuristis nan intimidatif. Yep, lahir sebagai EV namun seolah datang dari masa lampau di saat semua masih serbasederhana. Boleh dibilang menjadi sebuah antitesis dari pengembangan elektrifikasi masa kini. Pertama soal dimensi, bertubuh kompak di saat mayoritas model semakin berisi.

Toyota C+Pod

Dari luar saja mudah untuk menerka seberapa kecil tubuhnya. Proporsi bodi mendominasi pelek mungil 13 inci bak mainan anak Little Tikes Cozy Coupe. Faktanya pun demikian kalau melirik data dimensi Toyota Global. Sangat mungil dengan panjang hanya 2.490 mm, lebar 1.290 mm, dan tinggi 1.550 mm. Dengan semakin padatnya ruang gerak di kota besar, bodi sebesar ini mungkin cocok untuk memenuhi berbagai tuntutan mobilitas modern. Mudah diajak bermanuver sekaligus tidak memakan banyak tempat penyimpanan.

Baca juga: Toyota bZ4X Concept Dikenalkan Sebagai SUV Listrik Pertama Toyota dan Subaru

Oke, secara desain sama sekali tidak bisa dibilang usang. Tetap terlihat modern, boleh dibilang masih terlihat wajar bila ikut berlaga dalam film fiksi masa depan. Belum lagi pemanfaatan teknologi penerangan LED di depan dan pada lampu kombinasi belakang. Kendati begitu, ada sedikit kesan sederhana dan kasarnya agak kuno pada jendela. Terlihat jelas dudukan untuk pengait jendela yang berarti tidak menganut sistem power window. Model kaca engkol pun tidak sebab harus digeser. Namun, tentu ini semua memiliki makna tersendiri.

Toyota C+Pod

Pengoperasian Simpel

Kesederhanaan yang ditampilkan pada eksterior turut diterjemahkan dalam kabin. Segalanya dibuat mudah untuk dioperasikan. Mulai dari akses tombol sampai ke cara berkendara, memudahkan siapapun untuk langsung beradaptasi. Contoh paling jelas adalah tombol besar di konsol tengah sebagai pengatur arah transmisi. Hanya ada tiga pilihan untuk maju, mundur, atau netral.

Seperti dijelaskan sebelumnya, C+Pod menganut kaca geser. Agak kuno tapi untungnya tidak sampai terlihat primitif. Panel pintu plastik tetap terbentuk dari cetakan yang setidaknya masih sedap dipandang meski tak memiliki set kontrol. Juga soal desain lainnya dibuat terlihat layak tanpa kesan trondolan sama sekali.

Toyota C+Pod

Ruang gerak tidak akan terganggu oleh konsol tengah atau panel pintu. Lebar kabin hanya 1,1 meter untuk dua orang memang tidak memungkinkan untuk itu. Namun satu hal cukup membuat saya terkesan adalah kelapangan ruang. Pertama masuk, jok terasa suportif dan tidak kekecilan sama sekali. Dipadatkan untuk dua orang bukan berarti harus berdesakan – setidaknya untuk yang bertubuh kurus. Lain cerita kalau diduduki dua orang bertubuh lebar. Mungkin akan bersenggolan dan berakhir menghajar satu sama lain.

Inti dari ruang kabin sendiri bukan kelapangan ke samping melainkan kebebasan pada ruang kepala. Seperti kebanyakan Kei-Car, langit-langitnya tergolong tinggi. Tersisa cukup banyak ruang dengan tinggi saya sampai sekitar 177 cm (172 cm plus sekitar 5 cm untuk rambut). Dibarengi jendela besar, pandangan mata tidak terasa sempit. Bebas memandang dan tidak ada rasa klaustrofobia.

Toyota C+Pod

Memang bukan untuk dipakai berjalan jauh. Tugas utamanya adalah menjawab kebutuhan komutasi perkotaan jarak dekat. Dengan ruang kabin yang dimiliki, seharusnya cukup untuk dipakai wara-wiri dan beraktivitas sehari-hari. Masih ada kompartemen pula di balik jok untuk menyimpan dua atau tiga ransel ringan.

Energi Baterai Dikhususkan untuk Merangkai Destinasi

C+Pod mengusung motor listrik 1RM sebagai sumber penggerak di poros belakang. Tidak semburkan banyak tenaga, diklaim mampu lontarkan output 12,3 hp saja. Dengan torsi sebesar 56 Nm seharusnya masih mumpuni pula mendorong mobil mungil seberat 670-690 kg.

Toyota C+Pod

Sumber daya berasal dari baterai sebesar 9,06 kWh. Menariknya, dari satu kali pengisian disebut sanggup menempuh jarak sampai 150 km. Jarak yang terbilang jauh untuk dipakai sehari dalam kota setelah diisi ulang 5 -16 jam. Hal ini pun bisa jadi dicapai berkat karakteristik sederhananya. Tidak banyak ‘mainan’ elektrik berarti daya baterai lebih dikhususkan untuk menempuh jarak jauh. Di samping itu, kulitnya mengusung panel plastik demi efisiensi gerak.

Tampilkan Alternatif Mobilitas Pribadi Masa Mendatang

Untuk saat ini, C+Pod belum dilempar ke pasaran sebagai mobil penumpang pribadi. Rencananya baru dijual untuk pelanggan individu pada 2022. Well, ia kini melakoni jabatan untuk mempopulerkan BEV termasuk pengembangan model bisnis baru.

Toyota C+Pod

Berkaca dari dimensi dan performa di atas kertas memang bisa disimpulkan C+Pod pas untuk dipakai wara-wiri dalam kota. Namun, transformasi Toyota sebagai penyaji solusi mobilitas tampaknya tidak akan membuat sang EV mungil jadi produk mainstream. Melihat potensinya, ia bisa saja ditugaskan sebagai alat transportasi pribadi dalam format car-sharing. Mudah dikemudikan, ringkas, dan tentunya ramah lingkungan. Dapat menjadi jawaban di masa mendatang untuk mengurangi kepadatan kota besar tanpa membatasi gerak. Kita lihat saja seperti apa nasibnya nanti. (Krm/Tom)

Baca juga: IIMS Hybrid 2021: Mobil Listrik Renault Zoe Meluncur Tanpa Harga

Ahmad Karim

Ahmad Karim

Ahmad Karim bergabung bersama OTO.com pada bulan September 2019. Sebelumnya ia pernah magang di Majalah Autocar Indonesia, kemudian banting setir bekerja di bank. Tapi dasarnya memang doyan otomotif, bank ia tinggalkan dan bergabung bersama OTO. Penampilannya yang unik dengan rambut kribo dan dandanan era Flower Generation, bikin Karim mudah dikenali. Sehari-hari ia mengandalkan transportasi umum untuk wara-wiri. Tapi di garasinya tersimpan sebuah BMW E30 rakitan 1989.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza B5
    BYD Denza B5
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Yangwang U8 phev
    BYD Yangwang U8
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Geely Star Wish ev
    Geely Star Wish
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza Z9 GT ev
    BYD Denza Z9 GT
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • FIRST DRIVE BYD M6 DM PHEV: INI MUSUH SPBU DAN SPKLU!
    FIRST DRIVE BYD M6 DM PHEV: INI MUSUH SPBU DAN SPKLU!
    21 May, 2026 .
  • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    22 Apr, 2026 .
  • WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    22 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    10 Apr, 2026 .
  • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    24 Mar, 2026 .
  • LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    24 Mar, 2026 .
  • ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    06 Mar, 2026 .
  • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    11 Feb, 2026 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Festival Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Bakal Sambangi Lima Kota Besar
    Festival Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Bakal Sambangi Lima Kota Besar
    Zenuar Yoga, 29 Mei, 2026
  • Kebangkitan Sang Legenda, All-New Mitsubishi Pajero Debut Akhir Tahun 2026
    Kebangkitan Sang Legenda, All-New Mitsubishi Pajero Debut Akhir Tahun 2026
    Anindiyo Pradhono, 29 Mei, 2026
  • Penetrasi ke Eropa, BYD Siapkan Dolphin G DM-i
    Penetrasi ke Eropa, BYD Siapkan Dolphin G DM-i
    Anjar Leksana, 29 Mei, 2026
  • Monumental, Untuk Anniversary 140 Tahun Mercedes-Benz Jelajah Enam Benua
    Monumental, Untuk Anniversary 140 Tahun Mercedes-Benz Jelajah Enam Benua
    Anindiyo Pradhono, 29 Mei, 2026
  • Dunlop Dukung Motorsport Indonesia Lewat Talenta Muda
    Dunlop Dukung Motorsport Indonesia Lewat Talenta Muda
    Bangkit Jaya, 29 Mei, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • BYD Seal 6 DM-i Sudah Ada di Indonesia, Kapan Meluncur?
    BYD Seal 6 DM-i Sudah Ada di Indonesia, Kapan Meluncur?
    Anjar Leksana, 28 Mei, 2026
  • REEV Jadi Solusi Transisi Kendaraan Listrik di Indonesia, Ini Bedanya dengan Hybrid dan BEV
    REEV Jadi Solusi Transisi Kendaraan Listrik di Indonesia, Ini Bedanya dengan Hybrid dan BEV
    Zenuar Istanto, 25 Mei, 2026
  • iCAR Indonesia Mau Bawa Model Baru di GIIAS 2026 Diprediksi V27 Golden REEV 
    iCAR Indonesia Mau Bawa Model Baru di GIIAS 2026 Diprediksi V27 Golden REEV 
    Anjar Leksana, 22 Mei, 2026
  • VinFast VF MPV 7 Resmi Mengaspal, Mobil Keluarga Listrik Kelahiran Subang
    VinFast VF MPV 7 Resmi Mengaspal, Mobil Keluarga Listrik Kelahiran Subang
    Anjar Leksana, 21 Mei, 2026
  • Pasar City Car Listrik Memanas: Chery Q EV Resmi Diperkenalkan dengan Estimasi Harga Rp200 Jutaan
    Pasar City Car Listrik Memanas: Chery Q EV Resmi Diperkenalkan dengan Estimasi Harga Rp200 Jutaan
    Anjar Leksana, 19 Mei, 2026
  • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*