jakarta-selatan

Belum Siap Pinang Mobil Cina? Ini Pilihan SUV 7-Seater Bekas Seharga DFSK Glory 560

  • 09 Jun, 2019
  • 2357 Kali Dilihat

Belum lama diluncurkan, DFSK Glory 560 menyambut masyarakat dengan ragam fitur lengkap sekaligus model yang cantik. Belum lagi, bekal mesin 1.5-liter turbo yang bertenaga, menjadikannya cukup layak untuk dipinang. Banderolnya pun tak menguras kantong. Mulai dari Rp 219 juta- RP 239 juta (On The Road Jakarta).


Tapi kami cukup yakin, masih banyak yang belum “siap” meminang mobil Cina. Entah alasan gengsi, kepercayaan durabilitas atau alasan apapun. Nah, untuk yang mengalami hal seperti ini, jangan khawatir. Berikut kami rekomendasikan pilihan SUV diesel bekas yang harganya setara dengan DFSK Glory 650.


Toyota Fortuner



Pertama ada Toyota Fortuner. Untuk rentang harga Rp 200 sampai Rp 240 juta. Anda bisa meminang SUV ladder frame Toyota generasi pertama versi facelift pertama hingga versi facelift kedua. Dilansir dari situs jual beli online, unit yang tersedia mulai 2010-2012.


Saran kami, ambil yang 2012 (facelift kedua). Bagaimanapun, lebih muda usia, lebih minim risiko mendapat barang mengenaskan. Walau Fortuner terkenal bandel, tapi umur komponen mesin, eksterior dan interior tak bisa dibohongi. Semua bergantung pada perilaku pemilik sebelumnya.


Di generasi ini, varian diesel mengadopsi mesin berkode 2KD-FTV. Sama persis dengan yang sebelumnya. Namun berkat Variable Geometry Turbocharger (VNT). Outputnya melonjak ke angka 144 PS/3.400 rpm dan torsi 343 Nm/1.600-2.000 rpm. Bisa dibilang yang terkuat. Makanya varian ini jadi primadona di antara yang lain.


Bentuknya juga lebih gagah. Peremajaan sektor eksterior tersimak di headlamp, grille dan stoplamp. Hingga kini, kami rasa desainnya belum terlalu usang. Ditambah format tujuh tempat duduk yang cukup luas.


Mitsubishi Pajero Sport



Sudah bicara Fortuner, tak afdol jika tak menyebut Pajero Sport. Ya, sama-sama mengadaptasi konstruksi ladder frame. Membuat mereka berdua jadi pesaing abadi. Dengan rentang harga yang sama, unit yang tersedia mulai dari keluaran 2009-2013. Artinya, ini merupakan generasi pertama dan facelift.


Sama seperti Fortuner, kami juga menyarankan ambil varian diesel di atas 2011. Karena di era itu, tersemat teknologi Variable Geometry Turbo (VGT). Konsepnya mirip dengan VNT Toyota. Mengoptimalkan kinerja turbo mencapai torsi tinggi pada putaran rendah dan menyemburkan daya maksimal di kecepatan tinggi.


Makanya, catatan tenaga naik signifikan. Dari sebelumnya 136 PS dan torsi 314 Nm, VGT membuatnya mampu melontarkan tenaga 180 PS dan torsi torsi 350 Nm. Cukup sengit kan dengan Fortuner? Tak mau kalah, pastinya format kursi juga dibuat tujuh penumpang. Perlu dicatat, kursi baris ketiga hanya nyaman diduduki anak kecil. Sama dengan rival-rivalnya.


Chevrolet Trailblazer



Nah, yang satu ini tak mendapat respons sebaik SUV Jepang. Padahal, kembaran Isuzu MU-X ini memiliki spesifikasi yang tak kalah menarik. Dengan parameter harga yang sama, unit yang ada mulai dari 2012-2014. Menarik kan? Bahkan menjadi pilihan termuda yang bisa dipinang. Mungkin karena kurang populer, maka harga jualnya cukup miring.


Menurut kami, tampangnya justru paling eksklusif. Tersimak aura kokoh khas mobil Amerika dengan grille besar. Begitupun di buritan, simple dengan stoplamp kotak dan tak banyak ornamen. Ditambah aksen kaca belakang yang menyambung hingga kaca samping di pilar C. Melihat merek Chevrolet, mungkin orang awam tak menyangka bahwa harganya setara SUV Jepang.


Disediakan dalam dua varian bermesin diesel. Pertama ada 2.5 LT (4x2). Kubikasi mesinnya sebesar 2.500 cc yang menghasilkan daya maksimal 150 PS pada 3.800 rpm. Sedangkan torsinya mencapai 350 Nm mulai di 2.000 rpm. Untuk menyalurkan dayanya ke roda belakang, ditanamkan transmisi manual 5-percepatan.


Berbeda lagi dengan versi 2.8 LTZ (4x4). Turbonya sudah didoping teknologi Variable-Geometry (VG). Sementara kubikasi juga lebih besar, 4-silinder 2.800 cc. Tentu saja ada selisih tenaga yang besar. Rangkaian ini mampu mencapai tenaga 180 PS di 3.800rpm dan torsi 470 Nm di putaran sangat rendah, 2.000rpm.


Catatan torsi ini merupakan yang terbesar daripada dua SUV Jepang sebelumnya. Kami rasa dorongan sebesar itu mudah untuk membuat roda spinning di aspal. Selain itu, seluruh dayanya bisa disalurkan ke empat roda dengan transmisi otomatis.


Bagaimana urusan akomodasi? Tak jauh berbeda. Kabin terbagi dalam tiga baris dengan format kursi tujuh penumpang. Kalau suka torsi besar dan model eksklusif, tak ada salahnya ambil Trailblazer sebagai pilihan SUV untuk keluarga. (Hel/Odi)


Baca Juga: Pilihan Mobil 7-Seater Terbaru 2019 untuk Libur Lebaran

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video DFSK Glory 560

Lihat video terbaru DFSK Glory 560 untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil DFSK Pilihan

  • Populer
  • Komparasi