Langkah Awal Mengatasi Mesin Mobil yang Overheat, Lakukan 6 Hal Ini

Langkah Awal Mengatasi Mesin Mobil yang Overheat, Lakukan 6 Hal Ini

Anda pernah melihat mobil berhenti dan dari kap mesin mengeluarkan asap? Bahasa teknisnya mesin tengah mengalami overheat . Bahasa sederhanyanya, mesin mobil kepanasan, suhu mesin terlalu tinggi jauh di atas suhu optimal mesin. Yap, ini adalah salah satu masalah mesin yang umum terjadi. Biasanya dialami mobil-mobil tahun tua, meski tak menutup kemungkinan terjadi juga di mobil baru.

Letak permasalahan utama ada pada sistem pendinginan. Radiator, tutup radiator, kipas radiator, fan belt, water pump, thermostat, slang-slang dan cairan di dalamnya terkadang terabaikan. Jika salah satu tidak bekerja maksimal, overheating rentan terjadi. Akibatnya bisa fatal. Selain mobil pasti mogok, kemungkinan besar harus turun mesin. Karena itu, perlu untuk mengenal masalah ini. Mulai dari gejala, penyebab dan cara menanggulanginya.

Tak perlu panik dan takut jika hal ini terjadi pada mobil Anda. Untuk langkah awal mengatasi mesin mobil overheat, Anda dapat melakukan 6 langkah awal berikut ini:

1. Berhenti di pinggir jalan dan matikan mesin mobil

Ketika terjadi overheat pada mesin mobil, segeralah berhenti dan bawalah ke pinggir jalan atau lokasi yang aman. Langkah selanjutya matikan mesin mobilnya. Hal itu dilakukan agar mobil kamu tidak mengalami kerusakan yang lebih parah. Setelah itu, awasi jarum temperatur.

2. Buka kap mesin agar panas segera hilang

Jangan biarkan panas terperangkap di ruang mesin. Cari tuas kecil pembuka kap mesin, lalu angkat. Hati-hati karena kadang-kadang tuas berada di dekat radiator sehingga ada risiko kamu tersengat panas radiator.

3. Jangan buka tutup radiator jika mesin masih panas

Jangan sekali-sekali melakukan hal ini. Jika Anda membuka tutup radiator pada saat mesin mobil masih panas, dapat menyebabkan uap dan air bertekanan tinggi akan lepas dapat mengakibatkan luka bakar serius jika terkena kulit.

4. Periksa tabung cadangan air radiator

Setiap mobil pastinya memiliki cadangan air radiator yang terhubung ke bagian atas radiator. Ini akan membantu Anda untuk melihat apakah air radiator kurang atau tidak. Selain itu, juga terdapat indikator ketinggian air. Jika air kurang maka bisa berbahaya untuk mesin. Langkah pertama yang bisa dilakukan, yakni menambahkan cairan pendingin sampai posisi garis atas. Kamu bisa mengisi air di tabung meskipun mesin panas atau bisa juga menunggu kondisi mesin dingin. Jika mobil Anda hanya memiliki radiator tanpa tabung cadangan, kamu harus menunggunya hingga dingin sebelum membukanya.

5. Cari kebocoran pada sistem pendinginan

Jika radiator atau kepala silinder rusak, mungkin terjadi kebocoran dalam sistem pendingin. Jika Anda cukup berpengalaman dengan mobil, periksalah radiator, blok mesin, atau kepala silinder di dekat gasket, apakah ada kebocoran. Sebaliknya, jika tidak paham, Anda bisa bawa mobil ke bengkel terdekat dan minta mereka melakukan tes tekanan sistem pendingin. Pemeriksaan ini mudah dan mungkin bisa dilakukan dengan gratis.

6. Putuskan, apakah tetap jalan atau memanggil bantuan darurat

Jika radiator hanya kekurangan cairan dan Anda bisa mengisinya, ini tidak masalah. Isi dan lanjutkan perjalanan. Jika air di radiator terlihat habis jangan jalankan mobil. Jika kembali bisa berjalan, lebih baik matikan AC untuk mengurangi kerja mesin. Nyalakan heater untuk mengurangi panas mesin. Jalankan mobil dengan stabil. Jika bantuan mudah didapat, Anda bisa minta mobil derek daripada harus mengendarainya.

Baca juga: 7 Tips Merawat Mobil Putih Agar Selalu Terlihat Mengkilap

Apa Gejala Overheating?

Suhu mesin terpantau melalui indikator di panel instrumen. Biasanya berupa petunjuk analog dengan huruf C (Cold) dan H (Hot). Tapi mayoritas mobil baru sekarang, sudah tidak memakai model begitu. Indikatornya hanya berupa lampu hijau dan merah. Tentu saja berbagai tanda wajib dipantau saat mengemudi untuk mengetahui bila ada masalah. Untuk model analog, tanda mesin panas bila jarum petunjuk sudah melebihi batas tengah. Untuk model lampu, huruf H menyala merah. Bila semua itu terlihat, segera tepikan mobil dan matikan mesin.

Ketika indikator menunjukkan mesin panas, belum ada tanda-tanda mencurigakan saat sedang berjalan. Namun bila terus dipaksakan, beberapa gejala bisa timbul. Mesin yang tadinya bekerja halus, semakin kasar dan kurang bertenaga. Bahkan ada yang sampai ngelitik (knocking) berlebihan dan tenaga mesin pun turun drastis. Pendingin udara (AC) tiba-tiba tidak dingin. Sebagian kendaraan menerapkan sistem safety untuk memutus sejumlah komponen yang memberatkan mesin.

Semakin dipaksa, mesin bisa mati dan langsung mogok. Suhu sekitar mesin tentu amat panas dan keluar asap. Jangan langsung membuka tutup radiator dan menambahkan air sampai suhu turun. Akibatnya bisa berdampak fatal ke diri Anda. Mesin pun bisa rusak parah. Silinder head bengkok dan blok silinder retak paling sering terjadi. Turun mesin yang menghabiskan banyak biaya wajib dilakukan.

Baca juga: Tips Aman Memasang Aksesoris Mobil, Pastikan Ada Garansi

Apa Penyebab Overheating?

Ada banyak hal yang menyebabkan mesin kepanasan. Kerusakan komponen-komponen yang disebutkan di atas sangat besar menjadi pemicu. Paling umum terjadi, air radiator habis. Cairan ini berputar dalam sirkulasi. Suhu yang panas tentu saja membuatnya menguap dan perlu diperiksa secara berkala. Jika kurang, tambahkan air melalui tangki reservoir atau langsung ke radiator. Pastikan menggunakan coolant sesuai rekomendasi pabrik.

Jika lebih sering habis, periksa apakah ada kebocoran. Bisa dari radiatornya sendiri yang termakan usia atau pipa yang menjadi jalur aliran air. Kalau klem longgar atau selang sudah getas, segera ganti. Thermostat juga memegang peranan penting. Fungsinya membuka sirkulasi air ketika mesin sudah mencapai suhu optimal. Bila sudah rusak dan tak berfungsi, tentu air tidak mampu berputar.

Sama halnya dengan kipas pendingin yang letaknya tepat di belakang radiator. Bertugas untuk mendinginkan dengan membuat udara mengalir di sela-sela radiator. Kerusakannya dapat berupa motor mati atau kipas pecah. Fan belt turut memegang peranan penting karena menghubungkan kompresor, AC, alternator dan water pump dengan putaran mesin. Kalau putus, water pump pun tidak bekerja dan menghentikan proses perputaran air.

Nah, sebelum Anda bepergian lebih baik memeriksakan semua komponen dimaksud. Pastikan air radiator tidak cepat berkurang dan bersikulasi lancar. Cek juga kipas radiator apakah masih berfungsi normal atau tidak. Jika mobil Anda sudah berumur dengan jam terbang tinggi, tidak rugi mengganti dulu berbagai komponen itu. Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. (Odi/Raju)

Baca juga: Cek dan Rekondisi Suspensi Kendaraan Agar Nyaman Berkendara, Periksa 5 Bagian Ini

 

Contents

Raju Febrian

Raju Febrian

Salah satu wartawan otomotif senior yang bergabung bersama OTO.com tahun 2020. Pengalamannya menulis di bidang otomotif sudah dilakoni bertahun-tahun. Sebelumnya ia pernah bergabung bersama raksasa media Tempo sebagai wartawan senior. Pria ini pernah kehilangan Honda Vario yang jadi tunggangan harian. Kini, Peugeot Djanggo jadi tunggangan harian.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza B5
    BYD Denza B5
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Geely Star Wish ev
    Geely Star Wish
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Yangwang U8 phev
    BYD Yangwang U8
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza Z9 GT ev
    BYD Denza Z9 GT
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    22 Apr, 2026 .
  • WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    22 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    10 Apr, 2026 .
  • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    24 Mar, 2026 .
  • LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    24 Mar, 2026 .
  • ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    06 Mar, 2026 .
  • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    11 Feb, 2026 .
  • GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    04 Feb, 2026 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Geely Bakal Hadirkan Mobil Bensin Ke Indonesia, Ini 2 Produknya
    Geely Bakal Hadirkan Mobil Bensin Ke Indonesia, Ini 2 Produknya
    Bangkit Jaya, Hari ini
  • Geely Siap Boyong Lynk & Co ke Indonesia, Fokus ke Segmen Premium Sporty
    Geely Siap Boyong Lynk & Co ke Indonesia, Fokus ke Segmen Premium Sporty
    Bangkit Jaya, Hari ini
  • Reinkarnasi Elektrik Sang Legenda, Volkswagen ID. Polo Debut Membawa Standar Baru Hatchback
    Reinkarnasi Elektrik Sang Legenda, Volkswagen ID. Polo Debut Membawa Standar Baru Hatchback
    Anindiyo Pradhono, Hari ini
  • Beragam Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz Prime Buat Keluarga Indonesia
    Beragam Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz Prime Buat Keluarga Indonesia
    Anjar Leksana, Hari ini
  • Filter AC Mobil Wajib Dicek Secara Berkala, Ini Alasannya
    Filter AC Mobil Wajib Dicek Secara Berkala, Ini Alasannya
    Zenuar Yoga, Hari ini

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Hyundai dan TVS Berbagi Keahlian dalam Membuat Motor Roda Tiga Listrik
    Hyundai dan TVS Berbagi Keahlian dalam Membuat Motor Roda Tiga Listrik
    Anjar Leksana, 29 Apr, 2026
  • Guangzhou Automobile Group Rilis 5 Model Terbaru di Beijing Auto Show 2026
    Guangzhou Automobile Group Rilis 5 Model Terbaru di Beijing Auto Show 2026
    Anjar Leksana, 28 Apr, 2026
  • Chery QQ3 EV Jadi Mobil Listrik Terjangkau, Harga Setara LCGC
    Chery QQ3 EV Jadi Mobil Listrik Terjangkau, Harga Setara LCGC
    Anjar Leksana, 15 Apr, 2026
  • Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
    Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
    Anindiyo Pradhono, 14 Apr, 2026
  • Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
    Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
    Anjar Leksana, 13 Apr, 2026
  • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*