jakarta-selatan

Lakukan Ini Agar Emosi Terjaga Saat Mengemudi di Bulan Puasa

  • 16 Mei, 2019
  • 732 Kali Dilihat

Mengemudi saat berpuasa tentu menjadi tantangan tersendiri bagi yang menjalankan. Bukan hanya menahan dahaga dan lapar, pengemudi harus menjaga emosinya. Padahal tidak jarang seseorang menemukan hambatan di tengah jalan, yang dapat mendorong amarah. Nah, sebenarnnya ada trik sederhana yang dapat membantu pengemudi mobil menjaga emosinya. Berikut tipsnya dari Auto2000.



1. Buat Kabin Senyaman Mungkin


Kabin yang nyaman, memberikan rasa sejuk bagi pengemudi. Coba buat suasana ruangan bak rumah sendiri. Pastikan kebersihan terjaga dengan mencuci dan menyedot debu secara rutin. Anda tak mau bukan, mengemudi kendaraan yang kotor dan berbau tak sedap. Bila perlu tambahkan pengharum dengan aroma lembut, sehingga suasana menjadi terasa lebih rileks sepanjang perjalanan.


2. Dengarkan Musik


Alunan musik bisa menyebarkan aura santai saat mengemudi. Karena itu, siapkan deretan lagu kegemaran Anda sebelum memulai perjalanan. Simpan ke dalam perangkat penyimpanan seperti flashdisk atau smartphone, agar bisa dikoneksikan ke head unit kendaraan baik melalui kabel atau bluetooth dan mirroring. Cobalah pilih jenis yang lembut. Namun, bila Anda lebih menyukai musik keras, juga tak masalah.


3. Posisi Mengemudi


Gaya duduk pengemudi yang tepat, bukan hanya membuat pengemudi dapat mengantisipasi segala kondisi. Namun juga menciptakan suasana rileks dan nyaman. Atur sesuai dengan ilmu defensive driving. Duduk jangan terlalu tegak, lantaran menyebabkan cepat lelah. Begitu juga jangan terlalu rebah, karena Anda bisa kesulitan mengendalikan kendaraan ketika menghadapi kondisi yang riskan. Usahakan pegang setir dengan nyaman, seperti ibu jari tidak dimasukkan dalam setir.



4. Pilih Rute


Jalanan saat berangkat kerja di pagi hari atau menjelang berbuka puasa, biasanya diwarnai dengan kondisi padat, bahkan macet. Hal ini berpotensi memancing emosi seseorang. Karenanya, tentukan jalur perjalanan terlebih dahulu. Ada baiknya manfaatkan peta navigasi digital yang saat ini sudah canggih. Soalnya, keadaan lalu lintas bisa dipantau secara real time. Bila menemukan kemacetan, carilah rute alternatif.


5. Bersikap Tenang


Bila ada pengemudi lain yang memicu amarah, cobalah tarik napas dan buang lewat mulut sebanyak tiga kali sampai Anda merasa tenang. Trik ini mengizinkan oksigen masuk ke otak lebih banyak, sehingga Anda bisa berpikir lebih jernih dan tidak terpancing melakukan tindakan tak terpuji. Perlu diketahui, seseorang yang mengemudi sambil penuh emosi cenderung melakukan kesalahan kecil maupun fatal, seperti menyenggol kendaraan lain yang tidak terlibat masalah.


6. Jaga Kondisi Kendaraan Tetap Prima


Servis rutin menjaga kondisi kendaraan tetap optimal. Jangan sampai melewatkannya, karena kelalaian seperti ini bisa merugikan Anda. Bayangkan mobil mogok di tengah jalan saat siang hari. Rasa panik bercampur emosi bisa saja menyerang. (Hfd/Odi)


Baca Juga: Marak Begal Motor, Berikut Tips Menghindarinya

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Mobil Terbaru di Oto
  • DFSK Glory 560 | Road Test | Menembus...
    • 20 Sep, 2019
    •  
  • Daihatsu Sigra 2019 | First Impression | Naik...
    • 17 Sep, 2019
    •  
  • Toyota Calya 2019 | First Impression | Apa...
    • 17 Sep, 2019
    •  
  • Toyota Corolla Altis | First Impression | Punya...
    • 13 Sep, 2019
    •  
  • Wuling E100 | First drive | Seperti Apa...
    • 11 Sep, 2019
    •  
  • Suzuki XL7 | News | Ini Wujud Ertiga...
    • 11 Sep, 2019
    •  

Mobil Populer

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi