Kiandra Ramadhipa Raih Podium Kedua Moto3 Junior di Misano, Tutup Musim Posisi Kelima
Pembalap binaan Astra Honda finis hanya 0,006 detik dari pemenang pada race 2, ia mengakhiri musim 2026 dengan koleksi 146 poin
M. Kiandra Ramadhipa tutup FIM Moto3 Junior World Championship 2026 dengan hasil positif. Pembalap binaan Astra Honda Motor (AHM) itu meraih podium kedua pada race 2 putaran final di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, Minggu (18/10/2026). Persaingan berlangsung ketat hingga garis finis, dengan selisih waktu hanya 0,006 detik dari pemenang. Hasil ini mengantarkan pemuda asal Sleman, Yogyakarta, tersebut menempati posisi kelima klasemen akhir. Dirinya mengumpulkan total 146 poin sepanjang musim.
KEY TAKEAWAYS
Di posisi berapa Kiandra Ramadhipa mengakhiri Moto3 Junior World Championship 2026?
Ramadhipa menempati posisi kelima klasemen akhir dengan koleksi 146 poin.Apa pencapaian Ramadhipa pada putaran final di Misano?
Ia meraih pole position dengan waktu 1 menit 41,370 detik, finis keempat pada race 1 setelah revisi hasil, serta merebut podium kedua race 2 dengan selisih 0,006 detik dari pemenang.Pole Position dan Rekor di Misano
Kecepatan Ramadhipa sudah terlihat sejak sesi kualifikasi, Sabtu (17/10/2026). Ia membukukan waktu tercepat 1 menit 41,370 detik untuk mengamankan pole position. Catatan itu juga mengukuhkan namanya sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih posisi start terdepan di Misano. Pencapaian ini menjadi salah satu tonggak penting dalam kiprahnya di kejuaraan balap junior internasional.
Sepanjang musim 2026, Ramadhipa juga menjadi pembalap Honda dengan raihan poin tertinggi dan jumlah trofi terbanyak di ajang ini. Modal tersebut memperlihatkan daya saingnya menghadapi rival muda dari berbagai negara. Meski demikian, putaran final di Misano tetap menghadirkan tantangan tersendiri. Ia harus menjaga konsistensi di tengah persaingan rapat sejak awal balapan.
Race 1 Berakhir di Posisi Keempat
Pada race 1, Ramadhipa terus bersaing bersama grup terdepan. Ia beberapa kali terlibat pertarungan ketat dalam perebutan posisi podium. Memasuki lap ke-14, Pembalap bernomor motor #32 itu berhasil menempati posisi kedua. Namun, hasil balapan kemudian mengalami perubahan setelah race direction mengevaluasi sistem live tracking.
Berdasarkan hasil revisi, Ramadhipa menempati posisi keempat dan memperoleh tambahan 13 poin. Perubahan hasil ini membuat persaingan pada race 2 semakin penting bagi penutupan musimnya. Ia kembali memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan melalui balapan terakhir di Misano. Ia memulai race 2 dari posisi terdepan berkat hasil kualifikasi sehari sebelumnya.
Sempat Turun ke Posisi Keenam
Foto: AHMLanjut ketika memulai race 2, Ramadhipa langsung memimpin jalannya balapan. Persaingan ketat di grup depan membuat posisi Pembalap berusia 16 tahun itu beberapa kali berubah. Ia sempat turun hingga posisi keenam, tetapi terus berupaya mendekati para rival di depan. Upaya itu turut didukung catatan fastest lap sebesar 1 menit 41,511 detik pada lap keenam.
Di lima lap terakhir, intensitas persaingan meningkat. Ramadhipa kembali merangsek ke posisi kedua sebelum terlibat duel dengan pembalap lain. Ia memaksimalkan setiap tikungan dan lintasan lurus guna menjaga peluang meraih podium. Kecepatan motor NSF250RW menjadi modal penting ketika persaingan memasuki fase penentuan.
Selisih 0,006 Detik dari Kemenangan
Saat memasuki tikungan terakhir pada lap pamungkas, Ramadhipa berada di posisi ketiga. Ia kemudian memaksimalkan kecepatan NSF250RW di lintasan lurus menjelang garis finis. Manuver itu membawanya menyalip pembalap di depan dan merebut posisi kedua. Pertarungan berlangsung hingga meter terakhir, dengan selisih waktu hanya 0,006 detik dari kemenangan.
“Saya senang bisa menutup musim dengan hasil positif, finis keempat di race 1 dan meraih podium kedua di race 2. Saya belajar banyak dari kedua balapan dan bangga dengan perkembangan kami sepanjang musim ini. Terima kasih kepada tim atas kerja keras dan dukungannya. Kami akan terus berkembang dan kembali lebih kuat tahun depan,” ujar Ramadhipa.
Hasil di Misano menambah pencapaian Ramadhipa sepanjang musim sekaligus menempatkannya di peringkat kelima klasemen akhir. Total 146 poin menjadi bekal penting bagi perjalanan kariernya di level balap internasional. Pengalaman menghadapi persaingan ketat hingga garis finis juga menjadi bagian dari proses pengembangan kemampuan balapnya.
Astra Honda Apresiasi Perjuangan Ramadhipa
Foto: AHMGeneral manager marketing planning and analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi performa Ramadhipa sepanjang putaran final. Menurutnya, hasil di Misano diharapkan mendukung perkembangan karier Pembalap muda Indonesia itu. Pencapaian ini juga diharapkan mendorong Pembalap muda lain berani bersaing di kejuaraan internasional.
“Podium di Misano menjadi penutup musim yang positif bagi Ramadhipa. Semoga hasil ini semakin menguatkan langkahnya untuk menembus level balap yang lebih tinggi. Sekaligus memantik semangat Pembalap muda Indonesia lainnya untuk berani mengukir prestasi di kancah dunia,” pungkas Andy. (ALX)
Baca Juga:
Suzuki Indonesia Recall Satria Pro dan Satria F150, Cek Nomor Rangka dan VIN
Luca Marini Jabarkan Proses Evaluasi MotoGP, Castrol Ungkap Peran Tim di Balik Layar
VinFast Tawarkan Insentif hingga US$60.000 bagi Mitra Diler Motor Listrik di Indonesia
Model Motor Honda
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Unggulan Honda
- Terbaru
- Populer
Video Motor Honda Terbaru di Oto
Artikel Motor Honda dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature