• Wishlist

Samsung Coba Peruntungan di Industri Otomotif

Samsung Coba Peruntungan di Industri Otomotif

Peruntungan coba dilakukan oleh raksasa perusahaan elektronik, Samsung. Ya, perusahaan asal Korea Selatan itu kini coba untuk terjun ke dunia bisnis otomotif dengan membeli saham Harman International Industries. Harman ialah perusahaan yang memproduksi komponen otomotif berupa fitur dan informasi.


Mungkin bagi sebagian orang nama Harman International Industries tidak begitu familiar. Namun untuk diketahui, Harman merupakan salah satu pemasok teknologi untuk brand otomotif seperti Bentley, Jaguar, Tesla, Mercedes, Porsche, Audi serta VolksWagen. Diprediksi, akuisis yang dilakukan Samsung ini untuk melakukan pengembangan mobil masa depan yang dapat melaju tanpa kendali manusia atau yang dikenal otonom.


Untuk mengakuisisi saham Harman, Samsung harus menggelontorkan dana hingga US$8 miliar atau setara dengan Rp 106 triliun. Beberapa kalangan menyatakan bila hal yang dilakukan Samsung juga untuk mengantisipasi persaingan dengan Apple dimana perusahaan asal Amerika Serikat ini diketahui juga tengah melakukan pengembangan mobil otonom.


"Setelah penutupan dan langsung transaksi akan memberikan kesempatan bagi Samsung untuk dapat hadir di pasar yang mengalami peningkatan signifikan di pasar berkembang melalui teknologi koneksi, khususnya elektronik di otomotif. Hal ini telah jadi prioritas strategis bagi Samsung," papar Samsung dalam sebuah kesempatan.


Beberapa pabrikan mobil juga diketahui tengah melakukan pengembangan pada teknologi tersebut. Sebut saja pabrikan seperti Audi, BMW, Mercedes-Benz, Volvo hingga Toyota turut melakukan pengembangan teknologi otonom pada mobil buatannya. Bahkan Google juga turut serta dalam melakukan pengembangan mobil dengan teknologi masa depan tersebut. Bila semua pabrikan mulai terlibat, keyakinan akan mimpi mobil otonom akan semakin menjadi kenyataan.


Hal yang dilakukan Samsung untuk mengakuisisi Harman merupakan investasu terbesar dalam sejarah perusahaan tersebut. Pasalnya, seperti yang diketahui bila Samsung baru-baru ini mengalami masalah dengan produk terbarunya, Note 7 yang mengalami cacat produksi. Beberapa kasus terjadi Note 7 meledak saat baterainya sedang dalam proses pengisian. Dengan menggelontorkan dana besar dalam membeli saham Harman, tentu Samsung miliki rencana besar di industri otomotif. Untuk itu layak kita tunggu inovasi apa yang akan dilakukan Samsung dan Harman.


Baca Juga: Jaguar Siapkan Pesaing Tesla


Sumber: Carcoops, Fortune