• Wishlist

Truk Autonomous Melaju Sejauh 192 km Tanpa Pengemudi

Truk Autonomous Melaju Sejauh 192 km Tanpa Pengemudi

Teknologi masa depan sudah di depan mata. Ya, jika dulu mobil tanpa pengemudi hanya ada di dalam film, namun kali ini sepertinya hal tersebut akan segera terwujud. Bahkan, bukan hanya mobil, kendaraan besar seperti truk yang akan bisa melaju tanpa pengemudi atau dikenal juga dengan teknologi autonomous.

Kali ini Uber Technologies Inc bekerjasama dengan Anheuser-Busch InBev NV menunjukan bagaimana cara kerja truk berteknologi autonomous. Truk berukuran besar dengan bobot yang berat ini melaju tanpa pengemudi di jalan raya dengan kondisi padat. Hal ini terlihat dari video yang ada di bawah.

Terlihat dari video, truk beroda 18 ini membawa muatan minuman hingga 50 ribu minuman kemasan di sebuah jalanan di Colorado, Amerika Serikat. Truk tersebut melakukan perjalanan sejauh 192 km dengan kondisi jalanan yang padat dengan kendaraan lain.

Terlihat saat truk tersebut tengah melaju, pengemudi meninggalkan kursinya dan beralih ke bangku belakang yang membuat mobil ini melaju tanpa supir. Namun terlihat juga bila pengiriman minuman truk tanpa pengemudi ini dikawal dengan polisi di belakangnya sehingga pada bagian depan tetap menggambarkan situasi jalanan yang sebenarnya.

Hal ini merupakan kali pertama perusahaan Otto Uber dan AB InBev melakukan pengiriman minuman kemasan dengan menggunakan truk self driving. Diungkapkan Lior Ron, Presiden dan co-Founder Otto Uber, hal ini dilakukan untuk melakukan uji coba pada teknologi yang telah mereka ciptakan.

"Kami ingin menunjukan bahwa pembangunan dasar teknologi dimulai dari sini. Kami memiliki kemampuan dan telah melakukan hal ini di jalan raya, namun kami masih dalam tahap pengembangan iterasi pada perangkat keras dan juga perangkat lunak" papar Ron.

Penggunaan kendaraan tanpa pengemudi pada perusahaan layanan ini dianggap dapat menghemat anggaran. Bahkan AB InBev menyatakan pihaknya bisa berhemat hingga US$50 juta atau setara Rp 651 miliar bila pihaknya menerapkan teknologi masa depan ini pada seluruh jaringan distribusinya karena dianggap dapat mengemat bahan bakar serta mempercepat laju distribusi. Sebagai informasi, AB InBev merupakan perusahaan minuman di kawasan Amerika Serikat dan sekitarnya.

Dalam mengembangkan teknologi tersebut, Uber bekerjasama dengan Volvo. Ron menyatakan bila pihaknya tengah dalam pembicaraan dengan Volvo terkait kerjasama yang akan terjalin di masa depan.

Seperti diketahui, para produsen mobil saat ini tengah mengembangkan teknologi mobil yang dapat melaju tanpa pengemudi. Produsen mobil tersebut seperti Nissan, Mercedes-Benz, Volvo, BMW bahkan Toyota juga turut mengembangkan teknologi masa depan ini.

Baca Juga: Menguak Mimpi Mobil Otonomus

Sumber: Bloomberg