Pasca Insentif Kendaraan Listrik Berakhir, Ini Arah Industri Otomotif Nasional Menurut Pelaku dan Ekonom

Forum strategis ini mempertemukan pemerintah, APM, pengamat ekonomi, dan pelaku industri untuk membahas masa depan kendaraan listrik setelah berakhirnya insentif fiskal pada akhir 2025

Pasca Insentif Kendaraan Listrik Berakhir, Ini Arah Industri Otomotif Nasional Menurut Pelaku dan Ekonom

Indonesia Center for Mobility Studies (ICMS) kembali menggelar Dialog Industri Otomotif Nasional untuk kelima kalinya sejak pertama kali diselenggarakan pada 2024. Forum diskusi strategis ini berlangsung di area Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Senin (10/2), dengan mengangkat tema Insentif EV Dihapus, Kemana Arah Masa Depan Industri Otomotif di Indonesia?

KEY TAKEAWAYS

  • Apa tema utama Dialog Industri Otomotif Nasional ICMS 2026?

    Tema yang diangkat adalah "Insentif EV Dihapus, Kemana Arah Masa Depan Industri Otomotif di Indonesia?", yang membahas dampak berakhirnya insentif PPN 10% dan bea masuk 0%
  • Bagaimana performa pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia sepanjang 2025?

    Pasar EV nasional tumbuh 70 persen mencapai 175 ribu unit, dengan lonjakan signifikan pada segmen Battery Electric Vehicle (BEV) sebesar 141 persen dibanding tahun sebelumnya
  • Dialog tahunan tersebut mempertemukan pelaku industri otomotif, pengamat ekonomi, perwakilan Agen Pemegang Merek (APM), serta media nasional untuk membahas dinamika industri otomotif Indonesia memasuki fase baru, menyusul berakhirnya sebagian insentif fiskal kendaraan listrik pada akhir 2025.

    Hadir sebagai keynote speaker Ketua Tim Kerja Industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Kementerian Perindustrian, Patia Jungjungan Monangdo. Diskusi panel menghadirkan Rudy MF dari Dyandra Promosindo selaku penyelenggara IIMS 2026, Pengamat Ekonomi Senior Perbanas Josua Pardede, Deputy CEO of Sales & Network Development VinFast Indonesia Davy Jeffry Tuilan, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia Constantinus Herlijoso, serta Business Strategy Division Head Isuzu Indonesia Rian Erlangga.

    ICMS menegaskan kembali peran industri otomotif sebagai sektor strategis perekonomian nasional. Selain berkontribusi terhadap pertumbuhan manufaktur dan investasi, sektor ini memiliki multiplier effect luas terhadap logistik, energi, pembiayaan, infrastruktur, hingga penciptaan lapangan kerja.

    Kontras Pasar Otomotif 2025

    Pemilihan tema dialog didasarkan pada dinamika pasar otomotif Indonesia sepanjang 2025. Secara agregat, penjualan kendaraan bermotor mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, akibat tekanan daya beli dan ketidakpastian ekonomi global. Namun, kondisi berbeda justru terjadi pada segmen kendaraan listrik.

    Sepanjang 2025, pasar kendaraan listrik nasional tumbuh sekitar 70 persen menjadi 175 ribu unit. Pertumbuhan paling signifikan datang dari segmen Battery Electric Vehicle (BEV), yang meningkat dari 43 ribu unit pada 2024 menjadi 104 ribu unit pada 2025 atau melonjak sebesar 141 persen. Lonjakan ini menjadi indikator kuat keberhasilan kebijakan insentif fiskal dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di pasar domestik.

    Insentif tersebut dinilai mampu menurunkan hambatan harga, memperkuat daya tarik produk, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap teknologi elektrifikasi. Perubahan persepsi masyarakat terhadap kendaraan listrik menjadi salah satu capaian penting pada fase awal transisi menuju mobilitas rendah emisi.

    Tantangan Baru di 2026

    Memasuki 2026, industri otomotif menghadapi tantangan baru seiring rencana pemerintah menghentikan sebagian insentif kendaraan listrik per 31 Desember 2025. Insentif yang berakhir mencakup PPN Ditanggung Pemerintah sebesar 10 persen serta pembebasan bea masuk 0 persen untuk kendaraan listrik impor CBU dan CKD. Kebijakan ini berpotensi mendorong kenaikan harga jual kendaraan listrik di pasar.

    Di sisi lain, pemerintah tetap melanjutkan sejumlah insentif non-fiskal, seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan PPnBM 0 persen. Perubahan kebijakan ini memunculkan pertanyaan strategis mengenai keberlanjutan pertumbuhan kendaraan listrik tanpa dukungan fiskal sebesar sebelumnya.

    Deputy CEO of Sales & Network Development VinFast Indonesia, Davy Jeffry Tuilan, memaparkan strategi VinFast di Indonesia yang bertumpu pada pendekatan ekosistem terintegrasi. VinFast hadir melalui empat entitas utama, yakni VinFast Automobile Indonesia sebagai pabrikan, VinFast Trading Indonesia sebagai distributor, Green SM sebagai operator taksi listrik, serta V-Green sebagai penyedia infrastruktur pengisian daya.

    VinFast memilih membangun jaringan charging station lebih dahulu untuk menghindari dilema “ayam atau telur” dalam adopsi kendaraan listrik. Ribuan charging station V-Green kini tersebar di berbagai wilayah, termasuk area non-perkotaan dan jalur wisata.

    Selain itu, VinFast menawarkan program resell value guarantee, yang memungkinkan konsumen mengembalikan kendaraan dalam waktu satu tahun jika tidak puas. Kendaraan tersebut kemudian dikelola melalui Green Future, yang bergerak di bisnis mobil bekas, rental, hingga konversi armada taksi. Menurut VinFast, keunggulan kompetitif perusahaan terletak pada kekuatan ekosistem, bukan semata harga atau insentif pemerintah.

    Sementara Geely Auto Indonesia menegaskan kehadirannya sebagai investasi langsung, berbeda dari kehadiran sebelumnya melalui distributor. Constantinus Herlijoso menjelaskan bahwa Geely membawa pengalaman global, jaringan R&D internasional, serta fokus kuat pada Environmental, Social, and Governance (ESG).

    Melalui kolaborasi dengan Renault, Geely mengembangkan Horse Powertrain sebagai solusi transisi dari mesin pembakaran internal menuju elektrifikasi. Teknologi ini fleksibel untuk digunakan pada ICE, hybrid, PHEV, hingga extended range electric vehicle (EREV). Salah satu implementasinya akan diperkenalkan di Indonesia melalui Geely Boyue ER-EV dengan jarak tempuh 375 km dalam mode listrik dan hingga 1.575 km secara kombinasi.

    Geely menekankan pentingnya kepastian kebijakan dan sinkronisasi regulasi lintas kementerian untuk menjaga iklim investasi otomotif nasional.

    Perspektif Ekonomi: Insentif Bersyarat Jadi Opsi Realistis

    Pengamat Ekonomi Senior Perbanas, Josua Pardede, menyoroti bahwa ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tumbuh solid dengan pertumbuhan mencapai 5,11 persen dan meningkat hingga mendekati 5,4 persen pada kuartal IV. Namun, industri otomotif roda empat mengalami perlambatan, terutama di segmen LCGC dan kendaraan penumpang, seiring melemahnya daya beli kelas menengah.

    Sebaliknya, segmen menengah atas relatif lebih resilien dan menjadi pendorong utama penjualan kendaraan listrik. Lonjakan penjualan EV pada Desember 2025 diduga kuat dipicu oleh perilaku front loading sebelum insentif PPN berakhir.

    Josua memaparkan tiga skenario kebijakan, mulai dari penghentian penuh insentif, perpanjangan total, hingga insentif bersyarat berbasis TKDN atau pembeli mobil pertama. Menurutnya, skenario terakhir menjadi opsi paling realistis di tengah keterbatasan ruang fiskal, dengan defisit APBN mendekati 3 persen PDB.

    Ketua Umum ICMS, Munawar Chalil, menegaskan komitmen ICMS sebagai lembaga netral, inklusif, dan independen dalam mendorong dialog konstruktif lintas pemangku kepentingan. Forum ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan pertumbuhan industri otomotif nasional, sekaligus mendukung target 600.000 kendaraan listrik pada 2030 dan Net Zero Emission pada 2060.

    Dialog Industri Otomotif Nasional ICMS 2026 juga didukung oleh VinFast Indonesia, Toyota Astra Motor, dan Geely Auto Indonesia, menegaskan pentingnya kolaborasi industri dalam menghadapi fase transisi pasca berakhirnya insentif kendaraan listrik. (BGX/ODI)

    Baca Juga: 

    Changan Bicara Masa Depan Mobilitas, Bukan Sekadar Jual Mobil

    Kiprah BYD Mengubah Peta EV Nasional dan Menjadi Pemain Kunci di Indonesia

    Contents

    Zenuar Yoga

    Zenuar Yoga

    Zenuar 'Bgenk' Yoga adalah salah satu jurnalis otomotif berpengalaman di Indonesia. Spontanitas dan suaranya yang lantang memberi warna kemanapun dia pergi. Keseharian, Yamaha Nmax jadi andalan mobilitas ke kantor atau untuk peliputan. Pengalaman berkendara dan pengetahuan di bidang otomotif roda dua membuatnya kerap ditunjuk sebagai road captain saat Forum Wartawan Otomotif melakukan kegiatan touring. 

    Baca Bio Penuh

    Jual mobil anda dengan harga terbaik

    Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
    Listing gratis Listing gratis
    Daftarkan mobil Anda

    IIMS 2026

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita
    • Artikel feature

    Mobil Pilihan

    • Yang Akan Datang
    • BYD Atto 4 ev
      BYD Atto 4
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Denza B5
      BYD Denza B5
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • Geely Star Wish ev
      Geely Star Wish
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Yangwang U8 phev
      BYD Yangwang U8
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Denza Z9 GT ev
      BYD Denza Z9 GT
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

    Video Mobil Terbaru di Oto

    Oto
    •  DAIHATSU KUMPUL SAHABAT DEPOK 2026: DEFINISI PESTA RAKYAT, SEMUA SENANG!
      DAIHATSU KUMPUL SAHABAT DEPOK 2026: DEFINISI PESTA RAKYAT, SEMUA SENANG!
      30 Jun, 2026 .
    •  LEPAS E4 EV, SEGERA DIPASARKAN DENGAN SPESIFIKASI MENARIK
      LEPAS E4 EV, SEGERA DIPASARKAN DENGAN SPESIFIKASI MENARIK
      30 Jun, 2026 .
    • MGS5 EV: SUV LISTRIK NYAMAN TANPA KOMPROMI
      MGS5 EV: SUV LISTRIK NYAMAN TANPA KOMPROMI
      18 Jun, 2026 .
    • TEST DRIVE NEW KIA CARENS 2026: MPV FAMILY YANG PROPER
      TEST DRIVE NEW KIA CARENS 2026: MPV FAMILY YANG PROPER
      03 Jun, 2026 .
    •  NYETIR DI JALANAN GUANGZHOU CHINA SAMBIL COBAIN AUTONOMOUS DRIVING XPENG VLA 2.0 . FULL DISETIRIN AI
      NYETIR DI JALANAN GUANGZHOU CHINA SAMBIL COBAIN AUTONOMOUS DRIVING XPENG VLA 2.0 . FULL DISETIRIN AI
      03 Jun, 2026 .
    • FIRST DRIVE BYD M6 DM PHEV: INI MUSUH SPBU DAN SPKLU!
      FIRST DRIVE BYD M6 DM PHEV: INI MUSUH SPBU DAN SPKLU!
      21 May, 2026 .
    • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
      TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
      22 Apr, 2026 .
    • WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
      WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
      22 Apr, 2026 .
    •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
      ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
      10 Apr, 2026 .
    • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
      PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
      01 Apr, 2026 .
    Tonton Video Mobil

    Artikel Mobil dari Carvaganza

    • Honda Tampilkan Prelude HRC Concept di Goodwood Festival of Speed
      Honda Tampilkan Prelude HRC Concept di Goodwood Festival of Speed
      Eka Zulkarnain H, 10 Jul, 2026
    • Pecahkan Rekor Dunia! Replika Lego Technic Koenigsegg Sadair's Spear Ukuran Asli Sukses Melesat 111 Km/Jam
      Pecahkan Rekor Dunia! Replika Lego Technic Koenigsegg Sadair's Spear Ukuran Asli Sukses Melesat 111 Km/Jam
      Anjar Leksana, 10 Jul, 2026
    • Sasar Kaum Urban, SUV Listrik BAIC T1 Resmi Diperkenalkan dengan Estimasi Harga Rp300 Jutaan
      Sasar Kaum Urban, SUV Listrik BAIC T1 Resmi Diperkenalkan dengan Estimasi Harga Rp300 Jutaan
      Anindiyo Pradhono, 09 Jul, 2026
    •  Terungkap, Penyebab Terbakarnya Chery Tiggo Cross CSH di Bandung Murni Faktor Eksternal
      Terungkap, Penyebab Terbakarnya Chery Tiggo Cross CSH di Bandung Murni Faktor Eksternal
      Eka Zulkarnain H, 09 Jul, 2026
    • Ini Tiga Mobil Mewah Elektrifikasi Calon Bintang GIIAS 2026
      Ini Tiga Mobil Mewah Elektrifikasi Calon Bintang GIIAS 2026
      Eka Zulkarnain H, 09 Jul, 2026

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature
    • Wuling BingoS Siap Jadi Penantang Baru SUV Listrik Kompak, Jarak Tempuh 525 Km
      Wuling BingoS Siap Jadi Penantang Baru SUV Listrik Kompak, Jarak Tempuh 525 Km
      Anjar Leksana, 08 Jul, 2026
    • TOP dan Pesonna Optima Jasa Tambah 250 Armada Ride-Hailing, Perkuat Ekosistem EV
      TOP dan Pesonna Optima Jasa Tambah 250 Armada Ride-Hailing, Perkuat Ekosistem EV
      Anjar Leksana, 03 Jul, 2026
    • Harga Pre-Book Changan Deepal S05 EV dan REEV Dibuka, Mulai Rp500 Jutaan untuk 500 Konsumen Pertama
      Harga Pre-Book Changan Deepal S05 EV dan REEV Dibuka, Mulai Rp500 Jutaan untuk 500 Konsumen Pertama
      Anjar Leksana, 01 Jul, 2026
    • Pangkas Harga Hingga Rp26 Juta, Honda City Facelift Meluncur di Thailand
      Pangkas Harga Hingga Rp26 Juta, Honda City Facelift Meluncur di Thailand
      Anindiyo Pradhono, 30 Jun, 2026
    • Toyota Indonesia Luncurkan New Hilux Facelift 2026, Kini Punya Versi EV
      Toyota Indonesia Luncurkan New Hilux Facelift 2026, Kini Punya Versi EV
      Anjar Leksana, 29 Jun, 2026
    • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
      Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
      Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
    • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Anjar Leksana, 29 Des, 2025
    • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Setyo Adi, 12 Agu, 2025
    • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Setyo Adi, 04 Des, 2024
    • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Setyo Adi, 20 Sep, 2024
    • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Setyo Adi, 01 Sep, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      Setyo Adi, 24 Jun, 2025
    • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Alvando Noya, 13 Jun, 2025
    • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
    • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
    • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Setyo Adi, 08 Sep, 2025
    • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
    • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      Setyo Adi, 04 Agu, 2025

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*