Pabrik Volkswagen, Toyota, dan Hyundai Kembali Beroperasi di Eropa

Pabrik Volkswagen, Toyota, dan Hyundai Kembali Beroperasi di Eropa

Setelah berhenti beroperasi sementara, beberapa pabrikan otomotif dunia siap memulai kembali operasional manufaktur. Diantaranya Volkswagen, Toyota, dan Hyundai di Eropa. Namun mereka tidak secara langsung menyesuaikan kapasitas produksi maksimal. Restart produksi ini dimulai secara perlahan dan mempertimbangkan keselamatan pekerja.

Disebutkan Volkswagen bakal sesegera mungkin mengembalikan kegiatan produksi mobil mereka. Dimulai oleh pabrik Zwickau, Jerman dan Bratislava, Slovakia pada 20 April ini setelah hening selama satu bulan. Lalu minggu depan, pabrik lain di Jerman, Portugal, Spanyol, Russia sampai AS akan mengikuti. Barulah pada Mei, operasional Afrika Selatan, Argentina, Brazil, dan Meksiko diekspektasikan dapat kembali beraktivitas.

Hal ini karena status pembatasan beberapa daerah di Eropa sudah diringankan. Contoh di Spanyol, sekitar 300 ribu pekerja non-esensial sudah kembali bekerja. Begitu pun di Jerman, pembatasan aktivitas mulai diringankan minggu ini. “Dengan keputusan pemerintah Jerman dan melonggarnya pembatasan di negara Eropa lain, kondisi ini ditetapkan sebagai kembalinya produksi secara bertahap,” ujar Chief Operating Officer Volkswagen, Ralf Brandstätter.

Baca Juga: Lawan COVID-19, Ford Sulap Kain Airbags Mobil Jadi 1,3 Juta APD

Memulai operasional pabrik dalam kondisi seperti ini menjadi tantangan tersendiri. Perlu penyesuaian standar operasional agar meminimalisir risiko penyebaran di antara pekerja. VW mengatakan telah menetapkan 100 batasan agar mempertahankan tingkat risiko di level seminimal mungkin. Tentu hal ini dibutuhkan lantaran Eropa menjadi pusat kegiatan VW. Sebanyak 490 ribu dari total 670 ribu pekerja VW secara global berbasis di Eropa.

VW restart production in China

“Kami tidak pernah mengembangkan, memproduksi, dan menjual mobil di kondisi seperti ini sebelumnya,” ujar Pimpinan Works Council Volkswagen, Bernd Osterloh. Ia menambahkan, "Dengan ini kami saya mengharapkan para manajer memastikan pekerja familiar dengan prosedur baru. Menjawab pertanyaan lebih penting ketimbang memastikan jumlah produksi harian saat ini.”

Produksi akan digencarkan sesuai dengan berbagai parameter. Diantaranya ketersediaan komponen dan kebutuhan pasar. Jam kerja pun tidak seperti biasanya, akan dikurangi. Khusus produksi komponen, VW telah menjalankan terlebih dahulu sebelum fasilitas perakitan mobil agar memastikan suplai ke Cina tidak terganggu.

Tak hanya VW, Toyota juga mengatakan akan memulai kembali lini produksi di Polandia dan Prancis. Tepatnya pada 22 April besok, setelah sunyi senyap sejak pertengahan Maret. Di tengah kekhawatiran penularan virus seperti ini tentu Toyota tidak mengejar volume maksimal. Operasional selama dua minggu pertama dijalankan oleh satu shift saja dari tiga giliran saat kondisi normal.

Hyundai sudah lebih dulu beroperasi ketimbang VW dan Toyota di Eropa. Fasilitas di Ceko telah dibuka pada minggu lalu, sementara di Turki pada 20 April. Sementara itu, Ferrari yang sudah menangguhkan sejak 14 Maret belum akan berjalan April ini. Pabrik tetap ditutup sampai 3 Mei beriringan dengan keputusan Italia memperketat tindakan karantina wilayah. (Krm/Odi)

Sumber: CNN

Baca Juga: Hyundai Lanjutkan Pembangunan Pabrik di Tengah Pandemi COVID-19

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil