Mercedes-Benz G-Class 4-Silinder akan Tersedia di Cina

Mercedes-Benz G-Class 4-Silinder akan Tersedia di Cina
Gambar
Review Pengguna

SUV gagah nan ikonik Mercedes-Benz G-Class, identik juga dengan mesin ganas. Postur besar dengan kemampuan segala medan, paling pas dicangkok mesin minimal 6-silinder. Namun apa jadinya kalau diberikan mesin yang terbilang kecil? Di Cina, kabarnya Mercedes-Benz akan sediakan G-Class dengan unit empat silinder 2,0 liter.

Kubikasi tak lebih dari 2.000 cc, konon menjadi varian baru sang Gelandewagen. Tepatnya sebagai varian entry level. Sementara saat ini, varian teratas masih diwakili AMG G63. Permintaan yang cukup tinggi dari pasar Cina melandasi keputusan Mercedes. Nomenklatur disiapkan adalah G350.

Mercedes G-Class 4-cylinder

Sebenarnya moniker G350 bukan hal baru untuk keluarga G-Class, karena selama ini di beberapa negara hadir sebagai G350 d. Dengan embel-embel kode ‘d’ di namanya, berarti varian ini memakai mesin diesel. Sementara untuk Mercedes-Benz G350 empat silinder, santer dikabarkan mengusung mesin berbahan bakar bensin.

Dilaporkan Autohome, beberapa foto telah beredar menunjukkan G-Class varian itu, lengkap dengan emblem G350 di bagian belakang. Mesin bensin 2,0 liter turbo diklaim akan bertenaga 299 hp dan torsi hingga 400 Nm. Seperti model Mercedes lain, mesin ini bakal dipasangkan transmisi otomatis 9-speed, alias 9G-TRONIC.

Baca Juga: Mercedes-Benz G-Class Siap Bertransformasi ke Mekanikal Elektrik

Salah satu alasan pabrikan Affalterbach mengembangkan khusus G350, adalah karena pasar Cina menerapkan pajak tinggi untuk mesin kapasitas besar. Tentunya mereka tak mau kehilangan pangsa pasar besar di sana. Selain konfigurasi masif V8, varian lain G-Class mengusung mesin enam silinder diesel, 2,9 liter turbo yang dipakai oleh varian G350 d dan G400 d.

Mercedes-Benz G350

Untuk G350, tampak tidak memiliki banyak perbedaan wujud bila dibandingkan langsung dengan G500 bermesin dua kali lebih besar. Tampilan eksterior dan interior keseluruhan masih sama, kecuai pelek yang diameternya lebih kecil. Tentu, komposisi ini bisa membuat G350 lebih diminati oleh konsumen.

Mercedes sendiri sebenarnya tidak memasarkan G-Class versi diesel (G350 d) di China. Meski model ini beredar di sana, diketahui bahwa unit datang dari pasar gelap (black market). Bahkan klaimnya tidak kurang dari 20 unit G350 d sudah didatangkan ke China, diimpor langsung dari pabrik Magna Steyr, Austria.

Melihat sejarah, sebenarnya Mercedes sudah pernah memasarkan G-Class bermesin 2,0 liter pada 1990 lalu. Lewat varian 200 GE, mereka memasarkannya khusus untuk Italia dan tanpa turbo. Diproduksi antara 1990 - 1994, itu adalah mesin terkecil yang pernah ditawarkan untuk G-Wagon. Rencananya G350 melenggang ke pasaran Cina mulai September mendatang. Informasi detail spesifikasi dan harga menyusul kemudian. (Why/Odi)

Sumber: Autohome, Carscoops

Baca Juga: Mercedes-AMG Tengah Siapkan Penerus G-Class 4x4 Squared

Jelajahi Mercedes Benz G-Class

Mercedes Benz G-Class Rp 5,66 Milyar Cicilan : Rp 129,03 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store