Manufaktur Senjata Kalashnikov Bikin Mobil Elektrik Pesaing Tesla

Manufaktur Senjata Kalashnikov Bikin Mobil Elektrik Pesaing Tesla

Nama Kalashnikov pasti asing di dunia otomotif. Tentu saja, karena nama itu manufaktur senjata pencipta AK47 yang sangat sohor. Tak cuma bikin senjata, Kalashnikov memasuki dunia otomotif dengan produk mobil elektrik yang eksentrik. Nama CV-1 dipilih untuk mobil elektrik bergaya retro kreasi pabrik senjata Rusia itu. Menurut pihak agensi yang melakukan jumpa pers, teknologi canggih pada CV-1 bakal menempatkan Kalashnikov di jajaran penghasil mobil listrik global sekelas Tesla. Bahkan menjadi kompetitornya langsung.

Pihak terkait manufaktur menyampaikan CV-1 menggunakan baterai modular dengan kapasitas total 90 kWh, yang disebut sebagai 'inverter revolusioner' oleh Kalashnikov berukuran 50 x 50 x 100 cm. Dengan bekal itu, CV-1 bisa menempuh jarak hingga 350 km dalam sekali pengisian penuh baterai. Klaim lainnya, tenaga puncak 295 hp dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam hitungan enam detik.

Meski sangat percaya diri, belum ada detail spesifikasi lain dari CV-1, selain bentuknya yang merupakan daur ulang dari IZh 2125 Combi, mobil lokal Rusia yang lahir pada 1970an silam, yang seperti dimodifikasi dengan suku cadang aftermarket. Dengan desain itu, CV-1 seperti bukan terinspirasi retro, melainkan mobil lawas yang memang dimodernisasi dengan jantung elektrik.

Selain dari wajah, dengan grille dan lampu LED tiga susun tingkat, bagian lain mobil tampak tidak menunjukkan elemen modern futuristik yang biasa ada pada mobil elektrik zaman sekarang. Bahkan gagang pintu dan kunci pada bagasi dibiarkan berdesain sama seperti mobil rilisan 1970-an.

Sementara mobil orisinilnya, 2125 Combi diproduksi oleh IZh yang merupakan bagian dari AvtoVaz sebagai orangtua dari Lada. IZh 2125 Combi diproduksi selama rentang 1973 sampai 1997. Mobil station wagon itu dibekali mesin 1,5 liter bertenaga 70 hp. Sedangkan Kalashnikov sendiri, selain memproduksi senjata, juga memasuki pasar untuk kendaraan off road roda dua, bahkan robot untuk militer.

Melihat desainnya yang jadul, tentu orang sangsi kalau CV-1 bisa menyaingi produk kreasi sekelas manufaktur Tesla, dari segi aerodinamika dan bobot bodi yang kalau diambil mentah dari IZh 2125 Combi bakal sangat berat. Tapi kalau memang jeroan yang digunakan secanggih yang diklaim, CV-1 bisa jadi produk alternatif mobil listrik dengan desainnya yang unik. Reputasi penghasil senjata AK47 yang sangat terkenal menjadi jaminannya. Itu kalau CV-1 jadi diproduksi dan dipasarkan di luar Rusia. (Tom/Odi)

Baca Juga: Fuzz Townshend Ditunjuk Sebagai Brand Ambassador SsangYong Inggris

Sumber: Caranddriver

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil