• Wishlist

Lawan Toyota C-HR Hybrid, Nissan Kicks e-Power Diduga Kuat Segera Dijual di Indonesia

Lawan Toyota C-HR Hybrid, Nissan Kicks e-Power Diduga Kuat Segera Dijual di Indonesia

Napas Juke di Indonesia sudah terengah-engah. Ia tidak bisa menjadi harapan lagi. Hanya puluhan unit terjual sepanjang 2019. Sebagai substitusi market kompak SUV, perusahaan tengah menyiapkan Nissan Kicks di sini. Beberapa waktu lalu, pucuk pimpinan mereka telah mengisyaratkan mengenalkan tiga produk anyar berbasis e-Power pada 2020.


Tertangkap kamera sedang diuji di Lembang


Siapa lagi kalau bukan Kicks e-Power, salah satunya. Akhir pekan kemarin (26/1) akun Instagram @alamsyah_na membagikan Story foto sebuah SUV berjubah kamuflase. Dengan plat nomor B 2292 XJM, sosok itu sangat mudah dikenali. Sorot mata, guratan roman depan dan rupa kisi-kisi. Semua itu mengerucut pada Nissan Kicks.


Untuk diketahui, di Amerika Serikat ia mengandalkan mekanikal pacu berbahan bakar bensin 1.600 cc DOHC. Resultan torsi puncak tersuguh 155 Nm. Lalu daya terpancar 122 PS. Sementara di India yang pekan kemarin dirilis, menawari varian bensin 1,5 liter bertenaga 105 PS dan 142 Nm. Termasuk jenis engine diesel 1.461 cc, power 110 PS serta momen puntir 240 Nm. Semua memberi opsi transmisi manual dan otomatis.


Penggerak Utama


Kalau mengacu pada pernyataan bos NMI, maka bukan itu yang disiapkan di sini. Namun pakai daya pacu bensin 3-silinder andalan, berkode HR12DE dengan kubikasi 1.198 cc. Dimensi silinder x langkahnya: 78.0 x 83.6 mm, rasio kompresi 12 : 1, daya maksimum 80 PS pada 5.400 rpm dan torsi optimal 103 Nm pada 4.400 rpm. Perlu digarisbawahi, ia hanya bertindak sebagai generator, menghasilkan listrik untuk disimpan di baterai. Mesin tidak memiliki tugas mengirim tenaga ke roda.


Tertutup kamuflase wajah Nissan Kicks


Motor listrik EM57 ditugaskan jadi penggerak utama. Tenaga dinamo mencapai 130 PS pada 3.008 - 10.000 rpm dan momen puntir maksimum 254 Nm pada 0 - 3.008 rpm. Betul, 30 PS lebih besar dari milik Nissan Note e-Power. Menurut pabrikan, sistem e-Power memberi buncahan torsi kuat hampir secara instan, meningkatkan respons pengendaraan dan menghasilkan akselerasi mulus. Sistem ini beroperasi sangat tenang, layaknya mobil listrik murni (EV).


Baca Juga: Pertarungan SUV Trim Atas Rp 500 jutaan, Mazda CX-5 Elite VS Nissan X-Trail VL


Lantaran e-Power jarang mengandalkan mesin, efisiensi bahan bakar diklaim sebanding dengan mobil hybrid konvensional. Terutama selama perjalanan di sekitar kota. Melalui sistem ini, memungkinkan Anda menikmati semua manfaat EV tanpa harus khawatir mengisi ulang listrik.


Baterai lithium ion 296 volt 5 Ah dinilai cukup untuk penggunaan senyap dalam waktu lama. Dimensi tak sebesar milik kendaraan Plug-in Hybrid dengan kapasitas 9 - 10 kWh dan cuma melenggang selama 30-40 km. Tapi yang tertanam pada Kicks sekitar 50-60% lebih banyak daya dari baterai X-Trail Hybrid. Lebih kuat, sehingga tidak perlu menyalakan mesin sesering X-Trail Hybrid.


Sistem e-Power Nissan menyediakan boosting torsi


Rival


Andai langkah membawa Kicks e-Power itu benar adanya, maka Nissan berani ambil risiko: innovate or die. Patut diapresiasi membawa “mahluk divergent” untuk bertarung di kompak SUV. Sangat menarik tampil dengan sofistikasi teknologi berbeda di antara rival. Seperti Honda HR-V, Toyota CH-R Hybrid, Mazda CX-3 dan MG ZS yang segera masuk sini.


Yang jadi pertanyaan, seberapa berani Nissan Motor Indonesia mengiris tipis margin keuntungan. Ini relasinya dengan harga jual on the road. Di India, Kicks bermesin konvensional dijajakan mulai INR 9.55 lakhs atau Rp 184 jutaan. Sementara C-HR Hybrid dilego Rp 533 juta OTR Jakarta.


Tugas mereka tinggal bagaimana meracik harga yang relatif masuk akal psikologi pasar Indonesia. Syukur kalau meramu banderol di bawah itu. Belum lagi soal layanan purnajual. Menjadi tantangan Nissan berinvestasi di sektor ini. Terutama sistem servis, perbaikan dan teknisi. Teknologi anyar memang harus disiapkan betul-betul di segala aspek agar sukses. Sangat patut dinanti kedatangan barang gres ini. (Alx/Tom)


Baca Juga: Sebelum Beli Kia Seltos, Pahami Kelebihan dan Kekurangannya