Ini Kata Bambang Soesatyo Tentang Mobil Listrik dan Polemik Mobil Klasik

Ini Kata Bambang Soesatyo Tentang Mobil Listrik dan Polemik Mobil Klasik

Pembicaraan terkait percepatan untuk penggunaan kendaraan listrik terus dibawa pemerintah. Setidaknya ini yang tercermin dari tema para pejabat pemerintah yang hadir di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022.

KEY TAKEAWAYS

  • Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 mengatur mengenai percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai

    Menteri Parekraf Sandiaga Uni memasukkan sektor modifikasi otomotif dalam aturan pemerintah sebagai turunan dari UU No 24/2019 tentang Ekonomi Kreatif
  • Salah satunya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau yang biasa disapa Bamsoet saat kunjungannya di IIMS, Sabtu (9/4/2022) lalu. Bamsoet yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini kembali mengingatkan pemerintah mendukung percepatan migrasi kendaraan konvensional ke kendaraan listrik di Indonesia. Ini termasuk dengan pengembangan ekonomi kreatif di sektor industri secara umum.

    "Peraturan Presiden mendorong kita memiliki semangat untuk mempercepat migrasi mobil berbahan bakar fosil (BBM) ke electric vehicle (EV). Ini berdampak untuk menekan subsidi yang selama ini menjadi beban pada APBN," ucap Bamsoet di booth Tuksedo Studio, IIMS Hybrid 2022.

    Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 mengatur mengenai percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Aturan ini juga yang menjadi payung hukum kendaraan listrik di Indonesia.

    Bamsoet

    Bamsoet kemudian menyinggung kemampuan produksi Indonesia dalam menciptakan kendaraan. Salah satunya diperlihatkan Tuksedo Studio yang menjadi perusahaan pembuat kendaraan dari Ketewel, Gianyar, Bali. Studio ini memproduksi kembali mobil-mobil ikonik klasik dengan cara pembuatan menyerupai asli serta mesin original seperti Porsche, Mercedes-Benz, Ferrari klasik serta beberapa model klasik lainnya. Produk Tuksedo Studio salah satunya dikenal sebagai pembuat trofi untuk gelaran WSBK dan MotoGP Mandalika beberapa waktu lalu.

    Harapannya, bengkel seperti Tuksedo Studio mampu membuat mobil listrik nasional. Mobil listrik yang dibuat langsung oleh tangan anak bangsa, asli buatan Indonesia.

    "Selain itu, Tuksedo Studio juga saya tantang agar bisa membuat mobil yang bodynya bisa diganti secara mudah. Ini agar pemilik kendaraan yang bosan dengan bodi dan warnanya, bisa dengan mudah menggantinya, tinggal copot dan pasang bodi baru. Saya yakin Tuksedo Studio mampu menjawab kedua tantangan tersebut," ucap Bamsoet.

    Bamsoet juga berharap Tuksedo Studio dapat menjadi destinasi turis otomotif karena kemampuannya memproduksi kendaraan klasik. Kemampuan Tuksedo Studio menarik minat banyak penggemar otomotif global karena pabrikan asli berbagai merek sudah tidak lagi memproduksi model-model ikonik yang menjadi incaran dan kini beralih ke berbagai bengkel seperti Tuksedo Studio.

    Proses produksinya pun mengikuti kualitas produsen asli. Mulai dari 3D desain, rekontruksi rangka, pemasangan plat aluminium berbobot ringan hingga estetika dan ergonomi mobil.

    Dalam kesempatan kunjungan Bamsoet ini, dibahas juga mengenai kesulitan kendaraan klasik di Indonesia yang terhalang dengan aturan nomor mesin dan rangka. Selama ini, mobil-mobil klasik di Indonesia oleh para pemiliknya lebih baik dijual ke pembeli luar negeri karena di dalam negeri tidak dapat dijalankan di jalan raya akibat masalah nomor mesin dan rangka berbeda dengan saat mobil klasik tersebut diproduksi. Akhirnya mobil klasik itu dinilai murah, teronggok jadi sampah, atau tidak bisa dijalankan hanya karena regulasi legalitas.

    Salah satu yang menjelaskan masalah para pengguna mobil klasik ini adalah Rifat Sungkar yang menjadi pengurus IMI. Saat ini pada produk-produk modern seperti kendaraan listrik juga sudah tidak memiliki nomor sasis dan mesin, ada juga yang menyertakan tiga nomor mesin. Rifat berharap Indonesia memiliki aturan yang beradaptasi dengan berbagai kondisisi otomotif global.

    Bamsoet sendiri telah menyampaikan bahwa pihaknya dan Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan aturan regulasi terkait nomor mesin yang tidak lagi dijadikan dasar legalitas. Harapannya ini juga bisa mempercepat kehadiran kendaraan listrik yang tidak memiliki nomor mesin.

    "Kedepannya nomor mesin sudah kuno. Hanya ada nomor sasis, sehingga nantinya BPKB yang dicantumkan nomor sasis. Apalagi jika mobil tersebut menggunakan listrik, yang sudah jelas tidak memiliki nomor mesin," ucap Bamsoet.
    Bamsoet juga menjelaskan saat ini IMI bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersepakat untuk menjadikan industri modifikasi otomotif sebagai bagian dalam memperkuat tulang punggung perekonomian nasional. Ini termasuk untuk kit car maupun restorasi.

    Saat ini Menteri Parekraf Sandiaga Uni memasukkan sektor modifikasi otomotif dalam aturan pemerintah sebagai turunan dari UU No 24/2019 tentang Ekonomi Kreatif. Menurut Bamsoet PP tersebut dapat menjadi dasar hukum industri modifikasi di Indonesia.

    Harapannya dengan kehadiran regulasi ini, kendaraan hasil modifikasi otomotif lainnya bisa legal digunakan di jalan raya. Usulan dari IMI, sesuai tren otomotif di berbagai negara dunia, agar ke depannya nomor mesin tidak perlu lagi dijadikan dasar legalitas. Ini karena kendaraan modifikasi biasanya menggunakan mesin dari kendaraan lainnya.

    "Dengan melegalkan kendaraan modifikasi, Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam industri modifikasi di Asia Tenggara, Asia, bahkan dunia," ucap Bamsoet. (STA/RS)

    Baca juga: Moeldoko Bicara Soal Kendaraan Listrik di IIMS 2022

    Setyo Adi Nugroho

    Setyo Adi Nugroho

    Pemuda asal Yogyakarta yang gemar fotografi dan dunia otomotif. Adi, begitu ia disapa, sudah cukup lama berkecimpung di jurnalisme. Khususnya otomotif. Salah satu poin paling menarik dari dirinya, sang bapak mengoleksi motor Honda Supra. Berlanjut sampai dirinya yang tetap setia menggunakan moped atau motor bebek Honda Supra di tengah terpaan gelombang skutik.

    Baca Bio Penuh

    Jual mobil anda dengan harga terbaik

    Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
    Listing gratis Listing gratis
    Daftarkan mobil Anda

    IIMS 2026

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita
    • Artikel feature

    Mobil Pilihan

    • Yang Akan Datang
    • MG 3 hev
      MG 3
      Rp 203,04 Juta Perkiraan Harga Jawa Barat Banjar
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • Mitsubishi Xpander Hybrid hev
      Mitsubishi Xpander Hybrid
      Rp 405,5 Juta Perkiraan Harga Jawa Barat Banjar
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Atto 4 ev
      BYD Atto 4
      Rp 464,33 Juta Perkiraan Harga Jawa Barat Banjar
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • Neta U ev
      Neta U
      Rp 463,76 Juta Perkiraan Harga Jawa Barat Banjar
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • CHERY TIGGO 4 PRO
      CHERY TIGGO 4 PRO
      Rp 457,02 Juta Perkiraan Harga Jawa Barat Banjar
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

    Video Mobil Terbaru di Oto

    Oto
    • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
      INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
      11 Feb, 2026 .
    • GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
      GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
      04 Feb, 2026 .
    • HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
      HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
      04 Feb, 2026 .
    • KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
      KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
      19 Jan, 2026 .
    • PREDIKSI SPESIFIKASI NEW KIA CARENS 2026 BUAT PASAR INDONESIA
      PREDIKSI SPESIFIKASI NEW KIA CARENS 2026 BUAT PASAR INDONESIA
      19 Jan, 2026 .
    • TEST JETOUR T2 DI 2 ALAM BERBEDA
      TEST JETOUR T2 DI 2 ALAM BERBEDA
      07 Jan, 2026 .
    • COBAIN CHERY J6T PAKAI OBSTACKLE JALUR OFFROAD, BEGINI SENSASINYA!
      COBAIN CHERY J6T PAKAI OBSTACKLE JALUR OFFROAD, BEGINI SENSASINYA!
      30 Dec, 2025 .
    • FIRST DRIVE HONDA PRELUDE: DEFINISI SPORTSCAR RAMAH PAKAI
      FIRST DRIVE HONDA PRELUDE: DEFINISI SPORTSCAR RAMAH PAKAI
      30 Dec, 2025 .
    •  Veloz Hybrid EV Lintas Nusa (Eps 3): Menantang Batas, Sisir Jalur Magis Banyuwangi ke Gunung Bromo
      Veloz Hybrid EV Lintas Nusa (Eps 3): Menantang Batas, Sisir Jalur Magis Banyuwangi ke Gunung Bromo
      22 Dec, 2025 .
    • NEW TOYOTA VELOZ HYBRID: CEK KELENGKAPAN SEMUA VARIAN
      NEW TOYOTA VELOZ HYBRID: CEK KELENGKAPAN SEMUA VARIAN
      10 Dec, 2025 .
    Tonton Video Mobil

    Artikel Mobil dari Carvaganza

    • GIICOMVEC 2026 Hadir April Mendatang, Ekspansi Area Demi Genjot Ekspor Kendaraan Niaga
      GIICOMVEC 2026 Hadir April Mendatang, Ekspansi Area Demi Genjot Ekspor Kendaraan Niaga
      Tomi Tomi, Hari ini
    • Toyota Catat 2.793 SPK dari IIMS 2026: MPV Hybrid Jadi Favorit
      Toyota Catat 2.793 SPK dari IIMS 2026: MPV Hybrid Jadi Favorit
      Setyo Adi, Hari ini
    • KADIN: Batalkan Impor Rp24,66 Triliun Mobil dari India!
      KADIN: Batalkan Impor Rp24,66 Triliun Mobil dari India!
      Editorial, 23 Feb, 2026
    • Debut Manis Tank 500 Diesel, GWM Catat Rekor di IIMS 2026
      Debut Manis Tank 500 Diesel, GWM Catat Rekor di IIMS 2026
      Anjar Leksana, 23 Feb, 2026
    • Toyota RAV4 2026 Resmi Meluncur, Baterainya Bagaikan Powerbank Raksasa
      Toyota RAV4 2026 Resmi Meluncur, Baterainya Bagaikan Powerbank Raksasa
      Setyo Adi, 23 Feb, 2026

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature
    • Toyota Raih 2.793 SPK selama IIMS 2026, Mobil Keluarga Paling Dominan
      Toyota Raih 2.793 SPK selama IIMS 2026, Mobil Keluarga Paling Dominan
      Anjar Leksana, 23 Feb, 2026
    • Daihatsu Kirimkan 137 Ribu Mobil ke Tangan Konsumen Sepajang 2025
      Daihatsu Kirimkan 137 Ribu Mobil ke Tangan Konsumen Sepajang 2025
      Anjar Leksana, 18 Feb, 2026
    • Wuling Darion PHEV Dimodif Sederhana untuk Menunjang Mobilitas Bersama Keluarga
      Wuling Darion PHEV Dimodif Sederhana untuk Menunjang Mobilitas Bersama Keluarga
      Anjar Leksana, 17 Feb, 2026
    • Denza Kenalkan B5 Sebagai SUV PHEV Canggih untuk Market Indonesia
      Denza Kenalkan B5 Sebagai SUV PHEV Canggih untuk Market Indonesia
      Anjar Leksana, 12 Feb, 2026
    • MG Masih Sediakan Benefit Pembelian Rp100 Juta dan Program Spesial di IIMS 2026
      MG Masih Sediakan Benefit Pembelian Rp100 Juta dan Program Spesial di IIMS 2026
      Anjar Leksana, 11 Feb, 2026
    • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Anjar Leksana, 29 Des, 2025
    • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Setyo Adi, 12 Agu, 2025
    • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Setyo Adi, 04 Des, 2024
    • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Setyo Adi, 20 Sep, 2024
    • Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
      Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
      Anjar Leksana, 06 Sep, 2024
    • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Setyo Adi, 01 Sep, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      Setyo Adi, 24 Jun, 2025
    • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Alvando Noya, 13 Jun, 2025
    • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
    • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
    • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Setyo Adi, 08 Sep, 2025
    • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
    • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      Setyo Adi, 04 Agu, 2025

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*