Detail MINI Cooper GT Edition, Apa yang Membuatnya Spesial?

Detail MINI Cooper GT Edition, Apa yang Membuatnya Spesial?
Gambar
Review Pengguna

Baru saja diluncurkan MINI Cooper GT Edition sebagai versi eksklusif bertubuh Cooper 3 pintu. Disebutkan hanya 30 unit dipasarkan, dan pemesanan baru dibuka pada 22 Juni mendatang. Sebagai edisi terbatas tentu ada suatu nilai spesial, tapi apa saja? Berikut detail spesifikasinya.

Eksterior

Mini Cooper GT Edition

Cerita edisi ini berasal dari salah satu leluhur MINI klasik. Saat desainer Ford, Roy Haynes, digaet untuk menyiapkan MINI memasuki era 70an. Pada 1969 lahir MINI berwajah kotak dan grille besar, eksis dalam dua trim: Clubman dan 1275 GT. Nah, model 1275 GT merupakan sumber inspirasi, saat itu ditujukan untuk menggantikan posisi Cooper S, menjadi varian sporty bermesin besar – 1.275 cc.

Kembali ke masa sekarang, MINI Cooper GT Edition dilahirkan membawa nilai historis 1275 GT. Ciri khas eksterior 1275 GT berupa decal di bagian samping, diinterpretasikan Cooper GT Edition. Ia menganut striping decal kontras warna bodi berikut grafis tulisan GT. Tapi bukan hanya itu, GT Edition juga mendapatkan striping senada pada bonnet dan kap bagasi.

Baca Juga: Penuh Aksen British, Mini Cooper Clubman 2020 Dipasarkan Rp 700 jutaan di Indonesia

Detail lain berupa finishing Piano Black tersebar di beberapa titik eksterior. Meliputi trim lampu depan, handle pintu, penutup tangki bahan bakar, dan grille. Seluruh aksen tadi menghiasi tiga pilihan warna dasar: Midnight Black, Chili Red, dan White Silver. Two-tone, kelir hitam dipadukan Melting Silver pada atap dan spion. Di samping itu, opsi merah atau putih, keduanya disandingkan dengan Jet-Black sebagai warna kedua.

Nuansa sporty tidak dicapai lewat permainan warna dan decal saja. GT Edition didandani mengenakan kit aerodinamika John Cooper Works (JCW). Di depan, tiga intake besar berisi jaring honeycomb di area apron menghasilkan kesan agresif. Turut dilengkapi elemen retro berupa lampu bulat yang bertengger di grille, dan foglamp di sisi terluar bumper. Ornamen jaring sarang lebah juga menghampiri area bokong hanya saja keberadaannya sebatas menghiasi.

Aneh bila lenggokan agresif tidak didukung sepatu bertema serupa. Ibarat sudah mengenakan baju pesta rapi namun kaki beralaskan sandal jepit. Tidak cocok. Untuk itu, pelek 17 inci JCW Track Spoke terbungkus run-flat tyre mengisi ruang sepatbor.

Interior

Interior Mini Cooper GT Edition

Ekstrovert, GT Edition selalu berusaha mengingatkan bahwa ialah versi unik. Siapapun yang melirik atau naik. Contoh ketika membuka pintu, ia langsung menyambut lewat proyeksi cahaya logo GT ke permukaan jalan. Turut diterangi door sill illuminated, menampilkan dua huruf kebanggaan. Tak selesai di situ, ketika sudah duduk, perhatian ditarik permukaan 3D Printed GT Limited Edition pada dasbor.

Kesan sporty tak hanya dapat dinikmati oleh mata karena GT Edition mengadopsi bucket seat dari JCW. Di samping itu, ia mempertahankan layout kabin Cooper 3 pintu, sarat akan tradisi. Merupakan interpretasi modern dari Mini orisinal. Di tengah terdapat bingkai lingkaran berisi sistem infotainment dengan fungsi konektivitas Apple Carplay. Unik, kabin diramaikan sakelar bak pesawat terbang di bawah kontrol AC. Berfungsi untuk mengatur fitur meliputi mode berkendara, kontrol traksi, start/stop otomatis, dan menyalakan mesin.

Mesin

Bergaya agresif berarti punya performa tinggi ala JCW? Jangan harap, GT Edition terlahir menduduki basis Cooper S. Di balik gaya dan rasa glamor varian kencang, hanya terdapat jantung pacu empat silinder 2,0 liter TwinPower Turbo dalam spek rendah. Tapi bukan berarti loyo, ia sanggup menghasilkan 192 hp dengan torsi puncak 280 Nm. Ekstraksi tenaga kemudian diterjemahkan oleh girboks otomatis tujuh percepatan Dual Clutch Sports ke roda depan.

Terdapat fitur untuk mendukung efisiensi bahan bakar seperti fungsti start/stop engine otomatis saat berhenti. Ditambah lagi fitur coasting pada mode berkendara Mid dan Green. Hal ini memungkinkan MINI meluncur bebas tanpa terdampak efek engine brake ketika pengemudi melepas pedal gas.

Harga

Cooper GT Edition

MINI GT Edition sendiri langsung dibuat di Oxford, Inggris, tidak seperti Cooper S yang lahir di Sunter, Jakarta. Sampai di sini, ia diberi label Rp 840 juta (Off The Road), sementara dijelaskan harga OTR mencapai Rp 1,035 miliar. Sebagai perbandingan, Cooper S dilego di titik Rp 955 juta.

Di mana Letak Nilai Spesialnya?

Dari sudut pandang rasional, mementingkan fungsi ketimbang bentuk atau rasa, mungkin terlalu berlebihan. Mayoritas perbedaan dari Cooper S terletak di segi visual saja, paling banter bucket seat. Tapi di situlah nilai spesial sebuah MINI. Menjadi barang pemenuh hasrat, bukan kebutuhan, sekaligus kental akan nilai tradisi. Selisih 80 juta untuk keunikan edisi spesial tentu tidak menjadi masalah bukan?

Pun sudah menjadi kebiasaan bagi MINI untuk memasarkan edisi khusus, meski itu sebatas diferensiasi trim. Salah satu contoh MINI Ritz, menggambarkan gaya hidup era 80an. Atau, banyak pula ditemukan bermacam versi ulang tahun. Nah, dengan keterbatasan 30 unit, bukan tidak mungkin ia menjadi incaran kolektor di masa mendatang. Namun kalau nantinya ternyata kurang populer, minimal memberikan rasa bangga karena mengetahui GT Edition adalah seri terbatas. (Krm/Odi)

Baca Juga: MINI Luncurkan New Countryman Blackheath Edition, Cuma 24 Unit!

Jelajahi MINI 3 Door

MINI 3 Door Rp 765 Juta - Rp 1,11 Milyar Cicilan : Rp 17,45 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store