3 Mobil Produksi Lokal Suzuki Jadi Tombak Penjualan, Paling Dominan Carry Pick Up

3 Mobil Produksi Lokal Suzuki Jadi Tombak Penjualan, Paling Dominan Carry Pick Up

Pasar otomotif Indonesia mulai menggeliat, setelah terpukul pandemi COVID-19. Dari data berdasarkan laman resmi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil nasional terkatrol sampai 66,9 persen untuk wholesales dan 49,4 persen secara penjualan retail.

Peningkatan penjualan juga dinikmati oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), dari Januari sampai Oktober 2021 peningkatan penjualan wholesalesnya menyentuh 46,9 persen dan 24,7 persen untuk retail sales.

Fleet Sales & Business Initiative Manager, Hendro Kaligis mengatakan, tren kenaikan penjualan mobil Suzuki selama 10 bulan di 2021 adalah kinerja yang positif. Diharapkan bisa terus tumbuh sampai pergantian tahun.

Suzuki XL7

"Walaupun kondisi masih pandemi, bersyukurnya kami bisa melakukan improvement dari sisi penjualan. Peningkatan terjadi di wholesales maupun retail penjualan Suzuki," kata Edo, panggilan karibnya di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Senin (15/11).

Baca juga: GIIAS 2021: Suzuki Buka Peluang Tambah Unit Jualan All New Ertiga Sport FF Edisi Terbatas

Dari data yang diungkapkan Edo, terjadi peningkatan wholesales mencapai 146 persen, sementara untuk retailnya di 124,7 persen. Alasan mengapa penjualan mobil Suzuki bisa tumbuh lantaran adanya relaksasi PPnBM untuk kedua mobilnya yaitu Ertiga dan XL7.

"Maret sampai Oktober all new Ertiga ini tumbuh 338 persen (growth), sementara XL7 tumbuh 121 persen. Jadi kami sangat bersyukur dan apresiasi sekali langkah dari pemerintah untuk mendukung serta menggerakan perekonomian secara strategis lewat program relaksasi ini," katanya.

Carry pick up

3 Model yang Jadi Tombak Jualan Suzuki

Dari seluruh line-up mobil Suzuki yang diniagakan di Tanah Air, 3 model produksi lokal menjadi ujung tombak penjualan. Pertama adalah Suzuki new Carry Pick Up yang mendominasi penjualan sampai 57 persen, Suzuki XL7 menyumbang 16 persen, dan Ertiga di 13 persen.

"3 model ini adalah unit-unit yang diproduksi di pabrik Suzuki Indonesia. Kontribusi mereka adalah 93 persen, jadi secara wholesales atau retail sangat besar. Ini mencerminkan komitmen Suzuki untuk selalu mendorong atau memenuhi kebutuhan dari konsumen Indonesia lewat unit yang diproduksi secara lokal," jelas Edo.

Lebih rinci, New Suzuki Carry Pick Up menorehkan penjualan wholesales sebanyak 41.696 unit dan 41.372 untuk retail sales. Kontributor penjualan berikutnya adalah XL7 dan All New Ertiga. Masih di periode Januari-Oktober 2021, XL7 berkontribusi hingga lebih dari 15 persen terhadap penjualan nasional Suzuki. Selebihnya penjualan mobil Suzuki didukung pula oleh model-model CBU alias impor.

5 Jurus Suzuki Bertarung di 2022

Sebagai strategi menghadapi penjualan 2022 mendatang, Edo memaparkan 5 langkah yang akan ditempuh Suzuki Indonesia. Tentu tujuannya untuk meningkatkan penjualan dan berkontribusi besar pada market share. Pertama, katanya akan menghadirkan produk-produk penyegaran sesuai kebutuhan dan permintaan konsumen.

Suzuki

“Yang kedua kita punya strategi leasing partner, salah satunya adalah Suzuki Finance. Di situ, hampir setiap bulan kita punya program-program baik gratis angsuran, DP rendah, sampai skema angsuran yang turun,” katanya.

Selanjutnya yakni strategi ketiga adalah menggeber program Promo Optimize & Auto Value, yakni strategi tukar tambah unit lama Suzuki ke model yang baru. Namun saat ini baru tersedia di kota-kota besar saja. Ke depan, mereka akan lebih memperluas jangkauan.

“Ketiga, kami juga melihat konsumen sekarang berkomunikasi secara 2 arah bahkan mungkin di segmen tertentu melakukan transaksi secara digital. Kami merespons dan sudah ada beberapa projek yang kami lakukan supaya kita bisa mempunyai semacam alat untuk berkomunikasi dengan konsumen secara digital,” katanya.

Ertiga Suzuki Sport FF

Dan yang terakhir alias jurus ke-5 Suzuki adalah memboyong model baru untuk pasar domestik. Ini jadi strategi paling menarik dari pabrikan, bukan cuma memberi opsi baru buat konsumen, namun makin meramaikan pasar atau segmen mobil di Indonesia.

”Yang terakhir adalah menghadirkan produk baru. Jadi, saya yakinkan di 2022 Suzuki masih akan agresif kita sudah siapkan beberapa hal yang nanti akan masuk dan harapannya memberikan volume yang besar untuk Suzuki Indonesia,” jelasnya. (Kit/Tom)

Baca juga: GIIAS 2021: 13 Bumbu Rahasia Ertiga Suzuki Sport FF untuk Tampil Terbaik

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS Hybrid 2022

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil