Toyota bZ4X vs Hyundai Ioniq 5, Apakah Sang Raja Tergoyahkan?

Toyota bZ4X vs Hyundai Ioniq 5, Apakah Sang Raja Tergoyahkan?

 

KEY TAKEAWAYS

  • Toyota bZ4X menjawab rencana strategi pabrikan dalam elektrifikasi

    Kedatangannya langsung ditunggu Hyundai Ioniq 5 yang punya banyak varian dan jauh lebih murah
  • Kedatangan bZ4X jadi jawaban Toyota untuk pasar yang tengah naik daun. Artinya, bZ4x juga siap untuk menantang model-model EV eksis. Salah satu dibandingkan oleh calon konsumen adalah bagaimana keunggulan bZ4x jika disandingkan Hyundai Ioniq 5. Ia langsung menyita perhatian dengan catatan penjualan signifikan yang membuat penjualan kendaraan listrik meningkat pesat.

    Meski tidak bisa disandingkan apple to apple secara desain, keduanya menjadi jagoan masing-masing merek di kelas EV. Seperti apa keduanya jika dibandingkan? Simak paparan berikut

     

    Dimensi dan Desain

    bZ4x design

    Di atas kertas, bZ4x menawarkan dimensi yang terbilang cukup besar di kelas SUV crossover medium segmen. Panjangnya 4.690 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.650 mm dengan jarak sumbu roda sejauh 2.850 mm. Ground clearance cukup meyakinkan yakni 210 mm dengan kaki-kaki berupa pelek model palang berukuran 18 inci. Toyota menggunakan platform khusus untuk kendaraan listrik yakni e-TNGA yang merupakan hasil pengembangan dengan Subaru untuk pengalaman berkendara yang lebih menarik.

    Beralih ke Ioniq 5, EV ini hadir dengan ukuran panjang 4.635 mm, lebar 1.890 mm dan tinggi 1.647 mm dengan ground clearance 160 mm serta jarak sumbu roda 3.000 mm. Kaki-kakinya nampak dominan dengan pelek berukuran 19 inci dan ban 235/55/ R19 yang menggunakan desain parametric. Hyundai juga menggunakan platform khusus kendaraan listrik dengan nama e-GMP atau electric global modular platform.

    Soal desain, sebenarnya bergantung selera. Toyota menggunakan pendekatan konvensional. Kita masih bisa melihat bentuk yang tidak radikal, yang biasa ditawarkan di kendaraan listrik. Penampakan Toyota bZ4x bahkan mirip dengan Toyota Harrier generasi terbaru alias Toyota Venza di pasar Amerika Serikat. Tawaran teknologi hadir dari penerangan LED di depan dan belakang. Penampakan SUV hadir lewat wheel arch berukuran besar di bagian samping kendaraan.

    Hyundai Ioniq 5

    Ioniq 5 memiliki pembuktian tersendiri soal desain eksterior Ioniq 5. Wujud EV ini sudah mendapatkan beragam penghargaan terkait desain yang memiliki pendekatan retro modern. Inspirasinya langsung dari model lawas Hyundai Pony yang meluncur pada 1974 silam. Terdapat guratan parametric jewel pada beberapa bagian dengan bentuk mengotak. Kesan futuristiknya terlihat dari kehadiran front center garnish hidden LED. Desain parametric ini juga hadir di belakang, tepatnya pada lampu belakang kombinasi yang juga menggunakan parametric pixel LED.

     

    Interior

    interior bZ4X

    Toyota bZ4x menawarkan desain interior yang cukup futuristik meski tidak bisa dibilang out of the box. Desainnya cukup memudahkan untuk konsumen yang baru pertama kali menggunakan kendaraan listrik. Penggunaan warna hitam mendominasi interior dengan sentuhan bahan kulit pada beberapa bagian. Meter cluster dengan layar digital TFT hadir dengan penempatan rendah agar pengemudi konsen dengan kondisi bagian depan kendaraan selama perjalanan.

    Soal hiburan hadir dari layar berukuran 12,3 inci dengan beragam fitur, termasuk navigasi dan informasi terkait kendaraan dan status baterai. Head unitnya hadir dengan sentuhan sound system JBL 9 speaker. Soal dimensi ruang kabinnya, jarak antara baris pertama dan kedua sekitar 1.000 mm dengan luas bagasi sebesar 452 liter. Toyota menawarkan panoramic roof untuk kesan kabin yang lebih lapang. Di atas kertas, ukuran kabin bZ4x untuk headroom 980 mm untuk baris pertama dan 942 mm di baris kedua. Legroom hadir sejauh 1.069 mm di baris pertama dan 896 mm di baris kedua.

    Hyundai Ioniq 5

    Desain interior Hyundai Ioniq 5 terbilang out of the box. Cukup memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan bentuknya meski untuk pengendaraan tidak menimbulkan kesulitan. Bahan-bahan di interiornya memanfaatkan pengolahan limbah serta bahan natural ramah lingkungan. Informasi dalam bentuk angka, Hyundai memberikan perhitungan head room sejauh 1.034 mm untuk baris pertama dan 953 mm untuk baris kedua. Leg room sejauh 1.138 mm untuk baris pertama dan 1.002 mm untuk baris kedua. Soal ruang cargo, Ioniq 5 menawarkan volume 527 liter saat baris kedua digunakan dan 1.587 liter saat baris kedua dilipat rata lantai. Ada juga area penyimpanan di depan sebesar 57 liter yang bisa digunakan sebagai penyimpanan berbagai peralatan darurat.

    Bagian dashboardnya terhitung cukup sederhana. Namun berkat kehadiran dua layar sentuh yang masing-masing berukuran 12,3 inci model float, berperan sebagai meter cluster dan head unit, kesan modernnya menjadi terasa. Layar head unitnya mampu menampilkan beragam informasi terkait kendaraan termasuk soal energi baterai yang tersedia dan digunakan. Khusus untuk varian tertinggi ini, Bose Sound System sudah menjadi standar dengan delapan speaker plus eksternal ampli yang meningkatkan pengalaman di dalam kabin.

     

    Performa dan Fitur

    motor penggerak bZ4X

    Kini bahasan terkait performa yang ditawarkan. Toyota bZ4x hanya tersedia varian FWD alias penggerak depan dengan motor listrik di gandar depan. Di atas kertas tenaga dari motor AC Synchronous sebesar 201 tk dengan torsi 266 Nm. Motor ini dipasangkan dengan transmisi e-Axle yang mampu melesatkan kendaraan dari diam ke 100 km/jam dalam waktu 7,5 detik.

    Di atas kertas, bZ4x mampu menempuh jarak hingga 550 kilometer berdasarkan klaim WLTP. Baterainya menggunakan lithium ion dengan kapasitas 201 Ah. Baterai ini memiliki jumlah sel 96 dengan total voltasenya 355,2 v yang menghasilkan output 71,4 kWh. Soket pengisiannya menggunakan tipe CCS2 dimana dengan arus 150 kW fast charging hanya membutuhkan waktu 30 menit dari kosong sampai 80 persen. Produk kendaraan listrik pertama Toyota ini juga menggunakan teknologi pendinginan baterai cairan, serta memiliki pengamanan dengan sensor yang hadir di tiap modul baterai. Ini untuk mencegah kerusakan merambat ke modul-modul lainnya.

    motor penggerak Ioniq 5

    Ioniq 5 menggunakan permanent magnet synchronous motor yang tenaganya bekerja di roda belakang alias RWD. Motor ini menghasilkan daya sebesar 217 PS dan torsi 350 Nm. Data tersebut untuk varian long range. Model standar range hadir dengan tawaran tenaga 170 PS dan torsi 350 Nm dengan klaim akselerasi dari diam ke 100 km/jam dalam waktu 8,5 detik.

    Baterainya menggunakan lithium ion yang menggunakan sistem pendingin cairan. Model standar range menawarkan kapasitas 58 kWh dengan tegangan 58 V dan output power sebesar 195 kW. Varian long range menawarkan baterai dengan kapasitas 72,6 kWh dengan tegangan 653,3 V dan power output 253 kW. Soal waktu pengisian, lewat arus AC atau rumahan, varian long range membutuhkan waktu sekitar 6 jam dari kondisi kosong. Pada SPKLU dengan arus DC atau fast charging butuh waktu sekitar 56 menit. Jika nanti ada SPKLU Ultra fast charging maka akan berkurang menjadi 17 menit.

    Soal fitur, Toyota menyertakan fitur yang menjadi ciri khas kendaraan listrik yakni one pedal atau yang dalam sebutan Toyota regeneration boost. Cara kerjanya, cukup menekan tombol dengan gambar kaki di atas pedal pada area konsol tengah. Pengemudi bisa menjalankan kendaraan juga melakukan perlambatan hanya dengan pedal akselerator di bagian kanan. Tekan untuk melaju dan lepas untuk merasakan perlambatan, sensasinya seperti engine braking di kendaraan konvensional, tanpa harus menekan pedal rem.

    Toyota bZ4x memiliki generasi terbaru Toyota Safety Sense (TSS) 3.0. Fitur ini terdiri dari pre collision system, lane tracing assist, dynamic radar cruise control automatic high beam dan blind spot monitor. Masih ada fitur safety exit assist, parking support brake, rear cross traffic alert dan rear camera detection serta fitur advance parking yang membantu memarkirkan kendaraan secara otomatis.

    Hyundai memberikan beberapa fitur. Seperti forward collision avoidance assist (FCA), lane keeping & lane following assist, blind spot collision avoidance assist, blind spot view monitor, dan driver attention warning untuk menjaga kelelahan pengemudi. Masih ada rear cross traffic collision avoidance assist, smart cruise control with stop & go function, high beam assist juga surround view monitor. Hadir juga fitur brake assist system, vehicle stability management, emergency stop signal, dan rear occupant alert. Selain itu fitur standar lainnya adalah ABS, BAS, ESC, hill start assist, electric parking brake dengan auto hold dan kehadiran enam airbags di seluruh kabin.

    Pengemudi juga bisa mengendalikan kecepatan hanya lewat pedal akselerator saja berkat fitur i-Pedal Hyundai. Ini termasuk untuk memperlambat kendaraan dengan melepas pedal akselerator sehingga kendaraan langsung mengalami perlambatan. Kehadiran paddle shift di belakang lingkar kemudi juga berhubungan dengan perlambatan ini. Fitur regenerative braking bisa dipilih mulai level 0 sampai 3 untuk mendapatkan sensasi seperti engine brake.

    Ioniq 5 juga menawarkan fitur Vehicle to Load atau disebut V2L. Ini adalah kemampuan Ioniq 5 yang dapat menjadi sumber listrik untuk mengoperasikan berbagai peralatan elektronik di luar ruang. Fitur V2L memiliki pasokan arus listrik tipe AC sebesar 3,6 kW. Ini melebihi standar daya listrik domestik untuk satu rumah tangga.

     

    Harga

    bZ4x belakang

    Tiba pada penilaian penting yakni soal modal awal untuk mendapatkan kedua kendaraan listrik ini. Toyota menawarkan bZ4x di angka Rp1,190 miliar on the road Jakarta dengan tawaran satu varian. Terhitung cukup mahal namun Toyota memberikan garansi baterai selama 8 tahun atau 160.000 kilometer untuk piece of mind kepemilikan bZ4x ini. Selain itu Toyota juga didukung 334 diler penjualan dan layanan purnajual termasuk menghadirkan bZ4x lewat program Kinto untuk kepemilikan bebas masalah.

    Hyundai hadir dengan empat varian. Pertama adalah varian Prime Standard Range dengan banderol Rp748 juta, kemudian Prime Long Range yang dibanderol Rp789 juta. Varian yang lebih mewah yakni Signature Standard Range dengan banderol Rp809 juta dan Signature Long Range dengan banderol Rp859 juta.

    Hyundai juga menyertakan garansi 8 tahun atau 160.000 km untuk baterai, 5 tahun gratis perawatan atau 75.000 km, 3 tahun gratis suku cadang atau 45.000 km dan 3 tahun garansi kendaraan atau 100.000 km. Hyundai juga menyertakan layanan roadside assistance 24 jam untuk kendaraan yang mengalami masalah. (STA/ODI)

     

    Baca Juga: Duel SUV Dua Mesin, Wuling Almaz Hybrid vs Toyota Corolla Cross Hybrid

    Jual mobil anda dengan harga terbaik

    Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
    Listing gratis Listing gratis
    Daftarkan mobil Anda

    Jelajahi Hyundai Ioniq 5

    Model Mobil Hyundai

    • Hyundai Creta
      Hyundai Creta
    • Hyundai Stargazer
      Hyundai Stargazer
    • Hyundai Palisade
      Hyundai Palisade
    • Hyundai Santa Fe
      Hyundai Santa Fe
    • Hyundai Ioniq 5
      Hyundai Ioniq 5
    • Hyundai Staria
      Hyundai Staria
    • Hyundai Kona Electric
      Hyundai Kona Electric
    Mobil Hyundai

    IMOS 2022

    Anda mungkin juga tertarik

    • Yang Akan Datang

    Video Mobil Hyundai Ioniq 5 Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Mobil Hyundai Ioniq 5

    Bandingkan & Rekomendasi

    Tren Hatchback

    • Yang Akan Datang

    Artikel Mobil Hyundai Ioniq 5 dari Carvaganza