10 Alasan Untuk Berpindah dari Sepeda Motor ke Mobil

10 Alasan Untuk Berpindah dari Sepeda Motor ke Mobil

Apakah saat ini Anda belum memiliki mobil? Sehari-hari, apakah Anda menggunakan sepeda motor untuk beraktifitas. Lalu, apakah Anda sedang berangan-angan memiliki mobil MPV untuk membawa seluruh keluarga bertualang, liburan, atau sekadar berkunjung ke mal.

Ada fakta-fakta menarik yang kami temukan sebagai alasan untuk membeli mobil. Tentu saja, fakta ini bukan lagi rahasia, melainkan pengalaman para pesepeda motor, termasuk kami di redaksi CarBay Indonesia.

Suka tidak suka, semua jenis kendaraan atau alat transportasi, memiliki pro dan kontranya. Senang berkendara sepeda motor? Berarti Anda senang dengan mobilitas tinggi ketika menembus kemacetan. Enggan berlelah ria diterpa panas dan dingin, well, itu keuntungan para pengguna mobil.

Namun, ternyata banyak hal yang bisa menggugah nurani Anda untuk lebih memantapkan diri beralih ke kendaraan roda empat. Bukan maksud memaksa, namun pada faktanya, mengendarai mobil memang memiliki banyak keuntungan dibandingkan bermotor. Berikut kami rangkum untuk Anda, 10 alasan kenapa harus pindah dari motor, ke mobil.

Terlindungi dari perubahan cuaca

Naik mobil tidak kehujanan

Kami pun pernah mengalaminya. Ketika mengendarai motor dan hujan mendera, mau tak mau harus menepi, mengenakan rain coat, lalu melanjutkan perjalanan dengan resiko tubuh sudah lusuh terkena cipratan atau rembesan air, juga pakaian yang 'lecek' saat tiba di tempat tujuan.

Well, hal ini tak perlu dihadapi ketika Anda di dalam kabin mobil. Perjalanan bisa terus berlanjut hanya dengan mengoperasikan tuas wiper saja.

Lalu, ketika cuaca menjadi cerah kembali? Saat menggunakan mobil, Anda tak perlu repot membuka jas hujan. Tinggal matikan wiper, atur suhu AC, agar mobil bisa memberikan iklim yang nyaman.

Itulah keunggulan utama mobil yang hingga saat ini tak bisa disaingi teknologi apapun dari motor. Maklum saja, mobil memiliki kabin tertutup yang melindungi dari berbagai perubahan cuaca. Sedangkan motor, adalah kendaraan terbuka.

Lebih nyaman Untuk Jarak Jauh

Naik mobil lebih nyaman

Oke, motor memang asyik dikendarai jarak jauh, touring jika Anda sering mendengar istilah itu digunakan. Tapi bagaimana dengan kenyamanannya? Berkendara jarak jauh dengan mobil, Anda bisa fokus berkendara dan hanya mengandalkan otot tangan dan kaki saja. Sementara badan bisa santai bersandar.

Sehingga jarak yang ditempuh dengan daya tahan tubuh pun bisa lebih jauh. Memang dengan bermotor Anda juga bisa menempuh jarak jauh, namun tentu butuh istirahat lebih banyak, dan menyita daya tahan tubuh lebih cepat. Saat berkendara motor, seluruh badan harus berperan menjaga keseimbangan. Bersandar sambil berkendara motor? Bisa-bisa Anda kehilangan keseimbangan.

Aman Untuk Bayi

Mobil lebih baby friendly

Keluarga kecil Anda baru bertambah anggotanya dengan bayi yang baru lahir? Ini juga alasan penting mengapa Anda harus beralih ke mobil. Dengan kebutuhan transportasi untuk membawa bayi, tentu motor sudah tak bisa mengakomodir. Kami rasa pemahaman Anda semua tentang keamanan dan keselamatan bayi sudah cukup jelas untuk mendeskripsikan kenapa tak baik membawa bayi di motor.

Namun perlu kami ingatkan juga, bayi memiliki daya tahan tubuh yang jauh lebih rendah ketimbang orang dewasa, terpaan angin dan guncangan di motor tentu bukan saja berbahaya bagi kesehatan namun juga fisiknya.

Di mobil, bayi bisa ditempatkan dengan aman menggunakan baby carrier, atau child seat. Sang ibu juga bisa dengan nyaman memberinya perawatan dan kasih sayang selama perjalanan. Anda sebagai pengemudi mobil juga bisa fokus berkendara sampai tujuan tanpa perlu berhenti setiap saat saat bayi nangis.

Muat banyak penumpang

Mobil bisa mengangkut lebih banyak orang

Tak ada motor standar yang dirancang oleh pabriknya untuk mengangkut lebih dari dua orang. Perhatikan saja jumlah foot stepnya. Itu adalah indikasi berapa jumlah penumpang maksimal yang dirancang oleh insinyur motor. Lalu, bagaimana jika anggota keluarga Anda sudah 4 atau 5 orang?

Mobil, coba tengok mobil apa yang paling laku saat ini, rata-rata kapasitas angkut penumpangnya mencapai 7 orang. Tentu saja ketujuh orang tersebut tak perlu duduk melanggar peraturan lalu-lintas seperti di motor, pasalnya untuk mobil MPV, 7 bangku sudah disediakan dengan ukuran yang pas bagi manusia, baik itu orang dewasa maupun anak kecil, bahkan dengan safety beltnya. Bahkan MPV terbaru, Toyota All New Kijang Innova memiliki kapasitas angkut penumpang 8 orang.

Barang tersimpan rapi

Bisa muat banyak barang

Minuman, sudah tersedia cup holder. Buku garansi, servis, peta, senter, bisa Anda letakkan dengan rapi tanpa takut tercecer di glove box. Lunch box, cooler box, atau penyimpan makanan bisa disimpan dengan aman juga di bagasi. Pakaian? Bahkan dengan kopernya pun bisa ditata apik. Semua bisa dibawa di mobil.

Jika Anda masih membawa bayi, stroller hingga baby carrier semua bisa disematkan di bagasi. Anda ingin bersepeda di gunung? Beberapa mobil bahkan bisa mengangkut 2-3 sepeda di kabinnya. Ingin membawa sepeda gunung di atas motor? Kami rasa tidak.

Lebih cepat sampai tujuan

Mobil bisa masuk tol

Ini salah satu keuntungan mengendarai mobil. Anda bisa masuk ke jalan raya bebas hambatan atau tol. Ya, jalan yang diciptakan untuk kecepatan tinggi dan menengah ini bebas dari lampu merah, penyebrangan, atau rel kereta api, sehingga memangkas waktu tempuh. Coba tengok jalur tol Cipularang. Sebelumnya, pengendara mobil harus menempuh waktu 4-6 jam untuk menempuh Jakarta-Bandung. Saat ini melalui tol Cipularang, saat lancar Anda hanya membutuhkan waktu 2-2,5 jam dari Jakarta menuju Kota Kembang.

Pembangunan tol pun saat ini terus digalakkan pemerintah. Bukan hanya membuat perjalanan lebih cepat, tapi untuk memecah kepadatan arus lalu-lintas. Misalnya saja jalur lintas pantai utara (PANTURA) pulau jawa. Saat ini tol sudah membentang dari Merak, Banten hingga Brebes, Jawa Tengah. Tentunya, motor tak akan bisa masuk ke jalan tol.

Lebih aman

Mobil bisa lebih melindungi

Di atas sepeda motor pada kecepatan 50 km/jam saja, berbagai halangan mendadak dapat mengganggu keseimbangan dan menimbulkan manuver esktrem yang sulit dikendalikan. Kecelakaan pun sudah menunggu di depan mata jika kita kurang waspada. Pengaman? Satu-satunya cuma helm.

Bandingkan dengan mobil, seluruh rangka bodinya dirancang untuk melindungi penumpang di kabinnya. Masih belum cukup, beberapa pabrikan pun memberikan palang penguat di pintu, airbag, safety belt, hingga peranti pemandu keamanan mengemudi seperti Vehicle Stability Assist, Brake Assist, Collision Warning System, Lane Departure Warning, semua hanya untuk meningkatkan keamanan Anda semua ketika mengendarai mobil.

Bersosialisasi

Di mobil lebih leluasa mengobrol

Di motor, jika Anda menggunakan helm, lalu orang yang Anda bonceng menggunakan helm juga, bagaimana caranya bercengkrama? Mungkin bisa, namun membutuhkan suara dengan desibel yang lebih tinggi. Obrolan pun tentu hanya bisa dilakukan berdua saja dengan pebonceng.

Di mobil, jika Anda mengendarai MPV, semua 7 orang di dalam kabin bisa bercengkrama tanpa perlu teriak. Toh Anda berada di ruang tertutup, dan lagi seluruh penumpang pun bisa nyaman bersosialisasi satu sama lain. Bahkan jika ada anak kecil, ruang kabin bisa disulap menjadi ruang bermain jika mobil Anda dilengkapi perangkat games dan hiburan.

Lebih menghibur

Hiburan di mobil

Ingin pasang headunit pemutar lagu? Bisa. Butuh layar LCD untuk menonton video? Bisa. Sound system sekelas home theatre di kabin? Itupun juga bisa dilakukan. Ada anak kecil yang ingin main konsol game kesayangannya, tentu saja bisa. Semua jenis hiburan elektronik, bisa diinstalasi dengan mudah di mobil. Bahkan beberapa mobil memang sudah menyediakan layar baik itu di depan maupun untuk penumpang belakang.

Jika selama ini Anda mengendarai motor dan membutuhkan hiburan seperti itu, berarti sudah waktunya Anda beralih membeli mobil.

Biaya Kepemilikian Mobil Makin Terjangkau

banyak cara mudah beli mobil

Berapa budget Anda untuk membayar cicilan motor setiap bulannya? Rp 800 ribu, 1 juta, atau 1,5 juta? Jika Anda sudah sanggup membayar cicilan tersebut, coba cek cicilan mobil yang ditawarkan para sales. Bahkan cicilan Rp 1 jutaan pun ada.

Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 lalu, PT Honda Prospect Motor menawarkan program kepemilikan mobil Honda Brio Satya dengan cicilan hanya Rp 1 juta perbulan dengan masa tenor 4 tahun.

Bahkan jika budget Anda terbatas dengan uang mukanya, jangan khawatir, ada saja promo yang ditawarkan. Pernah dengar program uang muka hanya Rp 8 juta? Ya, di ajang yang sama Honda menawarkan promo pembelian Honda Mobilio atau Brio Satya dengan TDP hanya Rp 8 juta dan mobil pun sudah menjadi milik Anda.

Baca Juga: Ini Syarat Mobil Yang Tepat Untuk Mudik Lebaran

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil