jakarta-selatan

Flushing Lax, Perawatan AC Mobil Tanpa Harus Bongkar-bongkar

  • 24 Des, 2018
  • 1039 Kali Dilihat

Ada cara baru merawat AC mobil. Ialah Flushing Lax, upaya menghilangkan segala bentuk kontaminatif pada sistem penyejuk kendaraan. Menariknya, cara ini dilakukan tanpa harus membongkar sistem AC. Gambaran singkatnya, usai selang ditancapkan, partikel kecil yang menghambat fungsi kompresor segera tertangani.



“Dengan Flusing Lax, tak perlu banyak bongkar, cukup colok selang high and low pressure. Perlu dicatat, ini adalah perawatan AC mobil, bukan perbaikan sistem yang bemasalah. Jadi bagian dalam AC dilakukan flush, oli lama yang terpakai sekitar 50 ribu hingga 60 ribu km sudah kotor. Dibuang dan diganti baru. Idealnya lakukan penggantian setiap 20 ribu km,” ujar Jasin Stefanus, punggawa bengkel Provis Auto Sport Bintaro.


Kenapa AC mobil harus dilakukan flushing? Saat berkendara, AC salah satu faktor yang membuat mobil nyaman. Maka, perawatan berkala pun jadi hal penting. Konsekuensi logis yang pasti diterima adalah tidak berjalannya fungsi AC. Jika tak rajin dirawat, bisa-bisa kerusakan peranti AC makin menjalar. Tentunya memakan biaya yang tak sedikit.


Jika dilakukan secara manual, membersihkan AC bisa memakan maktu lama. Keuntungan melakukan perawatan pakai Lax, menurut Jasin, soal efisiensi waktu. Kesalahan dan kontaminasi pun bisa diminimalisasi. Misalkan, risiko kerusakan yang disebabkan oleh hal-hal sekunder seperti bahan pembersih, minyak, thinner, bensin dan partikel lain. Dengan mesin Lax, yang bentuknya mirip mesin cuci pakaian, proses pengerjaan hanya berlangsung beberapa saat saja.



Menurut Jasin, pengerjaan pun lebih memuaskan karena tingkat akurasinya lebih tinggi dalam menakar kuantitas refrigerant oli. Dengan teknologi terkomputerisasi, cara kerja mesin flushing Lax berjalan dengan sangat sederhana. Mekanik hanya menekan tombol pada mesin Lax dan tidak harus melakukan bongkar-pasang komponen.


“Mobil sekarang (keluaran baru, Red) kalau service AC biasanya ribet. Letak evaporator biasanya berada di bawah dasbor. Kalau harus bongkar, berisiko patah clip atau pengait pada dasbor. Kalau begitu, malah jadinya berbunyi karena tadi. Belum lama ini kami kerjakan pembersihan pada Suzuki Ertiga. Pemiliknya lapor, kopling AC tidak bunyi lagi dan suhu makin dingin. Putaran mesin juga kini jadi enteng,” terangnya.


Biaya dan Kemampuan Flushing Lax


Jika Anda berminat melakukan perawatan macam ini, total biayanya berkisar Rp 750 ribu hingga Rp 800 ribu. Itu bergantung pada jenis kendaraannya. Lantas apa saja kemampuan yang dimiliki mesin Flushing Lax:


1. Flushing


Peran utamanya pembersihan. Oli yang kotor dibersihkan hingga diklaim mencapai 100%. Lalu oli baru dimasukkan dengan takaran yang dikatakan akurat. Setiap mili yang masuk dihitung dengan sangat detail, sesuai kebutuhan dan standar pabrikan. Sehingga kerja dan fungsi AC bisa berjalan normal.


2. Recovery


Kemampuan lainnya, menyedot refrigerant dari sistem AC mobil. Kemudian menampungnya pada tabung yang terdapat di mesin Flushing Lax.


3. Vaccum


Selain pembersihan, kemampuan lainnya berupa penyedotan semua sumbatan yang ada pada sistem AC. Mesin memilik dua buah pompa vacum dan mampu menyedot hingga 100 mmTorr.


4. Charging


Terakhir mesin Lax bisa mengisi refrigerant baru. Akurasinya diklaim terjamin berkat komputerisasi. Dengan pengisian manual, bisa menyebabkan kekurangan atau kelebihan refrigerant dan oli.



Peran Penting pelumasan


Sejatinya, kompresor pada AC harus dilumasi setiap saat. Benda vital ini mirip seperti jantung yang mengatur banyak hal dan pergerakannya berpengaruh pada sistem AC. Ia bertugas mengedarkan minyak ke seluruh komponen lain yang terlibat di mesin pendingin. Beberapa di antaranya selang, kondensor, evaporator, tabung, dryer dan akumulator.


Untuk Anda ketahui, minyak pada mesin pendingin berfungsi sebagai pelumas. Tak hanya itu, ia juga memiliki peran sebagai penarik, pengumpul dan pelekat bermacam kontaminan dalam sistem AC. Jika kotoran mengkontaminasi sistem AC, maka semua komponen itu bakal terpengaruh. Artinya, melepaskan minyak bekas flushing pada sistem AC, sama dengan membersihkan kontaminan.


“Jadi flusing AC itu penting. Dan ini jadi semacam edukasi pada pemakai mobil, jangan menunggu sistem AC bermasalah, baru melakukan perbaikan. Usai pembersihan, sirkulasi jadi lebih lancar dan kinerja kompresor jadi lebih ringan. Apalagi dengan mesin ini, freon bekas tidak dibuang begitu saja, melainkan disimpan pada tabung khusus. Ya bisa lebih ramah lingkungan,” pungkas Jasin. (Alx/Odi)


Baca Juga: Ketahui Masa Penggantian Busi Berdasarkan Jenisnya

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi