jakarta-selatan

First Drive MINI Cooper S Countryman: Impresi Pertama Countryman Rakitan Lokal

  • Nov 14, 2018
  • 454 Dilihat

Mini Countryman punya posisi spesial. Ialah satu-satunya model Mini yang masuk kelas SUV. Sedangkan kelas ini sedang laris-larisnya sekarang. Karena alasan itu pula, Countryman diputuskan dirakit lokal. Maka ketika BMW Group Indonesia mengajak untuk menjajal lini Mini, kami langsung menunjuk Countryman, sebagai Mini paling unik dan pertama yang dirakit di sini.



Kawasan BSD jadi arena uji Mini Countryman. Meski waktu dan lokasi pengujian terbatas, paling tidak tetap mendapat sensasi dan gambaran yang ditawarkan Countryman. Dari penampilan luar, jelas terpampang klaim sebagai Mini paling besar. Bahasa desain Mini modern bisa dijumpai, hanya posturnya dijadikan lebih besar dan tinggi. Yang berbeda dari bagian wajah, khususnya grille dan bumper. Sedang pelek 19 inci racikan John Cooper Works, terlihat sporty. Varian tertinggi Cooper S yang kami jajal, dengan body kit juga dari John Cooper Works.


Pintu bagasi sudah otomatis. Bisa dibuka dengan sedikit manuver kaki ke kolong pintu bagasi, dengan syarat kunci dikantongi atau berada tak jauh. Kalau berhasil, tailgate terbuka atau tertutup secara otomatis. Tombol standar tentu tersedia. Saat pintu bagasi terbuka, bisa dijumpai ruang lapang. Ini jadi salah satu poin yang dijual Countryman. Ada satu gimmick yang disebut Picnic Bench. Sebuah bantalan tersembunyi yang bisa dikeluarkan dan menjadi alas duduk empuk pada bibir luar bagasi. Cuma gimmick, tapi menarik.



Kabin secara keseluruhan juga lapang. Paling tidak kalau dibandingkan lini Mini lain. Countryman termasuk baik menawarkan ruang kaki dan kepala. Itu juga berlaku di baris kedua. Tak heran kalau Countryman dirakit di sini. Pasar Indonesia cenderung mengarah ke target keluarga dengan kebutuhan kabin besar. Itu juga diakui oleh BMW Indonesia. "Countryman sudah bisa jadi kendaraan sehari-hari. Yang paling masuk akal bagi konsumen Indonesia adalah SAV, Countryman itu SAV," ujar Jodie'O Tania, VP of Corporate Communications BMW Group Indonesia saat dijumpai di sela sesi test drive.


Kabin didominasi warna gelap dengan material kulit mewah di penjuru kabin. Jahitan kontras mewah juga ada di beberapa bagian. Layout desain masih ber-DNA Mini, dengan infotainment berada di dalam lingkaran. Layarnya sudah bisa disentuh, selain memakai kontrol dial putar pada konsol tengah. Tuas transmisi belum model baru seperti pada 3-Door dan 5-Door.



Pengaturan kursi sangat praktis karena sudah elektrik, berlaku bagi dua kursi di depan. Karena postur tinggi dan ada ruang kepala lebih banyak, mengemudi Countryman bisa dengan posisi layaknya SUV. Posisi duduk lebih tinggi agar visibilitas depan lebih luas. Tapi kalau mau duduk rendah seperti Mini lain juga bisa. Sesuai selera saja.


Injak rem dan nyalakan mesin, Anda langsung disambut deru mesin 4-silinder 2,0 liter turbo. Dari luar deru terdengar cukup keras. Tidak sampai tahap berisik parah, tapi orang mungkin mengira kalau ini bermesin diesel. Respons mesin sangat baik. Yang Anda minta, langsung diberikan oleh Countryman. Output daya 192 hp dan torsi 280 Nm bisa dirasa dengan baik, meski penggunaan dalam kota sekalipun. Kontribusinya datang dari girboks 8-speed Sport Automatic kopling ganda. Penyaluran daya terasa responsif dan mulus.



Dalam mode normal, akselerasinya sudah terasa enak. Apalagi kalau pakai mode sport. Tambah lagi dengan perpindahan transmisi manual, bisa memakai tuas atau paddle shift, terasa menyenangkan. Kalau mau lebih irit bahan bakar, pakai mode eco. Ditambah dengan Auto Start/Stop, konsumsi diklaim bisa 15,38 km/liter. Menariknya, fitur Auto Start/Stop masih berlaku dalam mode sport sekalipun. Tersedia juga cruise control dengan sistem pengereman otomatis.


Go-kart feeling yang selalu dibanggakan Mini, juga bisa ditemui pada Countryman. Hanya saja, dari pengendalian, ini terasa berbeda dengan Mini lain. Pengaruhnya dari bodi lebih besar dan tinggi. Bobot putar kemudi terasa berat, meski presisi. Gejala limbung juga terasa saat mobil bergerak dinamis maupun berbelok dengan kecepatan medium atau lebih.


Menurut BMW Indonesia, respons yang diterima dari Countryman CKD ini cukup baik. Unitnya sendiri masih terbatas sampai akhir tahun, karena jalur produksi. Tapi dipastikan bakal meningkat tahun depan, seiring permintaan yang juga naik. Mini Cooper S Countryman Sports CKD dibanderol Rp 769 juta (off the road). Bagi yang ingin menjajalnya, bisa menyambangi Mini Fest pada 17- 18 November 2018 di Senayan City, beserta jajaran Mini lainnya. (Tom/Odi)


Baca Juga: First Drive Honda Brio RS 2018

Shares

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Mini Countryman

Lihat video terbaru Mini Countryman untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Komparasi