jakarta-selatan

Road Test Mini Cooper S Countryman Sports: Mini dengan Banyak Ekstra (Part-1)

  • 28 Des, 2018
  • 605 Kali Dilihat


Mini Countryman mengemban tugas tidak mudah. Di satu sisi, harus menjaga fitrahnya sebagai Mini: postur mungil, lincah dan sangat menyenangkan dikendarai. Sisi yang lain, memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumennya atas sebuah SUV crossover. Lagipula, segmen ini sedang meledak satu dekade belakangan. Peluang bisnisnya pun besar. Tentu tak mungkin dilewatkan oleh BMW yang menaungi Mini.



SUV dan Mini, sebenarnya padanan yang kontras, bila menilik dari sejarah merek Inggris ini. Mini itu seharusnya mobil kecil yang lucu, asyik dikendarai, masa bodoh urusan akomodasi kabin dan mudah digunakan di perkotaan. Namun ketika Countryman lahir, kenyataannya SUV menjadi diksi bagi Mini sendiri.


Di tengah demam SUV, Countryman menjadi model Mini yang paling logis dibeli. Terutama untuk pemakaian di Indonesia. SUV atau crossover dengan ground clearance tinggi, paling cocok dengan kondisi jalan yang variatif. Selain itu, bodi besarnya bisa menampung 5 orang penumpang dewasa dengan nyaman. Jadi bukan mobil egois yang hanya nyaman dinaiki dua orang.



Pertanyaan terbesarnya ada pada rasa berkendara. Apakah menawarkan kenikmatan sama seperti mengendarai Mini hatchback 3-pintu atau jauh berkurang. Itulah yang kami coba bahas dalam road test kali ini.


Sebelumnya, unit yang kami tes menyimpan keistimewaan tersendiri. Mini Cooper S Countryman Sports adalah Mini pertama yang dirakit lokal atau Completely Knocked Down (CKD). Harganya tentu jadi lebih murah dari CBU. Penurunannya banyak sekali, dari Rp 899 juta (off-the-road) ke Rp 769 juta (off-the-road). Selisih sebanyak itu ternyata tidak mengorbankan fitur, malah makin bertambah. Di antaranya paket John Cooper Works (JCW) untuk eksterior maupun interior, serta fitur penunjang kenyamanan di kabin.


Eksterior



Mau seperti apalagi desain sebuah Mini. Cooper hatchback 3-pintu, selalu menjadi acuan untuk model lainnya. Semua itu didasari desain Mini original rancangan Sir Alec Issigonis. Apa yang terlihat di Countryman, tak ubahnya Cooper hatch obesitas. Basis rancangannya mudah terbaca. Bentuk membulat, bokong montok dan atap tinggi yang rata.


Rancang bangun semacam ini, sepertinya bakal awet untuk waktu lama. Sama sulitnya seperti Porsche mengubah wujud 911 dan Mercedes-Benz merombak G-Class. Baik Cooper, Countryman maupun model Mini lain, tidak akan mengalami ubahan signifikan kala beregenerasi. Coba saja lihat era sekarang, yang semakin besar campur tangan BMW. Bagi orang awam, pasti sulit mengenali mana generasi pertama atau kedua.



Countryman terbaru pun begitu. Generasi kedua menjabat gelar sebagai Mini dengan dimensi terbesar sejauh ini. Dibanding pendahulunya yang lahir pada 2010, kini bertambah panjang menjadi 4.299 mm. Lebar tambah 32 mm jadi 1.822 mm. Jarak sumbu roda pun memanjang 75 mm ke 2.670 mm. Jelas ukurannya semakin bongsor. Hanya tingginya yang lebih rendah 4 mm.


Desain eksterior masih mempertahankan nilai-nilai dari Countryman terdahulu. Terutama dari penambahan elemen desain modern khas SUV. Bagian atap sudah dilengkapi roof rail, muka dihias grille heksagonal baru, lampu depan berteknologi LED, over fender plastik. Pembeda paling signifikan dengan generasi pertama, terletak dari dudukan pelat nomor belakang yang berpindah ke pintu bagasi. Tulisan besar Countryman tetap ada, mempertegas identitasnya.


Versi CKD ini punya kelebihan yang tidak ada di versi CBU. Selain trim Cooper S dengan emblem S dan strip hitam di kap mesin, Countryman Sports mendapat juga sentuhan dari John Cooper Works (JCW). Khusus eksterior, diwakili pelek JCW 19-inci 2-tone dengan ban runflat (RFT). Didominasi warna hitam, pelek ini cukup mendongkrak tampilan Countryman agar makin sangar.


Interior



Sementara desain interior mewarisi milik para saudaranya. Termasuk layar sentuh besar sebagai pusat infotainment yang diposisikan di dalam lingkaran besar pada konsol tengah. Dulu menjadi spidometer, namun kini semuanya terpusat di balik kemudi. Paling baru, indikator bensin berbentuk LED bar tepat di sisi spidometer.


Keunikan Mini yang bermain dengan gaya tombol tuas dan bentuk spiral tetap dipertahankan. Layout dasbor mudah dikenali dan menjadi karakter tersendiri bagi Mini. Pembeda dengan model lain berasal dari ventilasi AC yang berbentuk kotak. Tidak seperti Mini hatch yang bulat. Sekeliling dasbor diisi ambient light yang membuat penuh warna kala gelap.



Selalu terasa menyenangkan duduk di balik kemudi Mini. Saya belum mulai membahas impresi berkendara mobil ini, melainkan posisi mengemudi yang sempurna. Paket JCW membantu memberi sensasi berbeda pada Cooper S Countryman. Karena ditambahkan setir sport dan jok bucket dari JCW yang menghasilkan rasa sport kuat. Setir sangat mantap digenggam dengan pengaturan tilt dan telescopic untuk posisi paling pas. Joknya pun ibarat mobil sport yang sangat memeluk erat punggung, untuk menahan gaya gravitasi saat menikung kencang.


Jika Anda ingin Mini tapi sering mengangkut penumpang dan membawa banyak barang, Countryman-lah jawabannya. Sebagai Mini terbesar, jelas ia menawarkan akomodasi dan kepraktisan kabin terbaik. Bertambahnya jarak sumbu roda dari model terdahulu, berkontribusi pada kabin yang bertambah lega. Ruang lapang tersedia bagi penumpang belakang di kursi belakang. Ruang kepala dan kakinya sangatlah memadai.



Sandaran kursi dapat dilipat 40:20:40 untuk memperluas bagasi. Kapasitas muatnya sudah tergolong luas mencapai 450 liter. Bila melipat semua bangku, maka terhampar 1.390 liter. Mengangkut sepeda gunung, bukan persoalan sulit sama sekali. Bahkan masih tersedia kompartemen di bawah untuk menaruh benda-benda kecil. Berbekal dimensi tersebut, Countryman bisa memasuki segmen yang lebih luas, termasuk kompak SUV. (Odi)


Baca Juga: Road Test Mini Cooper S Countryman Sports: Mini dengan Banyak Ekstra (Part-2)

Galeri

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Mini Countryman

Lihat video terbaru Mini Countryman untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Komparasi