First Drive Hyundai Ioniq 5, Mobil Terbaik Dunia 2022!

First Drive Hyundai Ioniq 5, Mobil Terbaik Dunia 2022!

Ioniq 5 jadi model terbaru Hyundai di segmen kendaraan listrik di Indonesia. Mobil listrik produksi pabrik Hyundai di Cikarang ini bahkan mendapatkan gelar World Car of The Year 2022 alias menjadi mobil terbaik di dunia.

KEY TAKEAWAYS

  • Hyundai belum mengumumkan secara resmi. Namun beberapa tenaga penjual membocorkan bahwa varian termurah akan dijual mulai Rp680 jutaan dan tertinggi di angka Rp799 juta

    Ioniq 5 menggunakan permanent magnet synchronous motor yang tenaganya bekerja di roda belakang alias RWD. Motor ini menghasilkan tenaga sebesar 217 ps dan torsi 350 Nm
  • Menjadi buah bibir pada Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022, Ioniq 5 diperkenalkan secara resmi untuk pertama kali. Pengunjung berebut untuk mencoba kendaraan listrik ini di area test drive serta pemesanan sebanyak 800 unit lebih berhasil dikantongi Hyundai selama pameran.

    Kami mendapat kesempatan menjajal Ioniq 5 di area yang lebih luas. Tepatnya di jalan raya di sekitar JI Expo Kemayoran. Meski singkat, Hyundai hanya memberikan waktu kurang dari 1 jam, namun setidaknya sudah memberikan informasi lengkap terhadap apa yang ditawarkan Ioniq 5 untuk calon konsumennya. Varian yang ditawarkan juga merupakan yang teratas yakni Signature Long Range. Seperti apa impresinya?

    Eksterior

    Hyundai Ioniq 5

    Melihat Ioniq 5 sudah tentu melihat desain yang ditawarkan. Jika selama ini mobil listrik identik dengan gaya futuristik, Hyundai melakukan pendekatan desain retro futuristik untuk mobil listriknya. Kesan mengotak, kokoh dengan garis tegas, terlihat di sekeliling Ioniq 5. Desain ini terinspirasi dari produk Hyundai Pony yang meluncur 1974 dan berkat pendekatan ini Hyundai diganjar gelar 2022 World Car Design of the Year.

    Paling menarik perhatian adalah lampu utamanya yang menggunakan desain mengotak, Hyundai menyebutnya Parametric Pixel Red Headlamp. Kesan futuristiknya terlihat dari kehadiran front center garnish hidden LED. Desain parametric ini juga hadir di belakang, tepatnya pada lampu belakang kombinasi yang juga menggunakan parametric pixel LED.

    Sebagai penanda ini adalah varian teratas, Hyundai menyematkan pelek berukuran 20 inci yang berdesain futuristis. Hyundai memang tidak menyematkan emblem varian sehingga sedikit membingungkan calon konsumen.

    Dimensinya menawarkan panjang 4.635 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.647 mm dengan jarak sumbu roda mencapai 3.000 mm, terpanjang di segmen EV. Jarak pijak ke tanah alias ground clearance-nya sejauh 160 mm. Cukup tinggi untuk ukuran kendaraan listrik.

    Hyundai menawarkan beberapa pilihan warna untuk Ioniq 5. Ada optic white, titan grey metallic, magnetic silver metallic, midnight black pearl, gravity gold matte. Interiornya ditawarkan dalam pewarnaan black 1 tone.

    Interior

    Hyundai Ioniq 5

    Masuk ke dalam interior Ioniq 5 Signature Long Range, kesan futuristik, mewah dan luas menjadi satu. Ini berkat gabungan desain, serta kehadiran vision roof, bahasa Hyundai untuk panoramic roof, yang hadir di Ioniq 5.

    Ada cerita menarik untuk bahan-bahan yang digunakan pada interior Ioniq 5. Sebagai kendaraan ramah lingkungan, Ioniq 5 penuh dengan konsep keberlanjutan lingkungan. Misal bahan untuk material jok terbuat dari botol plastik PET daur ulang. Setiap Ioniq 5 membutuhkan 32 botol plastik yang didaur dan menjadi benang yang membuat kain pelapis pada jok. Ada juga penggunaan kerta HDPE daur ulang untuk detail pada pintu. Ada juga cat berbahan minyak bunga lobak dan jagung untuk bagian crash pad dan pintu. Cover kursi juga menggunakan kain campuran wool ramah lingkungan.

    Kembali soal interior Ioniq 5, kesan lapang tadi adalah hasil dari penggunaan platform E-GMP terbaru. Bagi pengemudi atau penumpang dengan tinggi 170 cm, baik di baris pertama maupun kedua, cukup memberikan ruang lapang untuk area kepala, kaki juga bahu. Informasi dalam bentuk angka, Hyundai memberikan perhitungan head room sejauh 1.034 mm untuk baris pertama dan 953 mm untuk baris kedua. Leg room sejauh 1.138 mm untuk baris pertama dan 1.002 mm untuk baris kedua. Soal ruang cargo, Ioniq 5 menawarkan volume 527 liter saat baris kedua digunakan dan 1.587 liter saat baris kedua dilipat rata lantai. Ada juga area penyimpanan di depan sebesar 57 liter yang bisa digunakan sebagai penyimpanan berbagai peralatan darurat.

    Bagian dashboardnya terhitung cukup sederhana. Namun berkat kehadiran dua layar sentuh yang masing-masing berukuran 12,3 inci model float, berperan sebagai meter cluster dan head unit, kesan modernnya menjadi terasa. Layar head unitnya mampu menampilkan beragam informasi terkait kendaraan termasuk soal energi baterai yang tersedia dan digunakan. Khusus untuk varian tertinggi ini, Bose Sound System sudah menjadi standar dengan delapan speaker plus eksternal ampli yang meningkatkan pengalaman di dalam kabin.

    Soal kenyamanan, kursi di baris pertama dan kedua dilengkapi dengan pengaturan motor elektrik termasuk untuk lumbar support, height adjuster, memory function serta fungsi pendingin dan pemanas kursi. Baris depan bagian pengemudi lebih nyaman berkat kemampuan relaxation seat, dengan penopang kaki yang biasanya hanya hadir di baris kedua. Kenyamanan lain, Ioniq 5 sudah menawarkan pengisian daya nirkabel, dua power outlet 12V dan USB power outlet yang tersebar di baris pertama dan kedua.

    Pengendaraan dan pengendalian

    Hyundai Ioniq 5

    Bicara mengenai performa motor listrik juga pengendalian ada baiknya menyinggung mengenai platform E-GMP terbaru. Ini adalah produk pertama yang menggunakan platform khusus untuk mobil listrik Hyundai. Berkat penggunaan platform ini, Ioniq 5 bisa dibongkar pasang mengikuti beragam model, jenis baterai juga kebutuhan akan performa kendaraan. Terutama soal peletakan baterai yang memiliki bobot terberat, posisinya berada di tengah yang berpengaruh pada center of gravity kendaraan yang lebih jauh pada pengendalian.

    Hyundai juga mengungkapkan, gabungan platform dan penggunaan suspensi Macpherson strut di depan dan multi link di belakang sudah diperhitungkan untuk menciptakan cengkraman ban maksimal. Ini mengingat karakteristik motor listrik yang memiliki torsi cukup besar.

    Berada di balik kemudi Ioniq 5 mengingatkan pada produk Hyundai lainnya, utamanya produk EV seperti Ioniq EV dan Kona EV yang pernah di coba. Beberapa detail juga mengingatkan pada produk Hyundai dengan mesin konvensional, utamanya pada area lingkar kemudi juga animasi di meter cluster. Kesimpulannya, tidak ada kesulitan untuk pengguna mobil Hyundai sebelumnya berkendara dengan Ioniq 5 pertama kali.

    Sudut pandang yang ditawarkan luas, berkat kaca depan besar dengan sudut yang lumayan tegak. Pilar A yang berukuran kecil juga membantu pengawasan di kiri dan kanan kendaraan. Hyundai juga memberikan kamera di sisi kiri dan kanan yang memperlihatkan gambaran di samping kendaraan setiap menghidupkan lampu sein. Pada area lingkar kemudi beragam tombol pengaturan hadir seperti audio steering switch, akses ke menu meter cluster juga untuk mengaktifkan adaptive cruise control.

    Pengendaliannya juga cukup reaktif, mengikuti keinginan pengendara dengan cepat. Hyundai memberikan beberapa mode berkendara yang membuat perputaran lingkar kemudi juga berubah sesuai mode tersebut. Namun selama penggunaan, pengendalian ini terasa presisi mengikuti keinginan pengemudi bermanuver. Tidak terasa seperti tengah berkendara dengan kendaraan yang memiliki panjang 4,6 meter, memberikan kepercayaan diri meliuk di lalu lintas padat.

    Bahasan berikutnya soal performa. Ioniq 5 menggunakan permanent magnet synchronous motor yang tenaganya bekerja di roda belakang alias RWD. Motor ini menghasilkan tenaga sebesar 217 ps dan torsi 350 Nm. Torsi ini, seperti karakter EV lainnya, meluap langsung begitu menginjak pedal akselerator. Tidak butuh waktu lama mencapai 100 kilometer per jam, bahkan di mode Eco. Karakter ini terasa memudahkan saat bertemu dengan kondisi stop and go di kemacetan.

    Pengemudi juga bisa mengendalikan kecepatan hanya lewat pedal akselerator saja berkat fitur i-Pedal Hyundai. Ini termasuk untuk memperlambat kendaraan dengan melepas pedal akselerator sehingga kendaraan langsung mengalami perlambatan. Kehadiran paddle shift di belakang lingkar kemudi juga berhubungan dengan perlambatan ini. Fitur regenerative braking bisa dipilih mulai level 0 sampai 3 untuk mendapatkan sensasi seperti engine brake.

    Dalam kesempatan singkat ini, sayang fitur Hyundai Smartsense belum lengkap dicoba. Namun beberapa kali peringatan mengenai fitur keselamatan ini aktif karena kondisi lalu lintas yang ramai. Hyundai memberikan beberapa fitur seperti forward collision avoidance assist (FCA), lane keeping & lane following assist, blind spot collision avoidance assist, blind spot view monitor, dan driver attention warning untuk menjaga kelelahan pengemudi. Masih ada rear cross traffic collision avoidance assist, smart cruise control with stop & go function, high beam assist juga surround view monitor.

    Beberapa fitur keselamatan lainnya pada Ioniq 5 antara lain brake assist system, vehicle stability management, emergency stop signal, dan rear occupant alert. Selain itu fitur standar lainnya adalah ABS, BAS, ESC, hill start assist, electric parking brake dengan auto hold dan kehadiran enam airbags di seluruh kabin.

    Bicara soal kekedapan, Ioniq 5 menawarkan interior yang termasuk minim gangguan dari suara jalanan. Memang masih ada suara ban, namun suara dari kendaraan lain termasuk kecil masuk ke dalam kabin. Padahal Ioniq 5 menyediakan panoramic roof yang kerap jadi sumber kebocoran suara. Selain itu, karena ini adalah EV, Hyundai memberikan virtual engine sound untuk adaptasi berkendara bersama kendaraan listrik. Ini termasuk kehadiran audio suara alam yang membuat rileks selama berkendara.

    Kesimpulan

    Hyundai Ioniq 5

    Fitur dan kemampuan lengkap Ioniq 5 sebagai produk EV modern memang memukau. Namun produk ini tetap membawa perhatian khusus, utamanya bagi para pengguna kendaraan listrik di Indonesia. Lagi-lagi ini soal ekosistem EV yang belum cukup ramah untuk berkendara keluar kota. Perjalanan di dalam kota bisa dikatakan tidak ada masalah karena banyaknya SPKLU yang terus dibangun.

    Ini membuat pertimbangan tersendiri jika calon konsumen merupakan pembeli pertama kendaraan alias belum punya kendaraan bermesin konvensional. Pilihan paling logis adalah Ioniq 5 ini menjadi kendaraan kedua atau ketiga bagi pemiliknya yang ingin menjadi early adopter teknologi otomotif terkini.

    Varian long range sendiri diklaim mampu berjalan sejauh 451 kilometer. Ini sekitar Jakarta - Semarang non stop. Meski demikian klaim jarak ini tentu berbeda-beda tergantung pada cara berkendara. Sekali lagi, manajemen jarak dan pengisian daya perlu dilakukan saat ini berkendara ke luar kota.

    Soal waktu pengisian, lewat arus AC atau rumahan, varian long range ini membutuhkan waktu sekitar 6 jam dari kondisi kosong. Pada SPKLU dengan arus DC atau fast charging butuh waktu sekitar 56 menit. Jika nanti ada SPKLU Ultra fast charging maka akan berkurang menjadi 17 menit. Tentu kemudahan ini masih membutuhkan waktu untuk realisasinya.

    Soal harga, Hyundai belum mengumumkan secara resmi. Namun beberapa tenaga penjual membocorkan bahwa varian termurah akan dijual mulai Rp680 jutaan dan tertinggi di angka Rp799 juta. Sekali lagi, kendaraan listrik bisa dikatakan bukan produk dengan harga yang bisa dijangkau banyak kalangan. Tentu melihat range harga ini, calon konsumen sudah berpikir matang berbagai sisi baik plus dan minus membawa Ioniq 5 ini ke garasi rumah. (STA/RS)

    Baca juga: Road Test Toyota Corolla Cross Hybrid: Seberapa Irit Saat Dipakai Bertualang?

    Jual mobil anda dengan harga terbaik

    Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
    Listing gratis Listing gratis
    Daftarkan mobil Anda

    Model Mobil Hyundai

    • Hyundai Creta
      Hyundai Creta
    • Hyundai Palisade
      Hyundai Palisade
    • Hyundai Ioniq
      Hyundai Ioniq
    • Hyundai Santa Fe
      Hyundai Santa Fe
    • Hyundai Ioniq 5
      Hyundai Ioniq 5
    • Hyundai Staria
      Hyundai Staria
    • Hyundai Kona Electric
      Hyundai Kona Electric
    Mobil Hyundai

    IIMS Hybrid 2022

    • Yang Akan Datang

    Video Mobil Hyundai Ioniq 5 Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Mobil Hyundai Ioniq 5

    Tren Hatchback

    • Yang Akan Datang

    Artikel Mobil Hyundai Ioniq 5 dari Carvaganza