Pertamina Lubricants Punya Pabrik Pelumas Terbesar di Asia Tenggara, Kapasitasnya 270 Juta Liter per Tahun
Production Unit Jakarta (PUJ) milik Pertamina Lubricants memiliki fasilitas produksi terintegrasi seluas lebih dari 12 hektar di Plumpang, Jakarta Utara. Pabrik ini memasok kebutuhan pelumas domestik sekaligus ekspor ke 17 negara
Pertamina Lubricants (PTPL) mengandalkan Production Unit Jakarta (PUJ) untuk memenuhi kebutuhan pelumas kendaraan dan industri, baik di pasar domestik maupun internasional. Fasilitas yang berlokasi di Plumpang, Jakarta Utara, ini diklaim sebagai pabrik pelumas terintegrasi terbesar di kawasan Asia Tenggara.
KEY TAKEAWAYS
Di manakah lokasi fasilitas pabrik pelumas Production Unit Jakarta (PUJ) Pertamina Lubricants?
Fasilitas terintegrasi PUJ berlokasi di kawasan Plumpang, Jakarta Utara, dengan luas area lebih dari 12 hektareApa saja empat fasilitas utama (plant) yang beroperasi di PUJ Pertamina Lubricants?
Meliputi LOB Plant (kapasitas 270 juta liter/tahun), Grease Plant (8.000 metrik ton/tahun), VM & Specialities Plant (14 juta liter/tahun), dan Mini LOBP (3.000 kL/tahun)Berapa total kapasitas produksi PUJ jika dikonversikan ke kebutuhan kendaraan?
Total kapasitas produksi pelumas PUJ setara dengan pemenuhan kebutuhan oli untuk lebih dari 67,5 juta mobilBerdiri sejak 1957, PUJ menempati area seluas lebih dari 12 hektare dengan sejumlah fasilitas produksi terpadu dalam satu kawasan. Fasilitas tersebut mencakup Lube Oil Blending Plant (LOBP), Grease Plant, dan Viscosity Modifier Plant. Seluruh operasional didukung teknologi manufaktur otomatis serta fasilitas riset dan pengembangan produk melalui Lubricants Technology Center (LTC).
Foto: OTO | HerryManager Production Unit Jakarta Pertamina Lubricants, Dody Arief Aditya, memaparkan bahwa di Indonesia, Pertamina Lubricants memiliki tiga lokasi production unit utama yang beroperasi di Jakarta, Cilacap, dan Gresik.
"Di Jakarta punya empat plant, antara lain LOB Plant yang punya kapasitas 270 juta liter per tahun untuk berbagai jenis pelumas. Lalu ada Grease Plant dengan kapasitas 8.000 metrik ton gemuk pelumas per tahun untuk kebutuhan otomotif dan industri, VM & Specialities Plant yang memproduksi 14 juta liter per tahun untuk menghasilkan bahan aditif formulasi pelumas, dan terakhir ada Mini LOBP dengan kapasitas 3.000 kL per tahunnya," jelas Dody.
Dengan skala volume tersebut, PUJ memegang peranan krusial dalam rantai pasok Pertamina Lubricants, di mana total kapasitas produksinya setara dengan kebutuhan pelumas lebih dari 67,5 juta unit mobil.
Jangkauan Pasar Ekspor Meluas ke 17 Negara
Ekspansi bisnis Pertamina Lubricants juga merambah ke luar negeri melalui kepemilikan production unit di Thailand yang mengoperasikan LOB Plant berkapasitas sekitar 60 juta liter per tahun. Keberadaan fasilitas ini memperkuat penetrasi merek pelumas nasional dalam melayani kebutuhan pasar domestik sekaligus menopang jaringan ekspor ke 17 negara.
Foto: OTO | HerryPasar ekspor Pertamina Lubricants tersebar di kawasan Asia, meliputi Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Vietnam. Selain itu, lini pelumas buatan Indonesia ini juga telah dipasarkan ke Australia, Bangladesh, Myanmar, Kamboja, Timor Leste, Yaman, Tanzania, Afrika Selatan, hingga Nigeria.
Aplikasi Teknologi Blending Otomatis Presisi Tinggi
Kualitas pelumas tidak hanya ditentukan oleh mutu bahan baku berupa base oil dan aditif, melainkan juga ketepatan formulasi serta proses pencampurannya. Karena itu, adopsi teknologi pencampuran (blending) modern menjadi fondasi utama dalam proses manufaktur di PUJ.
Salah satu teknologi unggulan yang diterapkan adalah In-Line Blending (ILB). Sistem ini memungkinkan pencampuran bahan pelumas berlangsung secara kontinu di dalam aliran pipa. Proses tersebut mendukung efisiensi produksi dalam skala masif sekaligus memberikan fleksibilitas untuk menghasilkan pelumas dengan ragam spesifikasi teknis.
Foto: OTO | HerryPUJ turut mengoperasikan sistem Simultaneous Metered Blending (SMB) yang difungsikan khusus untuk memproduksi pelumas dengan kadar logam rendah (low metal content). Seluruh proses penakaran dan pencampuran dikontrol secara otomatis untuk kapasitas produksi skala menengah.
Bagi lini produk khusus dengan volume produksi lebih terukur, tersedia mesin Automatic Batch Blender. Peranti ini sanggup melakukan pencampuran presisi hingga 30 ton dalam satu batch produksi untuk menghasilkan pelumas berkarakteristik khusus sesuai kebutuhan konsumen.
Foto: OTO | HerryGuna menjaga higienitas dan mutu oli selama proses pemindahan, PUJ mengintegrasikan Pigging System dan Automatic Piggable Manifold dari tangki penampungan menuju mesin pengisian (filling machine). Sistem katup dan pipa otomatis ini mengatur laju alir produk secara steril, sekaligus membersihkan sisa cairan di dalam jalur pipa guna mencegah kontaminasi silang antarspesifikasi oli.
Standarisasi Mutu Lewat Sertifikasi Internasional
Guna menjamin konsistensi mutu dan standar keselamatan kerja, operasional PUJ telah mengantongi sejumlah sertifikasi bertaraf internasional. Di antaranya ISO 9001:2015 untuk implementasi sistem manajemen mutu serta ISO 14001:2015 terkait kepatuhan sistem manajemen lingkungan.
Foto: OTO | HerryLaboratorium uji di fasilitas ini juga telah terakreditasi ISO/IEC 17025:2017, yang membuktikan kompetensi teknis dalam menjalankan kalibrasi alat dan pengujian sampel kimiawi pelumas secara akurat. (HER/ODI)
Baca Juga:
Strategi Motul Jadikan MotoGP Sebagai Laboratorium Pengembangan Pelumas
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
Motor Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Motor Terbaru di Oto
Artikel Motor dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature