MotoGP Prancis 2025: Balapan Kacau Buat Johann Zarco Menang Sekaligus Pecah Rekor
Pembalap Prancis pertama dalam 71 tahun terakhir yang memenangkan seri kandangnya

Pembalap kebanggaan LCR Honda, Johann Zarco, mencatatkan hasil fantastis dengan merebut podium pertama pada seri MotoGP Prancis 2025. Balapan di Sirkuit Le Mans, Minggu (11/5/2025), menyuguhkan tontonan mendebarkan dengan serangkaian insiden akibat perubahan cuaca yang memaksa pemberlakuan flag-to-flag.
Dalam situasi sulit tersebut, Zarco tampil gemilang dan berhasil memenangi perlombaan yang berlangsung selama 26 putaran. Ia berhasil mengungguli Marc Marquez dari tim pabrikan Ducati yang finis di posisi kedua, serta Fermin Aldeguer dari Gresini Racing di urutan ketiga.
Sebelum dimulainya MotoGP Prancis 2025, gerimis sempat membasahi lintasan. Meskipun demikian, tiga pembalap di baris terdepan, yaitu Quartararo, Marquez, dan Alex Marquez, memilih menggunakan ban slick atau kering.
Suasana sempat tidak terkendali ketika mayoritas pembalap, termasuk Quartararo, mengalami kesulitan mengendalikan motornya saat warm-up lap. Drama langsung tersaji ketika sebagian besar rider mengganti setelan motornya ke wet race setelah race direction memutuskan kondisi flag-to-flag. Akibatnya, red flag dikibarkan, start ditunda beberapa saat, dan jumlah putaran balapan dikurangi satu menjadi 26 lap.

Setelah menjalani sighting lap, beberapa pembalap mengambil keputusan untuk kembali menggunakan setelan kering, termasuk Marquez. Sementara itu, rekan setimnya, Bagnaia, tetap dengan pilihan ban basah. Keputusan ini berbuah hukuman double long lap penalty bagi Marquez dan Quartararo yang kembali memilih ban kering.
Balapan akhirnya dimulai, dan Marquez langsung melesat mencoba merebut posisi terdepan dari Quartararo, namun usahanya belum berhasil. Kesialan kembali menimpa Bagnaia yang kembali terjatuh bersama Joan Mir dari tim Honda HRC Castrol di tikungan ketiga. Sementara murid kebanggaan Valentino Rossi tersungkur setelah bersenggolan dengan Enea Bastianini dari Red Bull KTM Tech3, sedangkan Mir terjatuh setelah sempat bersentuhan dengan Zarco.
Di lap kedua, Quartararo masih memimpin jalannya balapan, diikuti oleh Alex Marquez, sementara Marc Marquez turun ke posisi ketiga. Posisi berubah ketika Quartararo menjalani hukuman long lap penalty, membuat Alex Marquez dan Marc Marquez mengisi dua posisi terdepan.
Bagnaia yang sempat kembali ke lintasan bahkan sempat di-overlap oleh Marquez yang masih harus menjalani hukuman. Memasuki lap kelima, Quartararo dan Brad Binder mengalami kecelakaan di tikungan 14. Satu lap berikutnya, Marquez yang berada di posisi pertama harus menjalani hukuman long lap, sehingga posisinya direbut oleh rekan setim Alex Marquez, Fermin Aldeguer.

Tidak lama berselang, Marquez memutuskan kembali ke paddock untuk mengganti setelan motornya sesuai dengan kondisi lintasan yang basah. Situasi ini menguntungkan Zarco yang berhasil menduduki posisi terdepan setelah sejumlah pembalap melakukan penggantian setelan motor.
Miguel Oliveira sempat membayangi Zarco di posisi kedua. Sempat direbut kembali oleh Marquez, Zarco kembali menunjukkan ketenangannya dan merebut kembali posisi terdepan. Ketika balapan memasuki pertengahan, Marquez tertinggal cukup jauh, yaitu 10,064 detik dari Zarco yang tampak sulit dikejar.
Menjelang 10 lap terakhir MotoGP Prancis 2025, Marquez masih berjuang keras untuk memperkecil jarak dengan Zarco yang sudah mencapai 13,244 detik. Bendera kuning kembali berkibar ketika Oliveira mengalami highside saat mencoba melewati tikungan 14 atau tikungan terakhir.
Enam lap terakhir, persaingan untuk merebutkan posisi podium ketiga semakin sengit setelah Acosta berhasil menyalip Alex Marquez dan Aldeguer. Alex Marquez kemudian menambah daftar pembalap yang terjatuh, sebelum akhirnya kembali bergabung dalam balapan dan berada di posisi keenam.

Tiga putaran terakhir, Zarco semakin menjauh dari kejaran Marquez dengan selisih 18,944 detik. Tak lama kemudian, Alex Marquez kembali mengalami kecelakaan untuk kedua kalinya di tikungan 11. Hingga bendera finis berkibar, posisi Zarco tidak tergoyahkan, dan ia berhasil meraih kemenangan, unggul atas Marquez di posisi kedua.
Ini menjadi kemenangan kedua Zarco di kelas premier sejak merajai MotoGP Australia 2023. Pembalap berusia 34 tahun juga mencatatkan rekor membanggakan atas prestasinya di MotoGP Prancis 2025. Ia menjadi pembalap Prancis pertama yang berhasil memenangkan MotoGP Prancis dalam 71 tahun terakhir. Pembalap tuan rumah yang terakhir kali menang di sana adalah Pierre Monneret pada 1954.
Baginya, pencapaian seperti ini sangat istimewa. "Saya merasa sangat istimewa dan bangga, karena saya mencintai sejarah sepeda motor dan menulis baris ini sebagai pembalap Prancis yang memenangkan GP Prancis, itu sungguh ajaib," kata Zarco, dilansir dari Crash. (BGX/ODI)
Foto: MotoGP
Baca Juga:
MotoGP Spanyol 2025: Alex Marquez Cetak Sejarah, Marc Marquez Gagal Bersinar
MotoGP Argentina 2025: Marc Márquez Dominasi Balapan Sengit di Termas de Río Hondo
IIMS 2025
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Motor Terbaru di Oto

Artikel Motor dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature