Tahun Sulit Tak Hentikan Mitsubishi, Market Share Justru Naik
Di tengah tekanan pasar otomotif 2025, Mitsubishi justru mencatat kenaikan pangsa pasar menjadi 8,5%, ditopang dominasi kuat Destinator di segmennya.
Industri otomotif nasional sepanjang 2025 berada dalam tekanan. Persaingan semakin agresif, kondisi pasar dinamis, dan konsumen makin selektif dalam memilih kendaraan. Namun di tengah situasi tersebut, Mitsubishi Motors justru mampu menutup tahun dengan capaian positif.
KEY TAKEAWAYS
Berapa market share Mitsubishi di Indonesia pada 2025?
Mitsubishi mencatat pangsa pasar 8,5% pada 2025, naik dari 8,3% di tahun sebelumnya.Apa model Mitsubishi dengan kontribusi terbesar pada 2025?
Destinator menjadi model kunci dengan pangsa pasar 53,7% di segmennya.Memasuki usia ke-55 tahun kiprahnya di Indonesia, Mitsubishi mencatat peningkatan pangsa pasar dari 8,3 persen menjadi 8,5 persen secara nasional. Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa strategi produk dan pendekatan pasar yang dijalankan tetap relevan di tengah kompetisi ketat.
Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Atsushi Kurita, menegaskan bahwa meski 2025 penuh tantangan, perusahaan berhasil menjaganya tetap stabil hingga akhir periode fiskal.
"Meskipun tahun 2025 merupakan tahun yang penuh tantangan, kami berhasil melaluinya dengan baik, meskipun tahun fiskal kami masih akan berlangsung hingga bulan Maret mendatang," kata Kurita saat menyambut media di cara Ramadan Media Iftar di Pulomas, Jakarta (27/2).
Saat ini, sekitar 2,4 juta kendaraan Mitsubishi beroperasi di seluruh Indonesia—menjadi fondasi kuat hubungan jangka panjang yang mereka sebut sebagai Bridge of Trust.
Destinator Jadi Game Changer
Sorotan terbesar sepanjang 2025 datang dari kehadiran Destinator. Model ini tidak hanya diperkenalkan, tetapi langsung menjalani global launching di Indonesia—menandakan pentingnya pasar domestik dalam strategi global Mitsubishi.
Dalam waktu relatif singkat, Destinator mencatat pangsa pasar 53,7 persen di kelasnya. Angka tersebut menunjukkan dominasi kuat sekaligus respons positif konsumen terhadap positioning produk yang ditawarkan.
Keberhasilan ini menjadi katalis peningkatan performa keseluruhan Mitsubishi di tahun lalu. Destinator tak sekadar menambah lini produk, tetapi memperkuat daya saing merek di segmen yang tengah berkembang.
Lini Andalan Tetap Solid
Selain Destinator, model-model lain juga menunjukkan performa stabil di segmennya:
- L300 mempertahankan dominasi dengan 47,5 persen.
- Xpander dan Xpander Cross mencatat 24,2 persen.
- Pajero Sport meraih 34,7 persen.
- Triton menyumbang 36,1 persen.
- Xforce berada di angka 11,2 persen.
Kombinasi model baru yang agresif dan lini produk mapan yang tetap kuat menjadi kunci Mitsubishi menjaga momentum.
Bidik Dua Digit di 2026
Optimisme Mitsubishi tak berhenti di sini. Untuk tahun fiskal berikutnya, perusahaan menargetkan pangsa pasar dua digit dengan empat strategi utama:
- Ekspansi jaringan diler di seluruh Indonesia.
- Penguatan layanan purnajual lewat filosofi “Passion to Care.”
- Digitalisasi pengalaman pelanggan dan kolaborasi berbasis AI.
- Kehadiran model baru yang sesuai kebutuhan konsumen Indonesia, termasuk opsi kendaraan hybrid.
Dengan fondasi 55 tahun pengalaman dan hasil positif di tengah tantangan 2025, Mitsubishi memasuki 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Menunjukkan daya tahan dan ambisi untuk terus tumbuh. (TOM)
Baca juga:
Bukan Cuma Listrik Murni, Inchcape Sebut Hybrid dan Diesel Modern Masih Relevan
Kinerja Ekspor Toyota Indonesia Nyaris Tembus 300 Ribu Unit Sepanjang 2025
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Terbaru di Oto
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature