jakarta-selatan
kali dibagikan

Simak Lima Tips Touring Bersama Komunitas

  • 05 Agt, 2019
  • 753 Kali Dilihat

Mobil tidak melulu menjadi moda transportasi. Banyak orang punya ketertarikan serta hubungan khusus dengan kendaraannya. Saat persepsi itu tumbuh di merek yang sama, biasanya terbentuklah komunitas. Lantas beragam kegiatan pun, kerap kali dilakukan bersama. Salah satunya touring.



Ya, kegiatan ini terdengar sepele. Tapi sebetulnya, banyak hal yang perlu diperhatikan. Karena berkendara secara tunggal dan dalam rangkaian (konvoi) jelas berbeda. "Kami selalu memperhatikan aspek keselamatan berkendara, terutama ketika melakukan kegiatan touring. Karena itu, pembekalan keselamatan berkendara pada anggota selalu diterapkan sejak masa persiapan, hingga saat aktivitas berlangsung. Kami berharap, dapat memberikan contoh baik pada masyarakat dan komunitas otomotif lainnya," kata Budi Harnata, anggota Komunitas Trailblazer Indonesia (TBZI). Berikut paparan tips aman berkendara touring komunitas mereka.


Periksa Kondisi Kendaraan



 


Sebelum masuk pada perilaku mengemudi, masing-masing perlu mengecek kendaraannya. Kemampuan ini seharusnya wajib dimiliki agar tak merepotkan orang lain. Mulai dari mengecek lampu, oli, rem, ban dan air wiper. Mudah kan? Tak perlu memiliki skill mekanik khusus. Lihat juga bagian komponen yang rawan bocor. Misal slang bensin, radiator atau bahkan kapilaritas oli dari mesin.


Lantas pastikan juga, sebelum berangkat mengisi bahan bakar penuh, setidaknya cukup hingga SPBU tujuan bersama. Bayangkan repotnya jika banyak mobil yang harus mengisi bahan bakar dengan bergantian. Perjalanan bisa terhambat lama, menyulitkan koordinasi. Belum lagi kesediaan parkir dan ruas jalan yang terbatas jika tak sesuai rencana.


Perencanaan Rute



Harus memiliki rute pasti. Rangkaian kendaraan sangat mungkin terpisah di saat-saat tertentu. Maka dari itu sepakati dulu titik yang bakal dilalui. Catat juga tempat peristirahatan, SPBU dan bengkel emergency dari referensi awal. Ya, jangan konyol memotong jalur sendiri. Hal ini kadang sering terjadi, hingga esensi touring pun hilang. Yang tadinya untuk menikmati perjalanan bersama-sama, malah "meluncur" masing-masing ke tempat tujuan.


Tertib Lalu Lintas


Kegiatan ini hampir pasti melibatkan kendaraan dengan jumlah banyak. Terkadang bahkan mencapai sepuluh mobil lebih. Maka sangat penting menjaga rangkaian tak terputus. Tapi perlu dicatat, bukan berarti boleh melanggar lalu lintas.


Banyak yang salah persepsi, atau malah menjadi arogan saat berkendara bersamaan. Realitanya, lampu lalu lintas saja kerap diterobos guna mempertahankan rangkaian. Apalagi kalau sudah mendapat pengawalan aparat. Suatu perilaku yang kami rasa tidak patut dicontoh. Kalau terlepas dari deretan, mobil di depan sebaiknya langsung menunggu di ruas jalan yang agak luas. Menurut kami, dibutuhkan kepekaan terhadap mobil di belakangnya. Sehingga informasi mengenai kendaraan yang tertinggal bisa diestafetkan.


Pastikan Komunikasi Lancar



Kondisi tadi bisa dipermudah dengan komunikasi yang lancar. Selain koordinasi pra-acara, ada baiknya setiap mobil dilengkapi navigasi, hingga HT, guna memudahkan penyebaran informasi yang terjadi saat itu juga. Menurut kami, pemberian sinyal semacam lampu pass, atau membunyikan klakson panjang, juga bisa dimanfaatkan sebagai tanda darurat ke mobil depan.


Siapkan Barang Bawaan


Barang bawaan turut menjadi elemen penting. Walaupun harus lengkap, jangan sampai kabin dan bagasi jadi penuh sesak dan menghalangi pandangan pengemudi. Atau bahkan mengurangi kenyamanan sang penumpang. Atas itu diperlukan kurasi yang baik dalam pemilihan barang yang dibawa.


Perangkat semacam power bank, charger gawai, senter, kabel jumper aki, kotak P3K, sudah menjadi wajib ada di dalam mobil. Tali pengikat barang juga sebaiknya dibawa supaya tidak banyak bergeser saat sedang bermanuver. Terakhir, tambahan dari kami, bawalah strap untuk mengerek mobil. Siapa tahu terjadi sesuatu terhadap kendaraan lain, Anda bisa membantunya. Pun sebaliknya. Jangan lupa, toolbox juga lengkap dengan isinya. (Hlm/Van)


Baca Juga: Khawatir Karpet Mobil Geser? Coba Trapo!

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Mobil Terbaru di Oto
  • Toyota Sienta 2019 | Jakarta Coffee Paradise |...
    • 04 Des, 2019
    •  
  • Mazda 2 & Mazda CX 5 2019 |...
    • 25 Nov, 2019
    •  
  • Mazda CX-8 | First Impression | Harga Mulai...
    • 25 Nov, 2019
    •  
  • Mitsubishi Xpander Cross | First Impression | Apa...
    • 13 Nov, 2019
    •  
  • Mitsubishi Xpander Cross | Harga Mulai Rp 267...
    • 13 Nov, 2019
    •  
  • Toyota Corolla Altis Hybrid | First Drive |...
    • 12 Nov, 2019
    •  

Mobil Populer

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi